Dami N. Toda (1942 - 2006)

ADMIN SASTRAMEDIA 6/14/2019
Dami N. Toda (1942 - 2006)

SASTRAMEDIA.COMDami N. Toda adalah kritikus sastra Indonesia terkemuka. Salah satu sumbangsi penting pemikirannya adalah ketika dia berhasil merumuskan wawasan estetik perpuisian Indonesia yang menempatkan Chairil Anwar sebagai mata kanan dan Sutardji Calzoum Bachri sebagai mata kiri perpuisian Indonesia. 

Menurut Yohanes Sahendi, Dami bisa dibilang "Penyair yang ganti profesi jadi kritikus sastra". Apa yang dikatakan Yohanes tentu bukan ledekan semata, karena kita bisa jumpai sejumlah puisi Dami, misalnya di dua buku penting Indonesia; Penyair Muda di Depan Forum (Dewan Kesenian Jakarta, 1976), dan  Tonggak: Antologi Puisi Indonesia Modern III (Gramedia 1987) yang disusun Linus Suryadi AG.

Dia lahir di Cewang, Pongkor, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, 29 September 1942. Riwayat studinya dimulai dari: SD Ruteng I, Kabupaten Manggarai (1954), SMP/SMA Seminari Mataloko, Kabupaten Ngada (1961), Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Katolik (STFTK) Ledalero, Maumere (1961-1962, tidak tamat), Fakultas Sastra dan Budaya UGM, Yogyakarta (BA, 1966), Fakultas Hukum Unika Atma Jaya, Yogyakarta (1965-1967, tidak tamat), Fakultas Sastra Universitas Indonesia (Sarjana, 1974).

Sejak di Yogya -sebagai mahasiswa- dia sudah mulai aktif menulis puisi dan esai yang dimuat di sejumlah media lokal sampai nasional. Buku-buku kritik sastranya yang telah terbit, antara lain:  Puisi-Puisi Goenawan Mohamad (1975), Novel Baru Iwan Simatupang (1980), Cerpen Iwan Simatupang Tegak Lurus dengan Langit (1983), Hamba-Hamba Kebudayaan (1984), Apakah Sastra? (2005), dan buku terjemahan Maka Berbicaralah Zarathustra karya Friedrich Nietzsche (2000), serta buku kumpulan puisi tunggalnya, Buru Abadi (2005).

Dami pernah bekerja di Departemen Sosial RI (1973-1975), mengajar di Institut Kesenian Jakarta, Redaktur tamu harian Berita Buana, Sejak  1981 mengajar bahasa, sastra, dan budaya Indonesia pada Lembaga Studi-Studi Indonesia dan Pasifik di Universitas Hamburg (Jerman) sampai akhirnya dia meninggal pada 10 November 2006 di negeri Hitler itu. 

Sebagai bentuk penghargaan di antara berbagai penghargaan yang telah dia raih, B. Trisman sempat melakukan penelitian dan kajian khusus pemikiran Dami N. Toda yang dibukukan menjadi Kritikus Dami N. Toda beserta Karyanya yang diterbitkan Pusat Bahasa, Depdiknas, Jakarta, 2000).

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »