Biodata Penyair Segara Sakti Rantau Bertuah: Antologi Puisi Jazirah 2

ADMIN SASTRAMEDIA 11/06/2019
Biodata Penyair Segara Sakti Rantau Bertuah: Antologi Puisi Jazirah 2


Biodata Penyair Segara Sakti Rantau Bertuah: Antologi Puisi Jazirah 2


A’YAT KHALILI,

bernama asli Khalili. Lahir di Madura, 28 tahun silam. Menulis karya fiksi dan nonfiksi. Publikasinya terdapat di berbagai media lokal dan nasional, juga pernah meraih penghargaan, antara lain: penghargaan Pusat Bahasa Depertemen Pendidikan Nasional (PBDepdiknas, Jakarta, 2006) dalam Bulan Bahasa & Sastra 2006, sebagai pemenang ke-2 Sayembara Cipta Puisi Tingkat Remaja (13-22 tahun) Nasional; penghargaan Taman Budaya Jawa Timur (TBJT, Surabaya, 2006) sebagai pemenang pertama Lomba Menulis Puisi Tingkat Jawa Timur (Surabaya, 30-31 Desember 2006); finalis Lomba Penulisan Puisi Pariwisata Tingkat Umum Nasional bertajuk “Batu Bedil Award 2010” dalam Festival Teluk Semaka (FTS) 2010 oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung (22-26 November 2010); menerima Anugerah Piala Terbaik Kampanye Sastra Institut Teknologi Bandung (ITB) 2014 dan beberapa penghargaan lainnya.

Komunikasi dan kontak dengannya bisa melalui: 0877-5018-1820 (Mobile), khalili.telentean.longos@gmail.com (Email), ayatkhalili_ (Instagram), @ wcc4624m (Line), A’yat Khalili (Facebook), AyatKhalili1 


ABDUL AZIZ HM. EL-BASYRO, lahir di Jatibarang Indramayu, 18 Nopemeber 1969. Alumnus: IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Fakultas. Ushuluddin/Theologi. Jurusan: Tafsir Hadis, lulus 1998. Kaligrafer dan Budayawan. 

Kontak Person: 081947153059 (XL) FB: Abdul Aziz. E-mail: a_abdulazizihm1969@ yahoo.co.id.

ACEP ZAMZAM NOOR

kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat. Death Approaching and Other Poems (2015) merupakan buku puisinya dalam terjemahan Inggris dan Jerman, sedang Ailleurs Des Mots (2016) adalah buku puisinya dalam terjemahan Prancis. Buku puisi terbarunya Membaca Lambang (2018), kumpulan esai terbarunya Menjadi Sisifus (2018) dan Islam Santai (2018)

ACHIAR M PERMANA,

lahir di Pati, Jawa Tengah, 17 September 1974. Sehari-hari dia berkhidmat di Tribun Jateng (Kompas Gramedia Group) sebagai wartawan.

Dari tangannya, telah lahir dua kumpulan puisi, Bulan Tilem Langit Jelaga (2001) dan Stola Hijau Toska (2006), yang sekaligus menjadi mahar pernikahannya. Kumpulan puisi tunggal ketiganya, Sepasang Amandava, kini tengah dalam proses penerbitan.

Selain antologi pribadi, dia juga pernah terlibat dalam penulisan kumpulan puisi. Bubrah, Antologi Puisi Empat Jurnalis (2010) merupakan buku puisi yang ditulisnya bersama Edhie Prayitno Ige, Slamet Priyatin, dan Abbas Effendy. Karya puisinya juga menjadi bagian dari antologi Dari Sragen Memandang Indonesia (2012) terbitan Dewan Kesenian Kabupaten Sragen (DKKS), Syair Hijau (2014) terbitan Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Sesapa Mesra Selinting Cinta (2019), yang menjadi bagian dari Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XI 2019 di Kudus, Jawa Tengah.

ACHMAD DAVID KHOLILURRAHMAN,

Lahir di Gurun Tua, Jambi, 1981. Masih belajar menulis dan mengarang berupa sajak-sajak, cerita pendek, esai serta artikel. Sejumlah karyanya tersiar dalam Jambi Independent, Jambi Ekspres, Batam Pos, Sabili, Majalah Budaya Sagang, Majalah Sastra Horison. Tulisannya pernah termuat dalam Buku:”Mencari Identitas Budaya Kepulauan Riau”, ditaja Dewan Kesenian-Kepulauan Riau, 2005.

ADENAR DIRHAM

Penyair (kelahiran 26 Februari 1997) ini adalah mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Cerpennya yang berjudul “Surga Kecil yang Dirindukan” masuknomine penghargaan Fatimatuzzahra Islamic Competition (2019) serta puisinya yang berjudul “Kelekup Gangsa” masuk shortlist penghargaan Krakatau Award (2019) yang ditaja Dinas Pariwisata Provinsi Lampung. Kumpulan puisi terbarunya “Membunuh Dosa dan Dosa yang Terbunuh” (Sunrise, 2019). Saat ini sedang merampungkan novelnya yang berjudul “Ulat Bulu di Rahim Ibu”.


ADHIET’S RITONGA

Nama Pena dari Muhammad Khaidir Ritonga, S. Pd. Lahir di Kota Tanjungbalai, pada 27 April, 1984. Bekerja sebagai Guru di MAN Tanjungbalai, Sumatera Utara. Pendidikan Sarjana diraih di Medan, yaitu ; dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Aktif Menulis diberbagai Surat Kabar, seperti ; Analisa, Waspada, Medan Bisnis, Majalah Story Jakarta dan lainnya. Telah menerbitkan Buku Kumpulan Cerpen dan Puisi, diantaranya ; Buku Kumpulan Puisi “Dara Penuh Warna”, “Justin Bieber My Idol”, “Mengeja Warna Jembatan Langit”, “Bumi Indonesia Kami Tercinta”, “Ayat – Ayat Ramadhan. Buku Kumpulan Cerpen, diantaranya; “Perempuan Jilbaber”, “Alunan Dakwah Bernada Cinta”. Dan Buku Kajian Sastra Bandingan, yaitu ; “Edisi Anak Durhaka”.

Mendirikan Group Kepenulisan Online melalui Media Sosial Facebook, Sanggar Pelangi. Bergabung pula di Komunitas Penulis CORAK (Corong Aksara), dibawah naungan Dewan Kesenian Tanjungbalai (DKTB), Sumatera Utara.


ADRIANSYAH

lahir di Tanahputih,Rokanpada 1 Muharram 1414 H. dari pasangan Mulyadi dan Anirma. Menyelesaikan pendidikan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau pada tahun 2014. Selain terlibat dalam beberapakajian kebudayaan Melayu di Riau, juga menulis puisi. Beberapa puisi diterbitkan ke media masa dan antologi. Salah satunya antologi “999:Sehimpun Puisi Penyair Riau.”


AGUSRI JUNAIDI

ASN di Pemerintah Propinsi Lampung, Direktur Lampan Sastra Isbedy Stiawan Lampung.

AGUSTAV TRIONO.

Lahir di Banyumas, 26 Agustus 1980. Alamat Perumahan Puri Boja Blok E.31 Bojanegara, Padamara, Purbalingga. No.HP.085647644746. Aktif di Komunitas Teater dan Sastra Perwira (KATASAPA) Purbalingga.

AHLUL HUKMI

lahir pada 19 Agustus 1981 di Dumai. Beberapa puisi, cerita pendek, teks monolog, opini dan esainya pernah diterbitkan oleh Surat Kabar Kampus Ganto, Surat Kabar Riau Pos, Majalah Budaya Sagang, Majalah Horison Online, riaukepri, Majalah Berdaulat, Kompas. com, dan Harian Vokal. Beberapa buku yang telah diterbitkan yakni Sang Pembangkang (diterbitkan sendiri, Padang, 2002), Nan Bebas Merdeka (diterbitkan sendiri, Dumai, 2013), kegelapan (diterbitkan sendiri, Dumai, 2015), Kegelapan (FAM Publishing, 2016), 200 Puisi Negeri (FAM Publishing, 2019). Esainya diterbitkan dalam buku nominasi 10 besar Sayembara Tulis Nusantara 2012 Kebersahajaan Di Tepian Halmahera (Gramedia Pustaka Utama, 2013). Beberapa puisinya diterbitkan dalam Sauk Seloko buku Rampai Pertemuan Penyair Nusantara VI (Dewan Kesenian Jambi, 2012), Antologi Puisi Menolak Korupsi (Forum Sastra Surakarta, 2013), Antologi Puisi 2koma7 (Bengkel Publisher, 2013), Antologi Puisi Milad (Alm.) Dimas Arika Miharja Dekap Aku Kekasih (Bengkel Publisher, 2014), Antologi Puisi Memo Anti Terorisme (Forum Sastra Surakarta, 2016), Antologi Puisi Mata Khatulistiwa (Penerbit REBOENG, 2018), Menenun Rinai Hujan Sapardi Djoko Damono & Para Penulis Terpilih Indonesia Jilid 6 (Sebuku & Gerakan Menulis Buku Indonesia, 2019).


AHMAD DZIKRON HAIKAL,

lahir pada 7 Mei 1987 di Desa Margolinduk, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Berasal dari keluarga sederhana yang berkultur santri. Ia mengenyam pendidikan formal di M.I Al-Mubarok MArgolinduk, yang cukup kental dengan nilai-nilai keagamaan Islam, dan lulus tahun 1999.


AHMAD KOHAWAN,

lahir dan tinggal di Parepare. Menulis puisi dan esai. Kumpulan puisinya antara lain: Kata-kata Yang Tak Menua oleh Benteng Penyair Makassar Sastra Kepulauan, 2017; Soekarno, Sastra dan Cinta oleh Festival Sastra Bengkulu, 2018; Kuantar Kau ke Makassar oleh F8 Makassar, 2018; Bulu Waktu oleh Sastra Reboan, 2019. Buku pertamanya, Pagi di Bacukiki-sehimpun puisi (Yayasan Biharul Ulum Maarif, 2017). Ia bisa ditemui dikantornya, sebagai staff, di UPTD Pendidikan & Kebudayaan Parepare, Sulawesi Selatan atau email: ahmad.saf53@gmail.com.


AHMAD ZUBAIDI

:lahir dan dibesarkan di Batuputih Kec. Sumenep. Puisinya terpilih sebagai puisi favorit lomba menulis puisi untuk indonesia yang diselenggarakan oleh DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri (09 September 2017), termaktub dalam antologi Bulu Waktu (Sastra Reboan, 2018), Rumah Kayu (Oase Publishing, 2019), Sua Raya (Malam Puisi Ponorogo, 2019). Sekarang masih mengabdi di PP Nasy’atul Muta’allimin Gapura Timur Gapura Sumenep. Aktif di komunitas ASAP & KPB (Bekasi) Dapat dihubungi melaluiemail :kabarlbrcrew@gmail.com / FB : Ahmad Zubaidi. WhatsApp :087826959090.


ALANG DILAUT,

Di e-KTP nya, tercatat lahir di Khairiah Mandah (Inhil). Kini bermastautin di Dabo Singkep.

Suami dari ‘Santi Silastri’ dan menjadi Papi dari 3 orang putranya, ‘Linggas Sastra Buana’, ‘Muhammad Said Kutb Albana’ dan ‘Barra Nidal Izz Khan’ ini, tidak banyak yang diketahuinya tentang dunia sastra maupun dunia pana, apalagi dunia akhirat. Menulis puisi baginya merupakan ‘Neraka’ yang diimpikan.


ALIFAH NH

Seorang Pendidik dari Mojokerto ini telah menulis beberapa antologi. ‘Terima Kasih GURU’ catatan inspiratif 44 guru Indonesia bersama Media Guru. ‘Cerita Cerita dari Empunala’ kumpulan cerpen bersama Komunitas Penulis Sangkar Buku. 1000 Guru Menulis Puisi Asean’ rekor MURI bersama Rumah Seni Asnur. Dan beberapa kumpulan cerpen, artikel, puisi, juga menulis cergam. Membimbing siswa menulis buku hingga menerbitkan beberapa buku karya siswa. Tinggal di Kradenan IV/5 Mojokerto 61324 CP; WA-085730130545


ALIFAH NUR AINI, lahir di Sidoarjo, Jawatimur. Ia menyelesaikan bidang studi Pendidikan Matematika di Universitas pgri Adi Buana Surabay. Hobi melantunkan lagu banjari, membaca dan Memulai belajar menulis saat bergabung di komunitas Online Rumah Membaca Indonesia (RMI). Sekarang, menjadi guru disebuah sekolah SMK di Kabupaten Sidoarjo sebagai guru matematika di SMK Senopati.


ALKAYYIS APREYYASA nama pena dari Mas Nur Muhammad. Penulis lepas dari komunitas PIM (Pena Imaji Mojokerto). Karya terakhir yang telah terbit berjudul “Secangkir Kopi dalam Kebersamaan” berisi kumpulan puisi dan beberapa cerpen. Dia aktif juga dalam berbagai kegiatan sosial serta pendampingan di desa yang sampai hari ini tergabung dalam komunitas Ojek Advanture Team.


ALMUKHLIS

adalah Seniman Muda Kepulauan Riau yang lahir di Riau- Teluk Pinang pada tanggal 10 Juli 1994, pada umur 2 (dua) tahun, telah dibawa orang tuanya merantau sehingga besar mendewasa di Kota Tanjungpinang. Merupakan putra Melayu asli yang memulai pergerakan karirnya di dunia kesenian pada tahun 2010. Mulai mencintai dunia seni lewat puisi. Lalu menekuni kesenian tradisi lisan di Kepulauan Riau yang lain seperti Pantun, Syair, Gurindam, Cerpen, Teater Bangsawan, Monolog, Teater Makyong, Menulis skenario film sekaligus menjadi aktornya dan kesenian tradisi lisan lainnya.

Menempuh pendidikan pada jurusan Ilmu Pemerintahan di Universitas Maritim 

Raja Ali Haji. Aktif sebagai penggiat seni dan budaya di Kota TanjungpinangKepulauan Riau, dan berbagai prestasi telah diraihnya, antara lain: Meraih berbagai juara pada lomba puisi baik ditingkat lokal maupun nasional dan aktif membacakan syairnya pada setiap panggung yang ada dan digelar sebagai Penyair Muda.

Sekarang, memfokuskan dirinya untuk menulis karya-karya dari semua bidang kesenian yang ia geluti. Bercita-cita menjadi penulis hebat, menelurkan berbagai karya yang mungkin nantinya akan berguna untuk nusa dan bangsa, Insyaallah!.


ALVIN SHUL VATRICK, penulis dengan nama asli Sulfatri. Kelahiran 18 Oktober 1977 di Keppe, Luwu, Sulawesi Selatan. Sementara berproses mengenali diri untuk mengalami keberadaan-Nya yang luput dari upaya pencarian-Nya. Menulis karya sastra puisi dan prosa sejak di bangku SMA Negeri 1 Larompong Kabupaten Luwu. Karya-karyanya termuat dalam puluhan buku antologi puisi bersama penyair nusantara dan mancanegara. Buku tunggalnya berjudul Sepisau Rindu (FAM Publishing), Gending Sunyi (FAM Publishing), Wasiat Sunyi (Rose Book), Risalah Sunyi (Rose Book).

Kontak yang dapat dihubungi: Surat elektronik: asvlooser@gmail.com Nomor telepon: 085242000777 Nomor whatsapp: 081240004205 Nama akun facebook: Alvin Shul Vatrick


ANWAR PUTRA BAYU

lahir di Medan, Sumatera Utara, 14 Juni 1960. Karya-karyanya seperti cerita pendek, cerita rakyat, esai, dan artikel, terbit di beberapa media cetak terbitan lokal dan nasional. Sejumlah puisinya terhimpun dalam kumpulan puisi tunggal Catatan bagi Orang-orang Berzirah (1994), Pada Akhirnya (2007), dan Ritus Pisau (2014) serta beberapa antologi puisi bersama di antaranya Penyair Indonesia dari Negeri Poci 2 dan 3 (1996), Mimbar Penyair Abad 21 (1996), Poetry and Sincerity (2006), Rampai Melayu untuk Kepulauan Riau (2006), Anthology of the 33rd World Congress of Poet (2013), Mencari Mimpi (Antologi Puisi Bahasa Rusia, terjemahan Victor Pogadaev, 2016), Matahari Cinta, Samudra Kata (Yayasan HPI, 2016) dan lain-lain. Dia juga menulis naskah drama dan menyutradarainya antara lain Wong-wong (1998), Kursi (1992), Patung (1992), Mimikri (1988), dan Cahaya dan Ruang Kosong (1990). Puisinya pernah mendapat penghargaan sebagai puisi unggulan dari Komunitas Sastra Indonesia tahun 2013, dan Mahrajan 2016 dan 2017 Sabah, Malaysia. Tahun 2002 menerima anugerah seni dari Gubernur Sumatera Selatan.


ARDI SUSANTI

Perempuan kelahiran Ngawi, 15 April 1975. Aktif mengikuti lomba baca puisi sejak SD, senang menulis sejak SMA dan karya-karyanya dimuat di koran lokal Jawa Timur, ikut teater magnit pimpinan Kusprihyanto namma sejak tahun 1993, berkeliling pentas di Jawa Tengah dan Jawa Timur, pendiri teater petjel SMAN Boyolangu, Tulungagung dan teater Daun SMAN 1 Tulungagung. Menulis puisi, cerpen, geguritan, dan naskah teater. Karya-karyanya terangkum dalam 49 buku antologi bersama dan 1 buku antologi tunggal. Mengikuti berbagai acara sastra dan di undang pada acara tyfa nusantara, muktamar sastra nasional di Situbondo, dan PPN VI di Kudus. Sebagai penyaji terbaik lomba musikalisasi puisi dalam pekan seni guru se-Jatim tahun 2011, penulis terbaik dalam festival teater budi pekerti dan lomba penulisan naskah teater tingkat Provinsi Jawa Timur 7x berturut-turut, tahun 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2014, 2015, juara favorit lomba cerpen rohto mentolium award thn 2013, dan sebagai juara 2 guru berprestasi bidang seni jenjang pendidikan dasar dan menengah tingkat jawa timur tahun 2014,menerima penghargaan sebagai seniman berdedikasi bidang teater dari gubernur jawa timur thn 2019, aktif melukis dan berpameran di beberapa kota besar di Indonesia, tahun 2016 berpameran di dallas, amerika serikat, sebagai guru bahasa inggris di SMAN 1 Tulungagung

email: ardysusanti@yahoo.com No. telepon : 0821411116303 Fb: Ardi Susanti


ARIF HADRI JAPRI merupakan seorang pendidik berkelulusan Ijazah Sarjana Muda Perguruan Pengajian Sosial dari Intitut Pendidikan Guru Kampus Tuanku Bainun dan Sarjana Kurikulum dan Pedagogi dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Bermula pada tahun 2014, sering menghasilkan karya kreatif berbentuk puisi dan cerpen sebagai koleksi peribadi mahupun sayembara sehingga pernah memenangi beberapa sayembara di peringkat negeri mahupun negara. Alam, kemanusiaan dan lingkungan pendidikan sering digunapakai sebagai tema dalam penghasilan karya kreatif kerana lebih dekat dengan jiwa dan minat kendiri.


ARIFFIN NOOR HASBY

dilahirkan di Marabahan Kab. Barito Kuala 20 Februari 1964. Pendidikan terakhir S1 FSIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Menulis puisi, esai, artikel, dan cerita rakyat berbahasa banjar sejak tahun 1982. Puisi-puisinya tersebar di beberapa media cetak lokal dan nasional serta negeri Jiran Brunei Darussalam dan Radio Suara Jerman serta Radio Nederland. Puisinya juga dimuat dalam beberapa antologi bersama antara lain : API 1997 (KSI Jakarta, 1997), Jakarta dalam Puisi Mutakhir (2000), Perkawinan Batu (DKJ 2005), Cimanuk: Ketika Burungburung KiniTelah Pergi (2016), Epitaf Kota Hujan (2018), Kunanti Di Kampar Kiri (2018), WewangianKembang (Malaysia, 2018),AntologiPuisi untuk Lombokdan NTB (2018), Jazirah, Jejak Hang TuahDalamPuisi (2018), BuluWaktu (2019), Dari 

BalikBatu-batuCandi (2019), dll. Menerima hadiah seni Gubernur Kalimantan Selatan tahun 2005, dan penghargaan seni dari Walikota Banjarbaru tahun 2012 pada acara Tadarus Puisi.Telahmenerbitkanempatbukuantologipuisitunggal, antara lain Kota Yang Bersiul(2012), SalawatLaut (2013), RumahLanting (2017), danWajahSeorangIbu (2019). Kini menetap di Jalan Nusantara No. 36 Loktabat Selatan, Banjarbaru.


A ARIS ABEBA

Dilahirkan pada 12 Maret 1955 di Air Molek, Indragiri Hulu, Riau. Setelah menamatkan Sekolah Dasar di tanah kelahirannya, Ia melanjutkan pendidikannya di Pesantren Gontor, Ponorogo, Jawa Timur pada 1968. Kemudian pulang ke kampung halamannya dan melanjutkan pendidikannya di IAIN Sultan Syarif Qasim Pekanbaru pada 1974.

Beliau pernah menjadi Pegawai Negeri Sipil di RRI selama 9 tahun, kemudian mengundurkan diri dan mendirikan tabloid dan majalah. Pensiunan PTPN V Pekanbaru ini, sudah menerbitkan sedikitnya 6 antologi puisi; Atar 101, Kota dan Tuah, O mbak Karimun, Padamu Habibie, Hentak, dan Pengaduan di Kotak Pos 5000. Saat ini melalui komunitas seni bernama Panggung Toktan, beliau yang akrab disapa TOKTAN ini tetap terus berkesenian dan membacakan puisipuisinya tidak hanya di dalam negeri, bahkan hingga ke manca negara.


ARIS SETIYANTO lahir dan tinggal di kota kecil namun indah bernama Temanggung di Jawa Tengah. Menulis untuk Empis-Empis Temanggung(Komunitas Menulis).


ASEP DANI

lahir di Cianjur. Aktif di komunitas Ruang Sastra Cianjur (RSC). Beberapa karyanya pernah dimuat di majalah dan Koran lokal. WA : 081563558943


ASRIL KOTO, lahir di Padang, Sumatera Barat. Puisinya pernah dimuat di Koran Media Indonesia, Koran Tempo, Seputar Indonesia (Sindo) dan di sejumlah Koran daerah. Selain puisi, ia juga mengarang cerita pendek dan menulis reportase kesenian. Puluhan bukunya terhimpun dalam kumpulan puisi bersama diantaranya, Puisi Menolak Korupsi (2013), Klungkung Tanah Tua, Tanah Cinta (2016), Skandal Sastra Undercover (2018) dan Negeri Bahari (2018). Sedekah Air Mata adalah kumpulan puisi perdananya yang diterbitkan Dewan Kesenian Sumatera Barat tahun 2007. Ia bekerja sebagai wartawan dan menetap di Padang

Alamat: Komplek Kuala Nyiur II Blok. F No. 10, Kel. Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Prov. Sumatera Barat, 081262236145 (WA), 081266820551 (HP)


AWI ANDJUNG,

lahir di desa Dedap, 06 April 1998, Tasik Putri Puyu, Kab. Kepulauan Meranti. Aktif menulis di Komunitas Gemar Menulis (KGM), penulis Naskah Teater sebabak Negeri Penguasa, Arti Merdeka Bagi Orang Gila (Naskah Monolog), Sumpah Masyarakat (Naskah Teater). beberapa karyanya puisi dan cerpen pernah bersekanak kata di Antologi kumpulan Puisi penyair Nusantara Aceh 5:03 6,4 SR. Antologi Puisi Melukah Bulan di Musim Kemarau, dan Kumpulan Cerpen Lorong (2015).


AYI JUFRIDAR

lahir di Bireuen, Aceh, 18 Agustus 1972. Menulis cerpen, opini, dan puisi di berbagai media di daerah dan nasional. Empat novel yang sudah terbit, Alon Buluek Gelombang Laut yang Dahsyat (Grasindo, 2005), Kabut Perang (Universal Nikko, 2010), Putroe Neng (Grasindo, 2011), dan 693 KM Jejak Gerilya Sudirman (Noura Books, 2015). Novel Alon Buluek sudah diterjemahkan dalam bahasa Belanda dengan judul Alon Buluek (de Verschrikkelijke Zeegolf).

Puisinya antara lain masuk dalam antologi Aceh Dalam Puisi (2003), Maha Duka Aceh (2005), Lagu Kelu (2005), Secangkir Kopi (2013), Jejak Hang Tuah Dalam Puisi (2018), dan Sesapa Mesra Selinting Cinta (Kudus, 2019). Diundang ke Ubud Writer and Reader Festival 2012, Borobudur Writer and Cultural Festival 2018, serta Pertemuan Penyair Nusantara 2019.

Selain menulis, Ayi pernah menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum di Aceh Utara selama tiga periode, 2003 – 2018. Ia juga pernah bekerja sebagai wartawan di sejumlah media cetak di daerah dan terbitan Jakarta. Kegiatan lainnya adalah mengajar di Universitas Malikussaleh, Aceh.


AYOE SRI WAHYUNI,

perempuan Juni yang lahir di Dabo Singkep, seorang guru di salah satu Sekolah Menengah Atas di Dabo Singkep dan penikmat sastra.


BAMBANG KARIYAWAN YS,

Guru Sosiologi SMA Cendana Pekanbaru. Aktif bergabung di Forum Lingkar Pena Riau. Penerima Anugerah Sagang 2011, Peserta Ubud Writers and Readers 

Festival 2014, Pertemuan Penyair Nisantara 2016 di Tanjung Pinang. Senandung Tanah Merah 2017 di Singapura. Numera 2017 di Kuala Lumpur. Karya terbaru novel Catatan Ayat Lelaki Ar-Rahman. Surel: bkariyawan090571@gmail.com, HP/WA: 085265437316.


BAMBANG WIDIATMOKO,

penyair kelahiran Yogyakarta ini memiliki kumpulan puisi tunggal al. Kota Tanpa Bunga (2008), Hikayat Kata (2011), Jalan Tak Berumah (2014), Paradoks (2016), Silsilah yang Gelisah (2017). Kumpulan esainya Kata Ruang (2015). Sajaknya terhimpun di berbagai antologi puisi bersama al. Deklarasi Puisi Indonesia (2012), Sauk Seloko (2012), Secangkir Kopi (2013), Lintang Panjer Wengi di Langit Yogyakarta (2014), Jula Juli Asem Jakarta (2014), Negeri Langit 

(2015), Negeri Laut (2016), Pasie Karam (2016), Ije Jela (2016), Matahari Cinta Samudra Kata (HPI., 2016), Sail Cimanuk (2016), Negeri Awan (2017), Kota Terbayang (2017), Hikayat Secangkir Robusta (2017). Negeri Bahari (2018), Pesona Ranah Bundo (2018), Jazirah (2018), Dari Balik Batu-Batu Candi (2019), Cincin Api (2019), Negeri Pesisiran (2019) Karya-karyanya dibahas dalam buku kritik sastra Puisi Indonesia Hari Ini: Sebuah Kritik (Korrie Layun Rampan, 1980), dan beberapa lagi lainnya.


BARA PATTYRADJA,

adalah nama pena dari Abubakar Sidik Imran Patiraja. Lahir di Lamahala, Flores Timur, NTT, 10 April 1983. Menyelesaikan studi strata satu di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (2007). Dan meneruskan studi di Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (2015). Karya antologi puisinya yang telah terbit, antara lain; Bermula dari Rahim Cinta (Kreasi Wacana, Yogyakarta, 2005), Protes Cinta Republik Iblis (Kreasi Wacana, Yogyakarta, 2006), Samudra Cinta Ikan Paus (Asasupi, Bandung, 2013), Pacar Gelap Puisi (Cenalenusantara, Jakarta 2016), Geser Dikit Halaman Hatimu (Huruf, Jakarta, 2019), dan buku semi biografi sastra, Aku Adalah Peluru, Mahabbah Connie Rahakundini Bakrie dalam Jejak Peradaban Maritim (Crbook, Jakarta, 2019).

Pacar Gelap Puisi meraih nominasi 15 buku puisi terbaik anugrah sastra Yayasan Hari Puisi Indonesia pada tahun 2016. Geser Dikit Halaman Hatimu yang dirilis bulan April 2019 adalah buku puisi dengan genre audio barkot puisi pertama kali dalam sejarah penerbitan buku karya sastra di tanah air. Dalam buku tersebut Bara Pattyradja berduet manis dengan artis muda multi talenta Olivia Zallianty dan pegiat sastra Azizah Zubaer.

Bara Pattyradja mendirikan Rumah Poetika Kupang pada tahun 2007 yang kemudian melahirkan beberapa penyair-penyair NTT muda berbakat lainnya.


BAROKATUS SALAMAH

lahir di Indramayu 27 Nopember 1994. Karyanya hanya sekadar mampir di antologi puisi dan cerpen bersama dan juga file pribadinya. Saat ini masih menjadi musafiroh di kota Reyog tepatnya di Muqorrobin menjumput ilmu dan barokah pada beliau-beliau yang suci.


BARUPAWATI UTAMAJU,

ialah nama pena bagi Datin Hajah Barupawati Utamaju binti Haji Baharum. Nama beliau telah tercatat dalam The Malaysia Book of Records (MBOR) untuk buku Kumpulan Puisi Bagai Helang Tetap Pulang pada tarikh 21 April 2019 di BoraOmbak Marina, Putrajaya.

Dilahirkan di Kuala Lumpur, bekas pelajar Sekolah Seri Puteri ini memiliki Ijazah Sarjana Muda Ekonomi (Kepujian), Universiti Malaya, dan bekerja di EPRD, Kementerian Pelajaran Malaysia, setelah mengikuti kursus Sarjana Pendidikan dalam bidang Economics of Education. Beliau bersara awal untuk menjadi usahawan, dan menjadi Pengarah Urusan bagi dua buah syarikat. Beliau telah menulis dan mendeklamasi puisi sejak zaman persekolahan. Beliau kembali aktif menulis pada 5 Mei 2016. Beliau telah menghasilkan Buku Kumpulan Puisi Persendirian berjudul Bagai Helang Tetap Pulang.

Beliau aktif menghadiri acara puisi dan sastera dalam negeri dan luar negara. Beliau adalah Ahli Seumur Hidup PENA dan Persatuan Penyair Malaysia (PENYAIR). Genre penulisan beliau ialah sajak, syair, dan pantun. Selain menggemari bidang fotografi, beliau juga suka berenang, scuba diving, menunggang kuda, dan mengembara ke seluruh dunia.


BERTHOLD SINAULAN

lahir di Jakarta pada 13 Desember 1959, mempunyai latar belakang pendidikan arkeologi dan menempuh karier di dunia kewartawanan selama lebih dari 30 tahun. Menetap di Tangerang Selatan, Berty – panggilan akrabnya – telah menghasilkan tujuh kumpulan puisi tunggal dan sejumlah antologi puisi bersama penyair lainnya. Saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Berty dapat dihubungi di alamat surat elektronik: berthold.sinaulan@yahoo. com.

Jalan Kucica X Blok JF 7 No.11 Bintaro Sektor 9, Tangerang Selatan 15229 HP/ WA: 0811108334


BJ. AKID,

Lahir Di Lebeng Barat Pasongsongan Sumenep Madura. Menulis Cerpen Dan Puisi. Saat Ini Masih Tercatat Sebagai Santri Tugas Pompes Annuqayah. Yang Mengajar Materi Bahasa Indonesia Di Lembaga AL- Mansyuria Ketapang Sampang. Menjadi Ketua Komunitas Laskar Pena Lubangsa Utara Serta 

Pengamat Litrasi Di Sanggar Becak Sumenep. No.Hp/Wa:082334457898


BOBY N

Tempat/Tanggal Lahir : Bukittinggi, 22 November 1986 HP: 081323388332

Email: benovika@gmail.com. Pendidikan : S2 Magister Ketahanan Nasional UGM 2013

Pekerjaan :Pendiri Komunitas Literasi Natsir. Penulis lepas di berbagai media, Penulis Buku Indie, SEO Writer & Pegiat Literasi. Dosen IAIN Bukittinggi & Tutor Prodi Administrasi Publik Universitas Terbuka Sumatera Barat.

Karya-karya : Buku

1.Menelisik Sejarah Pendidikan Islam (2015)- as editor 

2.Buku Kerja Siswa Sosiologi Kurikulum 2013 untuk Kelas XII (2015)- as writer

3.Novel Isak Rumah Gadang (2017)-as writer 

4.Parundiangan Silang Kapak (2018)- as writer 

5.Buletin untuk Ibu (indie 2018)- aseditor

6.Pernikahan Generasi Minangkabau Zaman Now (2019)- as writer 

7.Sepatah Kata: Antologi Ayah dalam Bingkai 

Literasi (2019)- as writer


BUDAY AD

dari Budi Yanto Lahir di Pulau Tonduk Ra’as Alumni Mts Nurul Jadid sekarang tinggal di PP.Annuqayah Lubangsa Selatan (Padepokan C03R), bergiat di Sanggar Basmalah, Mangsen Puisi, Lesehan Sastra Annuqayah (LSA), dan kuliah di INSTIKA ,puisi-puisinya nangkring di Koran Madura (Pendidikan) Malang Post, Rakyat Sumbar serta puisinya terantologi di Luapan Emosi (Kosana Publisher 2019), Rahasia Rasa (Kosana Publisher 2019), dan juara 1 lomba cipta puisi se SMK Annuqayah, juara 3 lomba cipta puisi pekan maulidia(Annuqayah LS), juara 3 lomba cipta puisi pekan 17 Agustus (Annuqayah LS).


CAK SUDI.

Penyair kelahiran Sumenep 9 Maret dan kini menetap di Bekasi. Penulis, Penyair, pendidik, dan peneliti yang pecinta kopi, sejarah, sastra, dan kebudayaan ini aktif di beberapa organisasi dan komunitas.

Buku puisi terbarunya “Sebait Senja” (CMN, 2018), kini sedang menyelesaikan buku puisi berikutnya. Bisa dihubungi di sudisajalah@ gmail.com.


D KEMALAWATI

lahir di Aceh pada 2 April 1965, sarjana pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala Aceh.

Sejumlah penghargaan sastra diterima D Kemalawati seperti, penghargaan Sastra Bagi Guru dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada tahun 2011. Sebelumnya pada tahun 2007 mendapat Anugerah Sastra dari Pemerintah Aceh dan penghargaan budaya dari Kota Banda Aceh serta Anugerah Budaya Syah Alam dari Pemerintah Aceh pada pada PKA ke-7 tahun 2018.

Puisi Esainya berjudul Setelah Salju Berguguran di Helsinki dalam proses pembuatan film layar lebar. Dan di tahun 2019 ini, D Kemalawati meraih dua juara lomba menulis puisi tingkat ASEAN, masing-masing pemenang Lomba Menulis Puisi Esai dan pemenang utama Lomba Menulis Puisi Islam Mahrajan di Kinabalu, Malaysia.


D ISKANDAR

(DAHRIAL ISKANDAR), telah menulis dua novel yang berjudul Ketika Ombak Menderu dan Jerat-jerat Lokalisasi. Empat buku lagi karya bersama temanteman dari Forum Lingkar Pena, yang berjudul Antologi Dua Warna, Puisi Munajat Sesayat Doa Riwayat Asap dan Puisi Hijau. Cerpennya juga pernah dimuat Haluan Riau, yang berjudul Pesta Disaat Kompanye. Penulis lahir di Meskom sebuah desa yang berada di Bengkalis, 05 Oktober 1970. Saat ini masih tercatat sebagai pegawai negeri di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau. Selain itu dia juga masih aktif di FLP ( Forum Lingkar Pena ) yang telah membesarkan namanya dalam dunia kepenulisan. Sekarang tunak di @ Community Pena Terbang (COMPETER) untuk penulisan puisi..


DATO H. TEJA ALHABD

Lahir di kota trubuk 9 september 1965. Presiden Penyair Tarung ini adalah 5 dari Orator dan deklamator puisi terbaik ini adalah Ketua Dewan Kesenian Tanjungpinang 2013- 2018, Pemegang Rekor MURI pemandu berbalas pantun Terlama 6 jam 5 menit 18 detik tahun 2008 di Jakarta, Pencipta lagu Zapin Sri Gading (Pak Ngah Balik), Pelaksana Harian Komunitas Penyair dan Musisi Pelasah Tanjungpinang, Master Off Ceremony (MC), Penerima Anugerah Tokoh Budayawan dari KNPI 2012, Peraih 9 terbaik Nasional GKM Produk Pusat Oleh-oleh Dapoer Melayoe 2010 di Lombok, Pengurus Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau dan Pengurus NU Tanjungpinang. Pengurus MUI Prov. Kepri. Pendiri Forum Diskusi “Sudut Kampung” Kepri. Nominasi penerima Anugerah Jembia Emas, Pendiri Istana Hinggap “KOPI SEKANAK” Dapoer Melayoe, dll.


DEFI RATNASARI, l lahir di Kediri, pada anggal 17 Mei 1996.

Berdomisili di Desa Kanyoran Dusun Klethak RT 02 RW 06, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Negeri Terbuka, Kediri. Sekarang, juga aktif di Komunitas Online Rumah Membaca Indonesia (RMI). Penulis bisa dihubungi melalui kontak: 081515899163, atau e-mail devir1169@gmail.com.


DESTY PUTRI ANDRIYANI,

Lahir di Bandar Jaya, Lampung. Ia menyelesaikan sekolah menengah atas di SMAN 1 Kota Agung, Lampung. Hobi Olahraga dan Memulai belajar menulis saat tergabung di komunitas Online Rumah Membaca Indonesia (RMI). Alamat: Kp. Cirumput, RT 008 RW 002, Desa Limus Nunggal, Kec. Cileungsi, Kab Bogor. No.Hp: 089686631290



DEVIYAH

Lahir di Bekasi, pada tanggal 10 Juli 1989. Beralamat di KP Pulo Bambu RT/

RW 015/006, Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi-17530. Pekerjaan sebagai guru di salah satu Sekolah swasta yaitu SMP Cendikia Dewantara. Kewarganegaraan Indonesia. Aktif di Komunitas Guru Penulis Bekasi Raya (KGPBR).


DENAAR

adalah nama pena dari Dewi Ratna Sari, lahir di Nganjuk pada 15 September 1989. Kesibukan saat ini yaitu mengajar TK IT AL FIKR JOGJA, distributor resmi PT NASA, editor freelance di beberapa penerbit indi. Puluhan puisi telah berhasil menjadi buku antologi bersama. Pernah sebuku dengan Aan Mansyur. Penulis dapat ditemui di akun sosmed FB Dewi Ratna surel: dewiratnasari_1989@yahoo.com


DHENI KURNIA lahir di Airmolek 5 Mei 1962. Alumni Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Riau. Sudah melahirkan lima buku puisi tunggal. Satu diantaranya; BUNATIN, memenangkan Hadiah Utama HPI 2018 di TIM Jakarta.


DIAN SAFITRI

Alamat: Jl. Masjid, Gg. H. Jimin No. 35 RT 09 RW 02 Kel. Petukangan Utara, Kec. 

Pesanggrahan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12260

No. Telp: - 081318608932 - 083879724232

E-mail: safitridian038@gmail.com


DIANDRA T. PUTRA NATAKEMBAHANG S.H.

terlahir di Negeri Ratu Kembahang sebagai sulung dari tiga bersaudara dari pasangan Azwar Izraie dan Sumarnie Tabran. Sebagai seorang Jurnalis ia telah mastutin dan berkhidmat pada beberapa lembaga broadcasting seperti Radar TV Lampung, TVRI Lampung dan I News TV Lampung, ia juga menjadi redaktur dari majalah Budaya & Wisata Lampung.

Sebagai seorang Penyair, eksistensinya telah terangkum pada beberapa antologi puisi di Provinsi Lampung, Nasional, bahkan Asia. Buku Antologi dimaksud adalah seperti Gelegar Puisi Krakatau, Antologi Puisi Kemerdekaan, Antologi Puisi untuk Indonesia, Antologi Sajak Penyair ASEAN, dan Antologi Sastrawan Asia Wangian Kembang. Puisi adalah caranya untuk memanifestasikan kecintaannya akan tanah kelahirannya ‘Tanoh Lampung’, kecintaannya yang dalam akan Nusantara dan ke’Indonesiaa’an, selain juga gambaran kisah hidupnya akan cinta, kehidupan dan Tuhan..


DIL FROZ SAYHALS

Merupakan nama pena kepada Dil Froz Jan binti Sayed Halem Shah. Beliau dilahirkan di Kepong Selangor. Pemegang Sarjana Komunikasi dari Universiti Teknologi Mara, Shah Alam ini berminat dalam penulisan cerpen, novel, puisi serta haiku. Beliau bertugas sepenuh masa sebagai Pensyarah di Universiti Infrastruktur Kuala Lumpur (IUKL). Penulisan ilmiah beliau tentang metafora sudah beberapa kali diterbitkan dalam journal antarabangsa seperti Procedia dan Scopus. Sementara artikel yang terbit dalam akhbar Kosmo, “Selepas 36 Tahun Pemergian Aminuddin” mendapat sambutan dari kalangan pengkaji biodata, dan ia disimpan dalam Arked Dewan Bahasa Dan Pustaka sebagai bahan rujukan. Beliau mendapat didikan menulis pada tahun 2008 di bawah bimbingan penulis Zaharah Nawawi yang sering mengendalikan bengkel penulisan cerpen di Universiti Kebangsaan Malaysia. Tahun 2014 novel pertama yang ditulis bersama dengan Zaharah Nawawi bertajuk, “Sehelai Daun Yang Gugur” diterbitkan dan mula dijual oleh Dewan Bahasa Dan Pustaka.


DIN SAJA

Padang menjadi kota penting dalam awal kehidupan seni din saja yang bernama asli Fachruddin Basyar. Lelaki kelahiran Banda Aceh (31 Januari 1959), yang mencukupkan masa pendidikan di sekolah menengah ini, mengenali seni dalam tahun 1980. Selama di Padang, menurut catatannya, din saja termasuk aktif berkiprah sebagai pekerja teater. Dia membentuk Teater Moeka Padang bersama sejawatnya Rizal Tanjung..

Dengan itu dia mementaskan Oedipus Rex (Sophocles), Malin Kundang (W isran Hadi), Isa AS (teater tanpa kata), Malam Terakhir (Yukio Mishima), Bantal (adaptasi A.Alin De), naskah-naskah perjuangan serta pementasan puisi. Dari data itu saja telah menunjukkan produktivitas diri din saja sebagai pekerja seni. Selama di Padang puisi- puisi din saja di publikasikan di koran Singgalang, Haluan, Semangan dan SKM Canang. Selama di Banda Aceh sering dipublikasikan di Serambi Indonesia.


DM NINGSIH

lahir di Pekanbaru 27 September 1979. karya-karyanya terangkum dalam : buku kumpulan puisi tunggal “Rumah Kertas”, buku kumpulan cerpen “Perempuan yang Menunggu”, Novel “Senandung Kematian”, kumpulan puisi “Jaring Waktu” dan kumpulan cerita anak “Tamasya di Negeri Dongeng”. Bekerja sebagai penulis.


Umie Maisarah 1/7/2019

DR MAISARAH BINTI YAACOB,

menggunakan nama pena Umie Maisarah. Ibu kepada tujuh orang anak, berusaha menyambung pengajian agar menjadi inspirasi kepada pencinta ilmu. Bermula di Universiti Malaya pada peringkat Ijazah Sarjana Muda dan Diploma Pendidikan, seterusnya di Universiti Kebangsaan Malaysia pada peringkat Sarjana. Akhirnya berusaha gigih untuk menyelesaikan Sarjana Lanjutan di Universiti Putra Malaysia. Kerap menghasilkan jurnal dan penulisan ilmiah, walau bagaimanapun karya kreatif tetap di hati. Sajak khususnya sebagai satu medan mengeluarkan pendapat secara bersopan dan penuh kebebasan. Terlibat dalam penerbitan antologi Mutiara Rimba 2008, antologi Cerita Guru-guru 2011, bersama-sama menyumbang puisi dalam antologi Bukan Menari di Pentas Peluru 2013 (Persatuan Penulis Kelantan) dan Antologi Puisi Wangian Berkembang, 2018 (PENYAIR Malaysia). Berpengalaman mengurus dan menerbitkan antologi puisi Al-Kauthar(IPG Kampus Pendidikan Islam) pada tahun 2019. Antologi Mericik Purnama, 2019. Pernah berkhidmat sebagai Fasilitator Program Penghayatan Sastera dan Budaya (PPSB) di Pusat Latihan Khidmat Negara.Berpengalaman sebagai guru di negeri Kelantan dan Selangor, bermula 2007 sehingga kini bertugas di IPG Kampus Pendidikan Islam, Bangi Selangor.

Maisarah Yaacob Jabatan Dwibahasa, IPG Kampus Pendidikan Islam 43657 

Bandar Baru Bangi, Selangor Darul Ehsan. Tel: 03-89250352, Fax: 03-8925078


DR. JUNAIDI

Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning Pekanbaru- Riau. Ia menyelesaikan Pendidikan S1 di Fakultas Sastra Unpad, S2 di Fakultas Ilmu Budaya UGM, dan S3 di University of Malaya, Kuala Lumpur. Saat ini ia dipercayakan sebagai Wakil Rektor I Universitas Lancang Kuning. Junaidi telah menulis puluhan artikel ilmiah di jurnal ilmiah. Selain itu, ia telah menulis ratusan artikel, puisi dan kritik sastra di berbagai media massa di Riau. Junaidi juga telah menerbitkan enam judul buku terkait sastra, budaya dan media.


DR MOHAMAD NUR KAMAL BIN AWANG

Nama Pena Kamal M.A Alamat Semasa: Kolej Vokasional Kemaman, km 6 Jalan 

Ayer Puteh, Binjai, 24000 Kemaman, Terengganu, Malaysia

Guru, Pemerhati sosial H/p +6012-9698 100

Pendidikan: PhD (Pengurusan Teknologi) 

E – Mail: nkmohamad88@gmail.com


E.S. WIBOWO

(Slamet Wibowo) lahir di Purwodadi, 8 Juli 1958. Alumni fakultas Teknik Sipil Universitas Tidar Magelang. Menulis puisi, cerpen, esai, dan laporan budaya di berbagai surat kabar. Puisi-puisinya terbit dalam Utan kayu International Liberary Biennale (2007), Equator (2011), 100 Puisi Indonesia Terbaik (2008), 

Ikhtisar Puisi Indonesia di Jawa Tengah (2013), Melacak Sejarah Bangsa Abad ke20 Melalui Puisi (2017), Pemenang LCP Tingkat Nasional (Batu, 1996), Pemenang Purbacaraka Award (Universitas Udayana, 1996). Menerima penghargaan sebagai Senior Sastra dan Seni Ritual dari Pemerintah Kota Magelang. Beralamat di Kampung Potrosaran 2/9, Kelurahan Potrobangsan, Kota Magelang.


EDDY PRANATA PNP

meraih anugerah Puisi Umum Terbaik Lomba Cipta Cerpen dan Puisi tahun 2019 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI bekerja sama dengan Yayasan Hari Puisi. Juara 1 Lomba Cipta Puisi Sabana Pustaka tahun 2016, Nomine Penghargaan Sastra Litera tahun 2017 dan 2018, Nomine Krakatau Award 2017 dan 2019. Sejak tahun 2014 mengelola Jaspinka (Jaringan Sastra Pinggir Kali) Cirebah, Banyumas Barat, Indonesia. Buku kumpulan puisi tunggalnya: Improvisasi Sunyi (1997), Sajak-sajak Perih Berhamburan di Udara (2012), Bila Jasadku Kaumasukkan ke Liang Kubur (2015), Ombak Menjilat Runcing Karang (2016), Abadi dalam Puisi (2017).

Puisinya juga terhimpun ke dalam antologi: Rantak-8 (1991), Sahayun (1994), Mimbar Penyair Abad 21 (1996), Antologi Puisi Indonesia (1997), Puisi Sumatera Barat (1999), Bersepeda ke Bulan (2014), Patah Tumbuh Hilang Berganti (2015), Negeri Laut (2015), Matahari Cinta Samudera Kata (2016), Negeri Awan (2017), Seutas Tali Segelas Anggur (2017), Hikayat Secangkir Robusta (2017), Mengunyah Geram (2017), Negeri Bahari (2018), Kepada Hujan di Bulan Purnama (2018), Monolog di Penjara (2018), Kota Kata Kita (2019), Negeri Pesisiran (2019).

Alamat: Cirebah RT.02/RW.08 Desa Cihonje, Kec. Gumelar, Kab. Banyumas, Jawa Tengah HP: 081215983303.


EEN YUNI RIA SAPUTRI,

lahir di Ngawi, Jawa Timur. Ia sedang menjalani kuliah semester 6 di bidang studi Agroteknologi di Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Hobi mengunjungi tempat wisata dan Memulai belajar menulis saat trergabung di komunitas Online Rumah Membaca Indonesia (RMI).


EKO SAPUTRA POCERATU,

lahir di Tihulale, 2 Mei 1992. Ayah bernama Yohanes Poceratu dan ibu bernama Maria Pariama. Menghabiskan masa sekolah dasar di negeri kelahirannya kemudian merantau di Ambon.Mendirikan Komunitas Sastra Gusepa (2018) untuk menyelamatkan bahasa adat Pulau Seram dan menyuarakan hakhak adat.Selain itu, ikut bergabung dengan Bengkel Sastra Maluku, ibu dari komunitas sastra di Maluku yang telah melakukan kegiatan bersama seperti Konspirasi Puisi Jilid 1-3 (Konspirasi puisi mengangkat isu-isu terpanas di Maluku).Bersama Marthen Reasoa (Penyair) mengadakan Ranjang Puisi (Edisi 1-2) yang membahas puisi-puisi ranjang dengan tujuan mengurangi tindakan pelecehan dan pemerkosaan yang marak terjadi di Ambon, terkhusus kepada remaja dan pemuda.

Menerbitkan novel Pelangi Biru (2014) dan Antologi Puisi Hari Minggu Ramai Sekali (2019). Pernah tergabung dalam beberapa antologi bersama seperti, Antologi Puisi Biarkan Katong Bakalae (2013), Pemberontakan Dari Timur (2014), Antologi Mata Aru, Antologi Kita Dijajah Lagi (2017), Rasa Sejati (2018), Antologi Puisi Banjar Baru’s Rainy Day Literary Festival (2017-2018). Merupakan penulis Emerging di Makassar International Writer’s Festival di Fort Rotterdam (2018) dan salah satu penulis dalam Festival Sastra dan Rupa Kristiani di Jakarta (2018).


ELIPSIS lahir di daratan berebes, tahun 1985. Desember 18.Desa. Limbangan Kec. Losari. Kab. Berebes.Rt.04, Rw.04. kode pos. 52255

“Kegagalan bukanlah hal yang buruk, hal yang paling buruk adalah tidak mau mencobanya”


EMI SUY

Lahir di Magetan, Jawa Timur, 2 Februari 1979 dengan nama asli Emi Suyanti. Emi menyukai sastra sejak duduk di bangku SMP. Karya- karyanya berupa puisi pernah termuat di berbagai media, seperti Media Indonesia, Banjarmasin Post, Majalah Story, Kompas dan lainnya.Buku puisi tunggalnya yang sudah terbit, Tirakat Padam Api (2011),Alarm Sunyi (2017), Ayat Sunyi (2018).

Dapat dihubungi melalui email imeliavidy@gmail.com HP 0878 9093 6519 IG @emisuy FB : Emi Suy


ERIC F. JUNIOR lahir di Pekanbaru, 14 Novemver 1992. Ia merupakan lulusan dari Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) pada tahun 2015. Puisinya pernah diterbitkan pada Tabloid Tanjak, buku antologi “6,5 SR Luka di Pidie Jaya” tahun 2017, Koran Riau, dan beberapa media online lainnya. Pria ini sekarang melanjutkan kuliahnya di Universitas Lancang Kuning, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Jurusan Sastra Indonesia. Kini iamasih bergiat di Seni Teater yaitu Sanggar Teater Matan. Bekerja sebagai Operator Sekolah.


EWITH BAHAR

lahir 24 Agustus dan lulus dari Fakultas Sastra Inggris, Universitas Kristen Indonesia (UKI) pada tahun 1994. Ia telah mulai menulis sejak SMA sebagai penulis naskah acara radio. Juga menulis artikel-artikel musik di sejumlah majalah, seperti Vista dan Gadis. Kegiatan menulis pun berlanjut ketika ia menjadi presenter dan interviewer di TVRI Stasiun Pusat Jakarta.

Saat menjabat sebagai PE Manager di hotel Ciputra dan Gran Mélia, salah satu tugasnya adalah menulis, yaitu press release dan newsletter. Selain menulis, ia juga menjadi narasumber atau pembicara perihal sastra dan kepenulisan, moderator seminar serta menjadi editor buku. Buku-bukunya yang telah terbit:

Serenada Kalbu (2013), An: Mars & Venus (2013), Cinta Tujuh Hari (2014), Dari Firenze ke Jakarta (2015), Kidung Kawidaren (2016), Kantata Untuk Pujangga (2017), Sonata Borobudur (2018), dan menjelang terbit , Chairil Anwar - Hidup dan Mati Untuk Puisi (2019).


FAIDI RIZAL ALIEF belajar menulis puisi sejak nyantri di Lesehan Sastra dan Budaya Kutub Yogyakarta. Pernah membacakan puisinya di Rumah Pena Kualalumpur Malaysia. Buku puisinya Alief Bandungan Kaleles Publishing, Juni 2015, Pengantar Kebahagiaan Basabasi, Juni 2017 menjadi salah satu pemenang di Rainy Day Literary Festival 2018. Kini aktif di PGMI STAIM Tarate Sumenep dan mengelola beberapa komunitas menulis pelajar di MTs dan MA Al-Huda, MTs dan MA NASA Gapura.


FAKHRUNNAS MA JABBAR,

lahir di Airtiris (Riau), 18 Januari 1959. Menulis sejak di bangku SMP (1975) hingga saat ini pada lebih seratus media berupa cerpen, puisi, cerita anak, esai, kritik dan opini. Buku-buku yang sudah terbit sebanyak 15 buah: 4 kumpulan puisi tunggal (Airmata Barzanji, 2005 dan Tanah Airku Melayu, 2007, Airmata Musim Gugur, 2016 dan Airmata Batu, 2017), 4 kumpulan cerpen (Jazirah Layeela, 2004, Sebatang Ceri di Serambi, 2006 dan Ongkak, 2010), Lembayung Pagi, 30 Tahun Kemudian, 2017, 3 biografi (Zaini Kunin, Sebutir Mutiara dari Lubuk Bendahara, 1993 dan Soeman Hs, Bukan Pencuri Anak Perawan, 1998 dan RZ, Apa Adanya bersama Yusril Ardanis, 2010) serta 5 buku cerita anak.

Buku cerpen Sebatang Ceri di Serambi meraih Buku Pilihan Anugerah Sagang, 2007 sekaligus menjadi Nominator Khatulistiwa Literary Award tahun yang sama dan tahun 2008 terpilih sebagai Budayawan/ Seniman Pilihan Anugerah Sagang. Puisinya terhimpun di dalam Antologi De Poetica (antologi puisi Indonesia-Malaysia-Portugis) dan cerpennya Rumah Besar Tanpa Jendela terhimpun dalam buku Horison Sastra Indonesia- Buku Cerpen.

Bekerja sebagai pensyarah pada Universiti Islam Riau. Sering ikut dalam baca puisi di berbagai kota di Indonesia dan Malaysia. Menjadi pemakalah pada Pertemuan Penyair Nusantara IV di Brunei Darussalam, 2010.


FARIS AL FAISAL lahir dan tinggal Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Bergiat di Dewan Kesenian Indramayu (DKI) dan Forum Masyarakat Sastra Indramayu (FORMASI). Menulis fiksi dan non fiksi. Karya fiksinya adalah novella Bunga Narsis Mazaya Publishing House (2017), Antologi Puisi Bunga Kata Karyapedia Publisher (2017), Kumpulan Cerpen Bunga Rampai Senja di Taman Tjimanoek Karyapedia Publisher (2017), Novelet Bingkai Perjalanan LovRinz Publishing (2018). Sedangkan karya non fiksinya yaitu Mengenal Rancang Bangun Rumah Adat di Indonesia Penerbit Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2017).


FATHURROHMAN.

Lahir di Pagelaran Pringsewu Lampung pada 11 September 1979. Alumnus Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Unila (2003). Puisi-puisinya terhimpun dalam antologi bersama: Negeri Para Penyair (2018), Risalah Api (2019), Sampah Serapah Sripah (2019), Tolak Politik Uang (2019), Bermula Kata Bermuara pada Suara (2019), Sesapa Mesra Selinting Cinta (2019), Pesisiran (2019), Binjai (2019), Sua Raya (2019), Dongeng Nusantara dalam Puisi (2019), Wanita (2019), Negeri di Atas Kertas (2019), Sajadah (2019). Beralamat di Jl. Bumi Manti I Gg. Duku II No.19 LK 04 RT 03 Kampung Baru Raya Labuhan Ratu Bandar Lampung. Nomor HP: 081279403322. Email: abubrillian@gmail.com.


FENI EFENDI

lahir 20 Juli 1984 di Tiakar, Kota Payakumbuh. Buku puisinya yang akan diterbitkan yaitu Selendang Ibu Perdana Menteri. Tinggal di Kec. Harau, Kab. 

Limapuluh Kota, Sumatera Barat, WA 081267727161


FIKAR W. EDA,

Lahir di Aceh 1966. Menyelesaikan pendidikan S-1 di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dan S-2 pada Program Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta (IKJ), dengan tugas akhir penciptaan karya, “Jakarta dalam Puisi Didong dalam Transjakarta.”

Meraih penghargaan “Syah Alam” untuk kategori sastra modern dari Pemerintah Aceh, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) V 2009.

Menjadi Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Aceh, 1995-2000, dan Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2012- 2015. Kumpulan puisi tunggal, “RENCONG” (KASUHA/SAJAK, 2003, 2005, 2008), dan “SEPIRING MIE ACEH SECANGKIR KOPI GAYO

BERTALAM GIOK NAGAN” (Batavia Publishing Jakarta, 2015). Ketua Umum Komunitas Musikalisasi Puisi Indonesia (KOMPI) dan aktif di Rangkaian Bunga Kopi.


GRIVEN H. PUTERA merupakan sastrawan Riau. Telah melahirkan beberapa karya sastra. Tahun 2018 mendapat kehormatan mengikuti Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIG).


HAINI KARNO

Lahir di Keningau Sabah Malaysia. Menulis sejak tahun 1990han, Siaran Karya cerpen Dan puisi dalam News Sabah Times, Utusan Borneo, Delly Express, Majalah Mingguan Wanita, Majalah Kemas, genre Puisi dan cerpen. Pencapaian dalam kepenyairan setakat ini, Antalogi Puisi berkumpulan. Pulara 7 Mengharmoni Puisi, Sesapa Mesra Selinting Cinta, Temu Penyair Asia Tenggara. Antalogi Cerpen, 7 Tahun Mencintai Mu, Pahlawan Tombuyukan, Tangon, Perempuan Cinta dan Maruah, Topi Jelita, Mega Kinabalu, Firas.


HAMRI MANOPPO,

Lahir di Kotamobagu, Sulawesi Utara adalah mantan birokrat yang kini kembali menulis. Alumni Magister Sastra (S2) Unima Manado ini pernah menjadi Kepala Dinas pada beberapa dinas di Bolaang Mongondow Raya. Kini ini aktif sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah di Institut Agama Islam Kotamobagu, dan menjadi dosen Bahasa Indonesia pada beberapa perguruan Tinggi. Bukunya yang telah terbit antara lain; “Percakapan Dengan Ombak”, (Antologi Puisi, 2008), “Elegi kampus Bata Merah”, (Antologi puisi 2003), “100 Puisi Ke tanah Suci”, (Antologi puisi 2010), “Senyuman Lembah Ijen”, (Antologi bersama 2018), “ Kunanti Di Kampar Kiri” (Antologi bersama 2018), “Monondeaga” (Naskah Teater 2003- Pentas Taman Mini), “ Mokosambe” (Naskah Teater 2004, Pesntas Nusa Dua Bali). Kini sangat aktif bergabung dgn berbagai antologi puisi bersama di Tanah Air, Menulis dan melatih teater.

Nomor HP: 081244445757, email, hamrimanoppo@gmain.com


HAMZAH HAMDAN,

nama pena Along Anja ini ialah seorang guru yang bergiat dalam genre penulisan puisi, deklamator, cerpen dan penulisan Cerita Kisah Hidup. Antara karya puisi beliau termuat dalam Antologi Suara Guru Malaysia, Suara Bukit Timbalan, Suara Selat Tebrau, Meracik Purnama, Puisi 1000 Guru Asean dan Gema Membelah Gema. Antologi cerpen pula ialah Berbakti Kepada Sekolah dan Aneknot Cerita Kehidupan berjudul Rimbun Kehidupan, Langit Kehidupan, Rencah Kehidupan, Kompas Kehidupan, Arkitek Kehidupan dan Kiblat Kehidupan. Sekarang beliau adalah AJK Panatia Persatuan Penulis Johor (PPJ). Beliau dapat dihubungi di talian +60 13-702 3857 dan Facebook – Along Anja serta e-mel alonganja@gmail.com


HANG KAFRAWI

lahir di Teluk Belitung, Kabupaten Kepulauan Meranti, 22 Maret 1974, dari orang tua Jamil Nur dan Azizah. Menamatkan S1 di Fakultas Sastra Universitas Lancang Kunin, Jurusan Sastra Indonesia. S2 di selesaikannya di Institut Seni Indonesia Yogyakarta Jurusan Penciptaan Teater tahun 2005. Sekarang Hang Kafrawi tercatat sebagai Ketua Program Studi Sastra Indonesia dan Sastra Daerah 

(Melayu) di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru, Riau


HARFAN MIN KITABILLAH

adalah penulis asar Tanjung Batu Kundur, pernah bergiat di Forum Lingkar Pena Pekan Baru, dan FLP Tanjungpinang, saat ini menetap di Kundur dan mendirikan pustaka sastra untuk Masyarakat.Matahari Menggelinding dari Puncak Garis Miring adalah sebuah buku puisinya yang diterbitkan Dewan Kesenian Kepri tahun 2017



HARTINAH AHMAD - SINGAPURA

Menulis puisi, senikata lagu, skrip drama TV. Memenangi Anugerah Hadiah Sastera bagi lirik lagu “Nyanyian Tanjong Sepi “(1993) dan lirik “Dikir Fikir” (1997). Menerima Anugerah Hadiah Sastera bagi naskah skrip TV “Antara Dua Rindu pada 2001 juga anugerah Drama TV Paling Popular 2013, 2015, 2017.

Memenangi anugerah “Golden Point Award’ -[puisi] pada 2014 dan 2017. Menerima anugerah “Artistic Excellence Award” 2014 dari COMPASS. Menerima Singapore Litrerature Award 2016

Menerima Hadiah Sastera Singapura 2017.


HARNYATIE AB. RAHMA

atau nama penuh Norhayati Ab. Rahman, lahir di Kelantan, Malaysia. Mendapat pendidikan peringkat BA (Hons) (Universiti Malaya), MA (Universiti Malaya) dan PhD (Universiti Sains Malaysia) dan sekarang bertugas sebagai pensyarah (dosen) di Univerisiti Malaya, Kuala Lumpur. Selain menghasilkan buku-buku ilmiah, beliau berminat dalam penulisan puisi. Puisi-puisinya banyak disiarkan dalam akhbar dan majalah di Malaysia dan terbaharu menerbitkan kumpulan puisi berjudul Berguru Pada Sejarah (2018, ITBM). Beliau juga adalah penerima Hadiah Sastera Kumpulan Utusan (HSKU) pada tahun 1989, Kategori Cerpen Remaja), Hadiah Sastera Perdana Malaysia (HSPM) tahun 2013 (Kategori Buku Kajian) dan Anugerah Akademik Negara (AAN) pada tahun 2014 (Kategori Penerbitan Buku Ilmiah). Beliau boleh dihubungi di alamat e-mel : yati@um.edu. my


HASAN ASPAHANI,

lahir di Sei Raden, Kec. Samboja, Kab. Kutai Kartanegara, Kaltim, 1971. Bekerja sebagai jurnalis, menulis buku, dan mengelola web haripuisi



HASAN BISRI BFC lahir di Pekalongan, 1 Desember 1963. Menamatkan pendidikan SD hingga SMA di Pekalongan. Menulis artikel, puisi, cerpen, esai, kritik film, humor dan skenario. Karya-karyanya dimuat di Republika, Surabaya Post, Jawa Pos, Pikiran Rakyat, Femina, Gadis, Berita Buana, Suara Merdeka, Sinar Harapan, Koran Sindo, Solo Pos, Suara Indonesia, Radar Bnyuwangi, Buletin Jejak, dll. Puisinya dimuat kurang lebih dalam 55 antologi, antara lain Dari Negeri Poci 9: Pesisiran ( 2019 ), Cincin Api ( 2019 ), Jazirah ( 2018 ), Wing of Poem (2016 ), Puisi untuk Anne Matahri (2016), 1.500 mdpl (2016 ), Sang Peneroka (2015); Merangkai Damai

(2015), Dari Negeri Poci 6: Negeri Laut (2016), Dari Negeri Poci 5: Negeri Abalabal (2014); The 1st International Poetry Gathering (PPN I, 2007), Rumpun Kita (PPN III, 2009), Tanah Pilih ( TSI I, 2008 ). Lumbung Puisi Sastrawan Nusantara (2014 Pertemuan Sastrawan Nusantara I (2013), ;Akulah Musi (PPN V,2011), 

Sauk Seloko (PPN VI, 2012), From Cradle to Grave (2014); antologi Dwibahasa Indonesia – Mandarin Pertemuan Persahabatan (2013 ); antologi Dwibahasa Indonesia – Mandarin Resonansi (2000); Antologi Puisi Indonesia (1997); Trotoar (1996); Gumaman dari Balik Layar (1993); Paradigma (1987); HPCP Surabaya (1985); antologi tunggalnya Jazirah Api (2011). Puisi-puisinya dibacakan secara langsung di TPI/ MNCTV ( 1997; 2005 – 2006 dan 2012 ), Indosiar dan TV Edukasi. Sering diundang membacakan puisi dan diskusi di mancanegara antara lain di Rumah PENA dan GAPENA (Kuala Lumpur, 1999); Dialog Utara VIII (Thailand Selatan 1999), Hari Puisi Nasional XVI (Langkawi 2000); Hari Puisi Nasional XVII (Sarawak, 2001); Kembara Budaya ( Miri, Sibu, Kuching, 2001); PPN IV ( Brunei, 2010). Sebagai pemakalah PPN XI (Brunei, 2001). Kerap diundang menjadi pembicara dalam forum-forum sastra. Diundang oleh DKJ TIM di Tadarus Puisi untuk membacakan pusi-puisinya (2013 dan 2014 ), Dewan Pendiri Komunitas Sastra Indonesia (KSI) ini kini juga aktif di Forum Sastra Bekasi (FSB). Penulis bisa dikontak melalui email:jazirahapi@ gmail.com atau HP 0818988613 dan WA 08888003224


HASANUDDIN WS,

lahir di Bintan, Kepulauan Riau. Takdir mengirimkannya bertempat tinggal kini di Padang, Sumatra Barat, menjadi pengajar di Universitas Negeri Padang sebagai Guru Besar (Profesor) Ilmu Sastra. Menulis puisi tapi tak produktif sangat. Sajak-sajaknya pernah dipublikasi Majalah Horison (1990) juga di beberapa surat kabar nasional. Pernah juga menerbitkan kumpulan sajak Nyanyian Bumi Nyanyian Langit (Grafika Press, 1987), Laut Tak Berbatas (Angkasa, 1997). Terakhir beberapa sajaknya dipublikasi Jurnal Aksara Deakin University, Victoria, Australia, tahun 2016 (Aksara: An International Journal of Indonesian Literature, Vol. 1 No. 1, Januari 2016, ISSN 2206-0596). Sajak-sajak yang dikirimkan untuk Festival Sastra Internasional Gunung Bintan 2019 ini belum pernah dipublikasi di mana-mana media.


HENING WICARA.

Lahir di Kab. Kampar, 12 Januari 1973. Di sela rutinitasnya sebagai karyawati di sebuah perusahaan Telekomunikasi, ia masih menyempatkan diri menyalurkan hobby menulisnya dengan bergabung dalam komunitas Forum Lingkar Pena (FLP) Riau, sejak tahun 2010. Dan di tahun 2014, ia menerbitkan sebuah buku puisi tunggal berjudul: “Tentang Kita, Embun, dan Cinta” (Penerbit Isac Book, Yogyakarta). Di samping itu, ia juga gemar bersilaturahmi dengan para penyair melalui puluhan karya buku antologi puisi dan agenda-agenda sastra seperti: Madah Pujangga di Pekanbaru, Kenduri Puisi di pelosok-pelosok Riau, Penyair Berbagi Zikir di Bandung, dan Silaturahmi Tanah Merah di Singapura.

Saat ini, ia sedang menyiapkan buku puisi kedua, berjudul: “Pelangi di Langit Perth” yang insya Allah akan diterbitkan di tahun 2019 ini.


HERMAN RN

menulis puisi, cerpen, esai, dan resensi. Berkhidmad pada kerja-kerja kebudayaan dan kearifan lokal. Mengabdi pada kampus jantong hate rakyat Aceh, Universitas Syiah Kuala. Telah menulis beberapa buah buku. Buku terakhirnya yang terbit tahun ini adalah “Asyi dan Lanskap Tarian Aceh” (Cerita anak, 2019); “Panduan Menulis Praktis” (Buku Ajar mengenai literasi, 2019). 

Puisinya tersebar di sejumlah media massa dan antologi bersama.


HERMAWAN

akrab dipanggil An, lahir di Jakarta 14 Desember 1961. Berlatar belakang pendidikan S-1 Sastra Indonesia Universitas Bung Hatta 1986 dengan skripsi “Memahami Adam Ma’rifat Kumpulan Cerpen Danarto” dan Sastra Indonesia Universitas Gadjah Mada(UGM) Yogyakarta tahun 1998 untuk S-2 dengan tesis “Profil Wanita dalam Kaba”. Baru saja menyelesaikan studi S3 Program Doktor Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang Desember 2018 dengan disertasi “Profil Perempuan dalam Teks Sastra Pengarang Minangkabau”. Alamat Jl. Bakti ABRI No36 RT 01 RW 1 Kelurahan Batangkabung-Ganting Kecamatan Kototangah, Padang, 25172, telepon 081363260719, WA 081261177458 email: hermawan. caniago@gmail.com.


HJ MUSLIM BIN HJ MD JAMIL

Lahir di Kampung Punggor Kechil,83100 Rengit, Batu Pahat, Johor pada tanggal 09 April 1968. Beliau berkelulusan Sarjana Muda Pendidikan daripada Universiti Terbuka Malaysia (OUM).

Baru sahaja menceburi bidang penulisan sasatera .

Hasil karya pertama beliau ialah sepuluh pantun nasihat yang telah pun tersenarai untuk diantalogikan dalam 10 000 Pantun Nasihat peringkat ASEAN.

Beliau kini bertugas sebagai seorang pendidik di Sekolah Kebangsaan Sungai Tongkang, Rengit , Batu Pahat, Johor, Malaysia. Beliau masih menetap di alamat di tempat beliau dilahirkan. No HP : 012 7867085 / 013 784 5200


HORRI M IRAWAN adalah salah satu siswa MA. Nasy’atul Muta’allimin Gapura Timur Gapura Sumenep. Lahir di desa Jenangger Batang-batang Sumenep 23 Maret 2002. Aktif di komunitas ASAP(Anak sastra Pesantren) dan KPB ( kelas puisi bekasi). Puisinya tersebar di media masa antara lain: radar cirebon,radar banyuwangi, kabar maduira,malang pots.

Antologi terbarunya: Arti kehidupan (Fam Indonesia,2019). Bisa di hubungi lewat fb: Aktor Tanva’ns

Atau via WA: 083123255840


HUDAN NUR

lahir di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada 23 November 1985. Pada tahun 2000, mulai menyasarkan karya-karyanya ke media massa. Beberapa kali puisi dan esainya menghiasi media cetak, antara lain: Sinar Harapan, Republika, Suara Karya, Majalah Sastra Horison, Majalah Dewan Sastera Malaysia, Sinar Kalimantan, Radar Banjarmasin, Radar Sulteng, Mercusuar, Media Kalimantan, Pikiran Rakyat, Lampung Post, Fajar Sumatera, Media Alkhairat, Buletin Hysteria, Banjarbaru Post, Banjarmasin Post, Radar Banjarmasin, Majalah Majas Kreatif. Tahun 2007 menjadi peserta MASTERA (Majelis Sastra se-Asia Tenggara): Puisi. Menerima Hadiah Seni bidang Sastra dari Gubernur Kalimantan Selatan 2012 dan Anugrah Sastra dari Walikota Banjarbaru 2017. Tahun 2016 terbit kumpulan puisinya Menuba Laut, Enigma (Kumpulan Cerpen) 2009, dan Jannani (Kumpulan Puisi)


HUSNIZAR HOOD

Lahir di desa Sungai Ungar Tanjung Batu Kundur 11 Desember 1967, dia adalah seorang penyair buku puisinya Kalau Tiga Racik Sajak (1997), Tarian Orang Lagoi (1999) dan Aku Hanya ingin Menjadi Penyair Biasa (2017) serta beberapa antologi yang tersebar di berbagai daerah.

Dia juga adalah seorang kolumnis selama 15 tahun lebih menjaga Kolom 

Budaya bertajuk Temberang yang terkumpul dalam buku

1. Orang Melayu hanya Pandai Bercerita

2. Mahmud jadi Dua

3. Lebih Baik Mati Berdiri daripad Hidup Berlutut

4. Mahmud is Back

5. Semakin Miang Semakin Disayang

Husnizar Hood adalah Penerima Anugerah Seni Sagang tahun 2004 si Riau dan Anugerah Jembia Emas tahun 2016 di Kepulauan Riau. Dia banyak mengagas kegiatan kesenian dan pernah menjadi ketua Dewan Kesenian Provinsi Kepulauan Riau selama 10 tahuh dan kini mengelola Yasasan Sanggam yang telah ia ririkan selama lebih 20 tahun di Tanjungpinang.


HUSNU ABADI

Ia termasuk salah satu deklarator Hari Puisi Indonesia, yang dideklarasikan di Pekanbaru (22 November 2012), yang menyatakan HPI adalah 26 Juli. Tahun 2015 menerima Anugerah Yayasan Sagang, Pekanbaru Riau kategori seniman budayawan pilihan Sagang.

Lautan Zikir (UIR Press 2004), merupakan kumpulan puisi tunggalnya yang ketiga setelah Lautan Kabut (UIR Press, 1998) dan Lautan Melaka (UIR Press, 2002). Kumpulan esei sastra dan kebudayaan dikumpulkan dalam buku Ketika Riau, Aku Tak Mungkin Melupakanmu (UIR Press, 2004).

Menamatkan sekolah dasar di Mataram Lombok (1963), SMP di Singaraja, Bali (1965), SMA di Purwokerto (1968), Fakultas Tehnik UNUD Denpasar (1969-1972), FH UIR Pekanbaru (1985), Magister Hukum Unpad (1996), Doktor Hukum UUM Kedah Malaysia (2013). Kini tinggal di Jln. Kelapa Gading 20, Kel. Tangkerang Labuai, Kec. Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Alamat E-mail: mhdhusnu@law.uir. ac.iddan No. HP 0812 753 7054


I WAYAN BUDIARTAWAN

menulis 13 buku antologi puisi, 1 buku otobiografi dan 1 filem dokumenter. Sekarang berdomisili di Desa Pesaban, Kec.Rendang, Kab.Karangasem, Provinsi Bali, Indonesia.

HP/SMS/WA : 082250815282


IHSAN SUBHAN,

lahir di Cianjur tahun 1987. Menulis puisi, opini dan esai. Beberapa puisi- puisinya sempat dimuat di berbagai media cetak nasional dan lokal. Masuk di beberapa buku antologi bersama penyair Nusantara dan Asia Tenggara. Buku Antologi puisi tunggal pertamanya bertajuk “Festival Cahaya” tahun 2017. Kini masih menggiati Ruang Sastra Cianjur (RSC) dan aktif sebagai pengurus di Dewan Kebudayaan Kabupaten Cianjur (DKKC).


IMAM ROSYADI MAHMUDI,

lahir di Sumenep, 1-9-95. Alumni MA. Miftahul Huda dan Teater SAKSI PP. Annuqayah Latee. Pernah aktif mengelola Aksara di sekolahnya, KALENTENG 

(kompolan kesenian lenteng) serta Ngopi Sastra. Ia pernah ikut Kemah Sastra Nasional di Banyuwangi (2018) dan menghadiri Perayaan Hari Puisi Indonesia di Kampar Kiri Pekanbaru Riau (2018). Antologi Puisi bersamanya antara lain, Senyuman Lembah Ijen (2018), Kunanti di Kampar Kiri (2018). Anggrainim, Tugu dan Rindu (2018). Ia bisa dihubungi di nomo hp: 085230059211 FB: Imam Rosyadi Mahmudi. No Rekening 6543-01-018076-53-4 a/n Imam Rosyadi. Beralamat di Kampung Kabayan RT/RW 07/02 Desa Mekarbaru Kecamatan Kopo Kabupaten Serang Banten


IMAN SEMBADA

lahir di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah. Selain menulis puisi, ia juga menulis cerpen dan melukis. Karyanya dipublikasikan di berbagai media massa pusat dan daerah. Puisinya juga terkumpul di beberapa antologi bersama, seperti Resonansi Indonesia (2000), Pasie Karam (2016), Matahari Cinta Samudera Kata (2016), JejakKata (2017), Seyuman Lembah Ijen (2018), Cincin Api (2019), dan lain-lain. Antologi puisi tunggalnya Airmata Suku Bangsa (2004), Perempuan Bulan Ranjang (2016) dan Orang Jawa di Suriname (2019). Kini ia bermukim di Depok, Jawa Barat. Kontak WA: 085890609064.


IQBAL H. SAPUTRA

adalah nama pena Iqbal Saputra, lahir di Belitong, 08 November 1989. Sedikit puisinya pernah dimuat di sedikit media massa, sedikit antologi bersama, dan sedikit majalah. Selain itu sedikit kali diundang membacakan karya di sedikit daerah dan pernah memenangkan sedikit penghargaan baca dan cipta puisi regional maupun nasional. Saat ini mengabdi di Kelompok Belajar Sastra Jejak Imaji. Menyelesaikan Pasca- Sarjana Ilmu Sastra di UGM (2016). Tahun 2017 menjadi salah satu peserta MASTERA (Majelis Sastra Asia Tenggara) bidang Puisi, juga menjadi peserta aktif dalam JOGLITFEST, Festival Sastra Internasional Yogyakarta 2019. Sedang mempersiapkan antologi tunggalnya, “Percintaan Hibrida”. Sementara tinggal di Belitong. Bisa dihubungi di: 081931199482, Fb : Iqbal H. Saputra, Email: iqbalhsaputra@ yahoo.com, IG: Iqbal H. Saputra Official.


IRAWAN SANDHYA WIRAATMAJA

(terlahir Mustari Irawan).Lahir di Jakarta, 21 Juni. Lulus S3 FISIP-UI. Buku Puisinya, Giang Menulis Sungai, Kata-kata Jadi Batu (2017) memenangkan Anugerah Puisi Utama HPI Tahun 2017.

Korrie Layun Rampan memasukan penyair ini ke dalam Angkatan 2000. Karyakaryanya dimuat dalam beberapa media cetak di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Banjarmasin, Semarang, Riau,Tanjung Pinang, Lampung, Padang dan Makassar serta beberapa antologi puisi bersama. Tahun 1981 ikut dalam Forum Penyair Jakarta dan Tahun 1983 tampil di TIM dalam Forum Puisi Indonesia ’83. Pada tahun 1984 ikut serta dalam Forum Kritikus dan Sastrawan Indonesia.

Kumpulan puisi tunggalnya Anggur, Apel dan Pisau Itu (2016), Dan Kota- Kota Pun (2016), Giang Menulis Sungai, Kata-kata Jadi Batu (2017) dan Air Mata Topeng (2017) serta Serpihan Esei Sastra dan Sosial Politik, Teror Di Antara Dua Ideologi (2016). Kumpulan Puisinya yang terbaru, Ideologi Ibu dan Baju Yang Koyak (2018) sertatahun 2019 ini menerbitkan Buku Puisi yang ke 6 Vu, Berbilang Akar-Akar Kecubung dan sedang menyiapkan buku puisi ke 7 Tafsir Sunyi 99 Puisi.


IRNA NOVIA DAMAYANTI,

lahir di Purbalingga 14 September 1992. Seorang santri di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto dan mahasiswa Pascasarjana Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Purwokerto. Penulis merupakan peraih Apresiasi Pendidikan Islam (API) kementerian Agama dan DIKTI 2015 kategori “Penulis Aktif Media” tingkat mahasiswa PTAIN se-Indonesia. Karyanya terdokumentasi di antologi puisi Lentera Sastra II; Antologi Lima Negara (Sembilan Mutiara, Lentera Internasional, 2014), Puisi Yang Tampil Beda Setelah Chairil Anwar (Yayasan Hari Puisi Indonesia (2016), Puisi Matahari Cinta Samudra Kata (Yayasan Hari Puisi Indonesia, Yayasan Sagang, 2016), Puisi Negeri Awan (Kosa Kata Kita, 2017) Puisi Puisi Epitaf Kota Hujan Padang Panjang; Puisi- Puisi Penyair Asia Tenggara (Forum Pegiat Literasi Padang Panjang, 2018), Biodatanya terdokumentasi di buku Apa dan Siapa Penyair Indonesia. Beralamat di Desa Rajawana Rt 19/07, Kec. Karangmoncol Kab. Purbalingga.


ISBEDY STIAWAN ZS

lahir di Tanjungkarang, Lampung pada 5 Juni 1958, dan sampai kini masih menetap di kota kelahirannya. Menulis puisi, cerpen, esai, dan karya jurnalistik di sejumlah media massa terbitan Jakarta dan daerah, di antaranya Kompas, Media Indonesia, Koran Tempo, Republika, Indopos, Sinar Harapan, Suara Pembaruan, Tabloid NOVA, majalah sastra HORISON, Pikiran Rakyat, Kedaulatan Rakyat, Minggu Pagi, Jawa Pos, Suara Merdeka, Riau Pos, Padang Ekspres, Batam Pos, Lampung Post, Radar Lampung, Fajar Sumatera, dan lain-lain.

Buku puisinya adalah Menampar Angin, Lelaki yang Membawa Matahari, Laut Akhir, Salamku Pada Malam, Kota Cahaya, Taman di Bibirmu, Dongeng Adelia, Menuju Kota Lama (memenangkan Sayembara Buku Puisi pada Hari Puisi Indonesia, 2014), Pagi Lalu Cinta, Perjalanan Sunyi, Melipat Petang ke Dalam Kain Ibu (Siger Publisher, 2016), November Musim Dingin (Siger Publisher, 2016), 

Kita Hanya Pohon (Aura Publishing, Juni 2016), Kota, Kita, Malam (Basabasi.co/

Diva Pers, Desember 2016, dan masuk 10 besar Kusala Sastra 2017), Kepada Puisi Beri Aku lagi Cinta dan Anak Kunci di Kepala (Siger Publisher, 2017), Di Alunalun itu Ada Kalian, Kupukupu, dan Pelangi (Siger Publisher, Mei 2018), Kepada Para Toewan (Siger Publisher, 2018), Seseorang Keluar dari Telepon Genggam (Siger Publisher, 2019), Alamat Rindui Dikutuk Rindu (Siger Publisher, 2019), dan Peziarah Waktu – Kumpulan Puisi Pendek (2019).

Pernah memenangkan sayembara penulisan cerpen dan puisi, teranyar adalah juara pertama Lomba Penulisan Puisi tema Cimanuk Tingkat Nasional yang diadakan Dewan Kesenian Indramayu (2016), dan pemenang ke satu Lomba Penulisan Puisi tema Indonesia Tingkat Nasional yang digelar Pimpinan Pusat Partai Demokrat (2017), masuk 25 besar Sayembara Menulis Cerpen tema pesiri yang ditaja Dewan Kesenian Indramayu (2017), dan lain-lain.


ISMI AINI LATHIFAH, lahir di Tegal, Jawa Tengah. Ia menyelesaikan bidang studi PBA (Pendidikan Bahasa Arab) di IAIN Pekalongan. Hobi membaca dan memulai belajar menulis saat tergabung di komunitas online Rumah Membaca Indonesia. Sekarang menjadi pengajar di salah satu SMP islam swasta di Kbupaten Gunung Kidul, Yogyakarta


JASMAN BANDUL,

Beberapa puisi pernah terbit Media Riau Pos, Riau Mandiri, Sagang, Aceh (News Citra Aceh : 2014). Di Koran Madura (2015). Sajaknya dan Cerpennya termaktub dalam beberapa antologi puisi dan Kumpulan cerpen (Puisi Pilihan Riau Pos 2014 : Bendera Putih Untuk Tuhan), (Puisi Pilihan Riau Pos 2015 : Pelabuhan Merah), dan Antologi Puisi “Puti Bungsu” Majlis Alumni PSPBSI FKIP UNRI Tahun 2015. Antologi Puisi Ije Jela (Tifa Nusantara 3), Antologi Puisi Penyair Kopi Dunia (Aceh), Antologi Puisi Gempa Aceh (2017). Antologi Puisi Efitaf Kota Hujan (2018). Musafir ilmu 2018, Rayni Day 2018, dan Jazirah 2018. Antologi Negeri Poci, dan Banjar Baru Rayni Day 2019.


JEFRIZAL, S.HUM, M.SN dengan nama penanya Jefri al Malay. Lahir di sebuah sudut dunia yang bernama Desa Sejangat, kelurahan Sungai Pakning, pada 16 Oktober 1979. Menamatkan studi D3 di Akademi Kesenian Melayu Riau Jurusan Teater, S1 di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning, S2 di Institut Seni Indonesia Padang Panjang. Saat ini mengabdi sebagai Dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning Program Studi Sastra Melayu.


JENI.

Pemilik hobi membaca dan menulis Lahir di Kebumen, Jawa Tengah. Saya adalah Anggota Komunitas Literasi New. Email : jeniaxaviera@gmail.com


JOEL PASBAR,

lahir 03 Desember 1985, di Pasaman Barat, Sumatra Barat. Bergiat bersama FPL Pasaman Barat dan mengelola Komunitas Jendela Literasi Talamau. Pernah diundang/mengikuti acara-acara literasi, seperti: Temu Penyair Asia Tenggara, Padang Panjang, Temu penyair ASEAN, Riau, Sawahlunto Poetry Reading Fest ll, Payokumbuah Literary Festival 2018, Banjarbaru’s Rany Day Literary Festival, dll. Selain dimuat di beberapa media cetak dan online, karyanya juga dimuat di beberapa buku antologi, seperti: Kunanti di Kampar Kiri (antologi penyair ASEAN) Gema Membelah Gema (antologi Gabungan Penyair Nasional Malaysia) A Skyful of Rain (Antologi puisi Banjarbaru’s Rainy Day) dll. Buku tunggalnya yang telah terbit, kumpulan puisi Menapak Mimpi dan Filosofi Secangkir Kopi. Sekarang sedang menulis naskah buku ketiganya.

Bisa dijumpai di email joelpasbar85@gmail.com. WhatsApp 0852 6675 0776


JUHENDRI CHANIAGO,

lahir 2 November 1973 di Medan, Sumatera Utara. Saat ini beraktivitas sebagai jurnalis freelance di Yayasan Bitra Indonesia, di samping bergiat juga di Komunitas Sastra Indonesia (KSI) Medan dan Sanggar Bale Marojahan.Suka membaca puisi di berbagai kegiatan seni budaya, baik di lintas komunitas seni maupun panggung-panggung rakyat.

Suka menulis puisi, esai, artikel, dan pernah membuat kartun dan karikatur. Beberapa karya pernah dimuat di Harian Analisa, Harian Waspada, Harian Sinar Harapan, Harian Batak Pos, Harian Mimbar Umum, dan Posmetro Medan.


JULIANA, lahir pada 8 juli 1999 diKec.Mandah desa Sendawa Kabupaten Indragiri Hilir. Ia menghabiskan pendidikan dasar hingga sekolah menengah atas ditempat kelahirannya dan kini ia sedang melanjutkan pendidikannya di Universitas Lancang Kuning, dengan Program Studi Sastra Daerah/ Melayu. Kegemaran menulis sejak SD namun tidak tersalurkan karna tidak mengetahui bagaimana kegunaan menulis itu sendiri selain untuk mengcurahkan rasa dan pemikiran kedalam bentuk tulisan.


JUMARI HS, lahir di Kudus. 24 Nopember 1965. Tahun 2011 di undang University Hangkuk Seoul Karea Selatan.dan membacakan puisinya di Kota Ansan. Sekarang sebagai ketua Teater Djarum. Buku puisinya yang telah terbit “ Tembang Tembakau “ ( 2008 ) dan “ Tentang Jejak Yang Hilang “ ( 2016 ). Tahun 2018 telah menerbitkan buku puisi yang terbaru berjudul “ Panorama Senja “Kontak Person : 085225147311


KAKANDA REDI

Lahir di Kabupaten Jembrana, Bali, pada tahun 1985. Menulis cerita pendek, novel, dan sajak. Tulisan-tulisannya tersiar di beberapa media massa baik lokal maupun nasional. Sajak-sajaknya masuk ke dalam beberapa antologi seperti Suara Lima Negara (2012), Bayang- bayang Tembawang (2015), Klandestin (2017), Epitaf Kota Hujan (2018), Kunanti di Kampar Kiri (2018), Wangian Kembang (2018), dan Bulu Waktu (2019). Saat ini menetap di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.


KARIS HIMAWAN,

26 tahun berdomisili di Surabaya dan email bangkaris1040@gmail.com.


KATHIRINA SUSANNA TATISITAIM

Kathirina dilahirkan di Kota Kinabalu, Sabah pada 30 Ogos 1958. Beliau mula menulis sejak di bangku sekolah tetapi cuma aktif menulis sejak tahun 1994. Berpendidikan Master in Business Management dan sedang berkerja sebagai seorang pengurus hotel disebuah hotel di Kota Kinabalu.,

Beliau telah menulis sebanyak 9 buah buku termasuk novel, kumpulan cerpen, kumpulan puisi dan buku cerita kanak-kanak. Beliau juga telah menyelenggarakan 9 buah antologi cerpen dan puisi. Beliau juga menulis skrip drama untuk RTM Sabah. Beliau sudah dua kali memenangi Hadiah Sastera Sabah pada tahun 1996/1997 dan 2016/2017. Selain daridapa menulis, beliau juga aktif dalam melestarikan sastera etnik dan puisi-puis tradisi dari suku kaum Kadazandusun.


KHALIL SATTA ÈLMAN

lahir di Pulau Poterran, Sumenep, Madura, 7 Mei 2003. Menulis puisi dalam dwibahasa, Indonesia dan Madura. Puisi Bahasa Madura-nya sering dimuat di Radar Madura dan Majalah Jokotolè (Balai Bahasa Jawa Timur), sedangkan puisi Bahasa Indonesinya terangkum dalam antologi bersama diantaranya; Jazirah; Jejak Hang Tuah dalam Puisi (Festival Sastra Internasional Gunung Bintan 2018),Perihalnya Matinya Si Pemuda(Oase Publishing 2019),Gus Punk; Puisi untuk Gus Dur (Pelataran Sastra Kaliwungu Kendal 2018), Meminang Putri Dewa (Tidar Media 2018), Rasa dalam Karya (Sahabat Literasi Kita, 2018), Kangen (Rex Publishing, 2019), Negeri Kelapa Sawit (Malam Puisi Rantauprapat, 2019), dll. Saat ini masih nyantri di PP. Al-Ghufron (Battangan) dan masih tercatat sebagai siswa MA Nasy’atul Muta’allimin (1) Gapura Timur, Gapura Sumenep, Madura. 

Aktif di Komunitas Asap dan Sanggar Biru Laut. Email :khalilzafra@gmail.com.

Facebook:Khalilullah/Khalil Satta Elman.


KOKO P. BHAIRAWA, nama pena dari Prakoso Bhairawa Putera, lahir di Tanjung Pandan (Pulau Belitung) 11 Mei 1984. Memulai proses kreatif bersama Komunitas Pekerja Sastra Pulau Bangka (KPSPB) dan Forum Lingkar Pena (FLP). Sejumlah puisi menyasar ke media cetak dan tergabung dalam antologi bersama seperti 142 Penyair Menuju Bulan: Antologi Puisi Penyair Nusantara (Kelompok Studi Sastra Banjarbaru, 2006), Tanah Pilih: Bunga Rampai Puisi Temu Sastrawan Indonesia I (2007), Medan Puisi: Antologi Puisi Pesta Penyair Indonesia (2007), Pedas Lada Pasir Kuarsa: Antologi Puisi Temu Sastrawan Indonesia II (2009), Wajah Deportan: Antologi Puisi Penulis Muda Lintas Provinsi (Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2009), Mengenang Moh. Wan Anwar: Berjalan Ke Utara—Antologi Puisi (2010), Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan—Antologi Puisi (2010). Pada tahun 2009, ia menjadi nominator Penulis Muda Berbakat diajang Khatulistiwa Literary Award (Kusala Sastra Khatulistiwa). Dapat ditemui di IG @prakoso_bhairawa dan koko.p.bhairawa@ gmail.com


L K ARA lahir di Takengon, Aceh, 12 November 1937. Pernah menjadi redaktur budaya Harian Mimbar Umum (Medan), Pegawai Sekretariat Negara, terakhir bekerja di Balai Puataka hingga pensiun (1963-1985). Bersama

K. Usman, Rusman Setiasumarga dan M. Taslim Ali, mendirikan Teater Balai Pustaka (1967). Memperkenalkan penyair Tradisional Gayo, To’et, mentas di kota-kota besar Indonesia. Menulis puisi, cerita anak-anak dan artikel seni dan sastra. Dipublikasikan di Koran dan majalah di Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam .

Karyanya yang sudah terbit antara lain; Angin Laut Tawar, Namaku Bunga, Kur Lak Lak, Cerita Rakyat dari Aceh I, II, Belajar Berpuisi, Berkenalan Dengan Sastrawan Indonesia dari Aceh, Langit Senja Negeri, Seulawah; Antologi Sastra Aceh Sekilas Pintas (ed. YN, 1995), Aceh Dalam Puisi, Pangkal Pinang Berpantun, Pantun Melayu Bangka Selatan, Pucuk Pauh, Syair Tsunami, Kau Pergi, Ucap Gemercik Air (puìsi 2017).


LARAS TIYAR

Sukoharjo Jawa Tengah kota tempat gadis penyuka doodle yang lahir di pertengahan agustus. Yang saat ini berdomisili di Brebes Jawa Tengah. Memulai belajar sastra saat bergabung di komunitas online Rumah Membaca Indonesia (RMI).

Untuk menghubunginya bisa melalui akun instragram @larasstear20. WhatsApp 089634966242.


LEENDA MADYA

, lahir di Wonogiri, 9 Agustus 1984. Pernah menulis puisi di beberapa media. Lulusan S1 Jurusan komunikasi FISIP Universitas Diponegoro. Telah menerbitkan Buku Kumpulan Puisi berjudul “Kenang Aku Sebagai Penyair”, “Liburan Penyair ke Negeri Anggur”, “Dongeng Penyair Untuk Kekasihnya” dan “Setiap Hari Adalah Ibu”.

Bersama teman-temannya aktif mengurus Taman Bacaan Masyarakat “Omah Wacan Taman Mawar” Dusun Kedungleri, Kecamatan Baturetno

– Kabupaten Wonogiri. Kesibukan lain adalah merintis sebuah program kerja untuk membumikan puisi diberbagai tempat dengan nama Mini Workshop “Exploring Universe, Learning Poems”.

Saat ini tinggal di Semarang.


LUKMAN ASYA (LUKMAN A.SALENDRA),

lahir di Sukabumi 1 November 1976. Alumni Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia. Ketua Arena Studi Apresiasi Sastra (ASAS) UPI Periode 1997/1998. Telah banyak menulis puisi,esei dan cerpen yang dipublikasikan di media cetak dan internet, serta beberapa antologi puisi bersama. Aktif mengikuti kegiatan- kegiatan sastra. Buku antologi puisi tunggalnya berjudul KENDURI WAKTU (Penerbit Buruan, Cet.1, 2019). Selain aktif di dunia sastra, aktif di dunia pers dan menjadi anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI DKI JAKARTA) , serta telah dinyatakan lulus dalam uji kompetensi wartawan tersertifikasi Wartawan Utama oleh Dewan Pers. Kini bekerja di Jakarta sebagai Pemimpin Redaksi Majalah GPriority (www.gpriority) cetak dan online).


M FIRDAUS RAHMATULLAH

Penulis lahir di Jombang. Menggemari sastra dan kopi. Karya-karyanya tersebar di beberapa media massa. Kini, mengabdi di SMAN 1 Panarukan Situbondo. Email: mufira@gmail.com Twitter: @mufirra_ Telepon: 085806831443


M NAJIBUR ROHMAN,

lahir di Rembang, Jawa Tengah, 1986. Puisi-puisinya diterbitkan dalam antologi Buitenzorg (2017), Bulu Waktu (2018), dan Sesapa Mesra Selinting Cinta (2019). Saat ini bekerja sebagai tenaga kependidikan di Universitas Islam Negeri 

Walisongo Semarang. Email: mnajibur@yahoo.com HP/WA. : 081331064377


M. FEBRIYADI adalah Penyair yang penyanyi. Lahir pada 11 Februari 1991 di Bengkalis,Riau. Menulis sastra adalah hobi terbaiknya. Menjadikan puisi menjadi musik dan lagu adalah hobinya yang paling frontal, sulit untuk dibendung. Lulusan S1 di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini, sedang mengabdikan dirinya di salah satu perbankan syariah swasta di kota Tanjungpinang.

Anak pertama dari pasangan Endang Suryani(Almh) dan M. Fauzi(Alm) giat dalam berseni sejak dipercaya Guru Seni SMA nya untuk membuat lagu perpisahan. Semenjak itu, dari menulis lagu, mulai menulis puisi, lalu menulis Cerpen hingga naskah lakon.

Pernah bergabung di Sanggar Tasik Bengkalis, BTZ(Bengkel Teater Zaman) dan Komunitas Sabda Bunian.


6 Juli 2019

M. NAZRI, lahir di Pelantai Kec. Merbau Kab. Kepulauan Meranti, 03 januari 1993. Alumni Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning. Bergabung dengan sanggar Teater Matan Pekanbaru.


M. SHAFWY HS

, alamat BatuputihKenek Batuputih Sumenep Madura, karyaku sembilan buku antologi tunggal (Gugusan Rindu, Kecupan waktu, Isyarat Di Riak Gelombang, Mushaf Cinta, Hikayat Bertasbih, Tunas- Tunas Doa, Arkais Menyudra, Risalah 

Bumi Tuhan, dan Restu di Langit Teduh). WA 082330056868


A. MACHYOEDIN HAMAMSOERI

Lahir di Jakarta 17 Juli. Sebenarnya kecintaannya pada sastra, khususnya sajak atau puisi

sangat besar. Tahun 1977 dan 1982 pernah memenangi Lomba Cipta Puisi di Radio Trisakti, pemenang ke 2 untuk puisi Sajak Duka 3 (Kaifa, 2016), pemenang ke 5 untuk puisi, Di Jakarta Malam Tinggal Sedikit (SSAN, 2017). Bersama Irawan Sandhya Wiraatmaja dan Achdiat Ibrahim mendirikan komunitas sastra “Sri Anggur” yang masih eksis sampai kini. Karya-karyanya di tahun 1970 – 1980-an sering dimuat di beberapa mass media. Sajak-sajaknya termuat di beberapa antologi puisi bersama seperti: Sketsa Sastra Indonesia (1997), Aku Pergi Ketika Segalanya Pulang ( Kaifa, 2017), Negeri Bahari (2018), dan yang lainnya. Masuk dalam Buku, Apa dan Siapa Penyair Indonesia (2019). Buku puisi tunggalnya, Waktu Mendering Di Pembaringan (Kaifa, 2017), Sajak Tentang Bawang (Kaifa, 2017), Sajak-Sajak Angin (Kosa Kata Kita 2018) dan Dari (FAM, 2019).


MAHAN JAMIL HUDANI

adalah nama pena dari Mahrus Prihany lahir di Peninjauan, Lampung Utara, pada 17 April 1977. Meluluskan studi di Akademi Bahasa Asing Yogyakarta (ABAYO). Saat ini bergiat di sanggar Sarang Matahari Penggiat Sastra (SMPS). Juga aktif di Komunitas Sastra Indonesia (KSI). Kini juga sebagai kepala sekretariat Lembaga Literasi Indonesia (LLI) yang didirikan oleh sastrawan Ahmadun Yosi Herfanda, serta sebagai Redpel di portal sastra Litera.


MAHARAM MAMAT

merupakan anak kelahiran Kelantan, Malaysia yang menetap di Bandar Baru Bangi. Beliau adalah ahli seumur hidup Persatuan Penyair Malaysia (PENYAIR 

Malaysia) Cawangan Kelantan dan Alumni Minggu Penulis Remaja DBP (MPR). Selain menulis puisi, beliau turut menulis cerpen, novel, dan kritikan sastera. Beliau bertugas sebagai pensyarah di Pusat Citra Universiti, Universiti Kebangsaan Malaysia.


MAHDI IDRIS

lahir di Aceh Utara, 03 Mei 1979. Ia adalah seorang guru dan dosen di tanah kelahirannya. Di sela kesibukannya mengajar, ia gemar menulis dan membaca. Karyanya berupa puisi dan cerpen dimuat berbagai media lokal dan nasional, serta antologi bersama sastrawan Nusantara. Antologi puisi tunggalnya yang telah terbit Lagu di Persimpangan Jalan (2014), Kidung Setangkai Sunyi (2016), Kutukan Rencong (2018), Sebatang Pena di Meja Penyair (2018), Doa dalam Tidur (2019), dan Membaca Tanda (2019). Saat ini bermukim di Jln. Pondok Kates – Pulo U, Desa Hueng, Kec. Tanah Luas, Aceh Utara, Provinsi Aceh.


MAISON MANAKARA

lahir di Karang Endah Kota Belitang Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 12 Mei 1990. Karya bersama yang telah ditorehkan Maison Manakara dapat dinikmati dalam buku Antologi Puisi Sunyi (2019), Antologi Puisi Kasih Tak Sampai (2019), Antologi Cerpen Putih Abu- Abu (2019), Antologi Puisi Indonesia Tanah Air Beta (2019) dan saat ini Maison Manakara tengah menggarap karya tunggalnya yang berjudul Rona Tenunan Kata.


MARSLI N.O

dilahirkan di Bukit Pahang, Kerteh, Terengganu, Malaysia pada 7 Oktober 1957. Karya puisi, cerpen, rencana dan resensi buku beliau disiarkan di pelbagai media utama di Malaysia seperti majalah Dewan Sastera, Dewan Budaya dan akhbar Berita Harian serta Mingguan Malaysia. Karya cerpen dan sajaknya pernah meraih Hadiah Sastera Perdana Malaysia 1996/1997, Hadiah Sastera Perdana Malaysia 2000/2001 dan Hadiah Sastera Perdana Malaysia 2013 kategori B (eceran). Tahun 2015, kumpulan puisinya “Malam Hujan & Oksimoron” antara yang meraih hadiah saguhati Sayembara Penulisan 2 anjuran ITBM-Pena-BH. Sebagai pengiktirafan terhadap sumbangan serta dedikasi beliau membantu pengembangan serta pembinaan bakat-bakat baru di bidang sastera, mulai 14 April 2013 beliau telah ditauliahkan sebagai salah seorang Munsyi Dewan (Sastera) oleh Dewan Bahasa dan Pustaka. Beliau telah menerbitkan sejumlah buku cerpen, novel, sajak dan naskhah drama.


MARTA LA BATIN

memiliki nama lahir Marta Dinata, lahir di kota Bandar Lampung tahun 1981 dan sekarang tinggal di kabupaten Mesuji Lampung, pria lulusan Universitas Lampung ini adalah penggiat seni pada UKMF KSS FKIP UNILA dan saat ini tergabung dalam Komunitas Rewang Seni Mesuji, menurutnya belajar menulis tidak pernah ada habisnya


MARZULI RIDWAN AL-BANTANY

adalah sastrawan bermastautin di Bengkalis, Riau. Selain menulis puisi dan cerpen, juga menulis esai. Buku-buku yang telah diterbitkannya antara lain buku kumpulan puisi berjudul Menakar Cahaya (FAM Publishing, 2016) dan kumpulan cerpen berjudul Burung-Burung yang Mengkapling Surga (FAM Publishing, 2018). Saat ini sedang menyusun dan menerbitkan buku kumpulan esai berjudul Menuju Puncak Keindahan Akal Budi.


MASRIYAH MISNI.

Lahir di Sabak Bernam, Selangor dan merupakan pensyarah di Jabatan Sains Sosial, IPG Kampus Pendidikan Teknik, Bandar Enstek, Negeri Sembilan. Beliau sangat berbakat, berminat dan berkecenderungan berkarya dalam genre puisi khususnya pantun dan sajak. Antara antologi puisi beliau yang telah diterbitkan, Merpati Pulang, Semangat Hijrah Jiwa Merdeka, Nasihat Nikah Kahwin (2016); Agraria, Tebaran Derita, Aceh 5:03 6.4 SR, Katil 21, Antologi Seloka (2017); Pantun Berkait, Santun Berpantun, Pantun Serumpun, Wangian Kembang, Bintang Hati, Guru

– Gerakan 1000 Guru Asean Menulis Puisi (2018), Meracik Purnama, Demi CitaCita Murni, Karmina : Pantun Dua Kerat, Langit Garuda, Langit Palestin, Tanda Mata, Pantun Aidilfitri (2019) dan banyak lagi. Sejak tahun 2016 hingga kini beliau telah menghasilkan sebanyak 33 buah antologi karya pelbagai genre. Beliau juga menulis cerpen bertajuk Mencari Katarsis yang dimuatkan dalam antologi cerpen bertajuk Sekeping Hati Wanita (2018).


MINTARSIH MIMIN,

lahir di Banyumas, 3 Maret 1971. Menulis puisi dan kerap membacakan puisi terutama pada berbagai event lomba, dan puisi-puisinya dimuat Antologi Puisi “Binjai” Penyair Indonesia (2019). Dalam menulis sastra, banyak “belajar” dari puisi-puisi penyair Lampung. Alumni Bahasa dan Seni FKIP Unila ini, mengajar di SMAN 2 Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbwang Barat, 

Provinsi Lampung.* HP/WA 0852-6960- 9095


MOH. GHUFRON CHOLID

adalah nama pena Moh. Gufron, S.Sos.I, Karya-karyanya tersebar di berbagai media seperti Mingguan Malaysia, New Sabah Times, Mingguan Wanita Malaysia, Mingguan WartaPerdana, Utusan Borneo, Tunas Cipta, Daily Ekspres, Utusan Malaysia, Bali Post, Radar Surabaya, Radar Bekasi, Radar Madura, Koran Madura, Denpos, Tanjung Pinang Pos, Majalah Horison, Majalah SABILI, Majalah QA, Majalah QALAMdll buku puisi terbarunya Surga yang Dilahirkan (FAM Publishing, 2019). Alamat Rumah Pondok Pesantren Al-Ittihad Junglorong 

Komis Kedungdung Sampang Madura. HP 087850742323


MOHAMAD ISKANDAR

lelaki penulis puisi kelahiran Demak Bintoro pada tanggal 08 Maret. Puisinya banyak termuat di dalam antologi nasional dan internasional, bergiat di COMPETER Semarang


MOHAMED NASSER MOHAMED

Hobinya menyakat selain membaca dan kembara. Aktif berpuisi dan menulis blog. Beliau baru sahaja menghasilkan buku terbarunya – Aku Kaki Sakat, himpunan 40 catatan dan 33 puisi terpilih. 

Hujung minggunya tidak lengkap tanpa menelaah The Edge.


MOHAMMAD MUKAROM,

penulis asal Gresik Jatim. Menekuni kepenulisan sejak 2015 yang dibimbing oleh penyair A’yat Khalili-Madura. Saat ini aktif di komunitas COMPETER dan beberapa komunitas lain. Buku perdana dengan judul Rihlatulillah telah diterbitkan 2018 lalu. Beberapa tulisan berhasil dimuat di Koran Harian Surya dan Jawa Pos Radar Kediri


MOHD HADI SALLIHIN BIN MOHAMED AZMI

Nama FB : Boon Hadi Sallihin

Tarikh Lahir : 27 Februari 1985

Lokaliti : Kuala Selangor, Selangor, Malaysia

E-mail : hadiazmi@yahoo.com

Pekerjaan : Guru

Bidang : Matematik dan Sains


MOHD IZWANUDDIN ABD RAHIM

ialah seorang guru di Sekolah Berasrama Penuh Integrasi Selandar, Melaka. Beliau lahir di Malaysia dan pernah menuntut ilmu di Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara Indonesia ( kini UIN ).


MOHD KHATIM BIN OTHMAN

anak kelahiran Johor Bahru,Johor.Malaysia,tanggal 29 Disember 1964. Meminati penulisan kreatif sejak di bangku sekolah.Mula aktif sekitar tahun 90an.Bergiat cergas di dalam Persatuan Penulis Johor (PPJ) sejak tahun 1997 hingga kini.

Mendapat pendidikan Diploma Perguruan,dan melanjutkan pengajian sehingga Ijazah Sarjana Muda Pendidikan,Msc.AeU -2016.

Pengarang/Penulis Akhbar Jauhar (2015-2018) dan aktif menulis rencana dan puisi di akhbar-akhbar perdana di Malaysia.Dan Penulis lirik lagu “MUAFAKAT JOHOR”. Puisi-puisi terkini yang pernah termuat di dalam beberapa buah antologi.


MOHD ROSLI BAKIR

Penyair ujung selatan benua Asia ini ialah anak kelahiran Pontian, Johor, Malaysia, Munsyi Sastera Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), mantan seorang pendidik juga seorang deklamator dan penggiat puisi Melayu tradisional dan moden. Memiliki 49 buah antologi puisi (2004-Jun 2019), satu kumpulan puisi berjudul Khabar dari Mimbar (2017) dan enam buah kisah kehidupan (20182019).


MOKHTAR RAHMAN

Lahir di Kangar pada 23 September 1939 dan dibesarkan di Alor Setar. Bersekolah Melayu hingga darjah 5 dan Inggeris hingga School Certificate (1960). Mendapat latihan perguruan di Maktab Perguruan Bahasa (LI) dan Maktab Perguruan Ilmu Khas (Muzik).

Mula menulis sejak 1954, genre puisi, cerpen dan rencana dalam Utusan KanakKanak, Tunas, Majalah Belia, Angkatan, Warta Mingguan, Majalah Pati dan majalah sekolah “The Lighthouse”.

Sejak awal 1960an banyak terlibat dalam Pendidikan Muzik dan kembali menulis pada tahun 2000, kebanyakan karya dimuat dalam Utusan Melayu (sisipan).

Pernah memenangi beberapa hadiah penulisan khusus dalam genre cerpen dan puisi anjuran DBP, Perbadanan Perpustakaan Awam Negara dan e-Sastera. com.

Sehingga Mac 2019, telah menghasilkan sebuah antologi puisi, “44 SONETA”, lebih kurang 200 sajak, 15 cerpen, 75 soneta, 10 vilanel, 6 poems dan 2 ulasan soneta dalam e-Sastera.


MOSTHAMIR THALIB

Lahir di Igal Mandah, Indragiri, Riau. Negeri Melayu sejati di pesisir Timur Sumatera. Bekas wilayah Kerajaan Riau-Lingga. Alumni Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unri, 1989. Alumni Lembaga Pers Dr Soetomo, Jakarta, 1993. Magister Administrasi Publik, 1916.

Pernah jadi dosen tamu di IAIN Susqa, Unilak dan UIR serta jadi guru SLTA di Pekanbaru Riau dan Binjei Sumatera Utara. Mantan wartawan Riau Pos. Mantan Pimred Majalah Budaya Sagang. Mantan Pimred Harian Riau Tribune. Pernah memenangkan sejumlah lomba karya tulis opini dan jurnalistik tingkat daerah dan nasional. Penerima anugerah jurnalistik Adinegoro, 1998.

Buku tunggal cerpennya: Tuntut Mereka, Kelakar Orang Melayu Kawin, Kelakar Wak Atan, Pilih Kepala Daerah dalam Karung, Melancong Bumi Lancang Kuning dan beberapa lainnya. Puisi-puisinya menyebar di berbagai antologi di Indonesia, Malaysia dan Singapura. Menulis sejumlah buku biografi tokohtokoh teras Riau Daratan dan Riau Kepulauan serta menyelenggarakan penerbitan-penerbitan lainnya.

Sekarang mengelola Yayasan Taman Karya Riau, Pekanbaru. Fokus pada pendidikan, seni budaya dan alam sekitar. Yayasan ini menaungi TK Melayu Islam Fathrizk Kids, SD Melayu Islam Terpadu (MIT) Fathrizk, MTs Dar El Fathrizq, serta Sanggar Seni Laman Wak Atan.***


MUCHID ALBINTANI

adalah guru di Program Pascasarjana Sain Politik, konsentrasi Manajemen Pemerintahan Daerah dan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik [FISIP], Universitas Riau. Pernah menjadi Dekan [diperbantukan] di FISIP Universitas Maritim Raja Ali Haji [UMRAH], Tanjungpinang, dan Direktur Universitas Riau Press [UR Press]. Meraih Master of Philosophy [M.Phil]2004, dan Philosophy of Doctor [PhD] 2014 dari Institut Kajian Malaysia dan Antarabangsa [IKMAS] Universiti Kebangsaan Malaysia.Selain sebagai anggota dari The Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH) Jakartajuga anggota International Political Science Association, Asosiasi Ilmu Politik Internasional (IPSA) berpusat diMontreal,Canada. “Rindu Dini” merupakan antologi sajaknya yang pertama diterbitkan Unri Press, Pekanbaru 2015. “Revolusi ‘Longkang: kumpulan sajak politik”, buku sajak yang ke-2 diterbitkan Deepublish, Yogyakarta 2017. Insya Allah akan menyusul “Para Penyembah Batu” [kumpulan sajak Sufi] buku yang ketiga. ***


MUHAMAD ARIFIN

lahirpada 21 April 1998 di dusun Domas Rt 05 Rw 10, Desa Kenteng, Toroh, Grobogan, Jawa Tengah. Mahasiswa Progam studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM. Puisinyatersiar di berbagai media cetak. Karyanya terbit dalam antologi puisi bersama antara lain. Memo Anti Terorisme (Forum Sastra Surakarta, 2016) Memo Anti Kekerasan Terhadap Anak (Forum Sastra Surakarta, 2016) Aquarium & Delusi 1000 Penyair Terpilih Nusantara penulis buku tamu Gunawan Maryanto (Bebuku Publisher, 2016). Monolog Seekor Monyet ( Sabana Pustaka, 2016), dll.


MUHAMAD MUSTAGHFIRIN

, lahir di Magelang, Jawa Tengah. Ia menyelesaikan pendidikan terakhirnya dari S1 jurusan Teknik Fisika, Universitas Gadjah Mada. Hobi membaca karya sastra seperti puisi, novel, dan cerpen serta menjadi peminat karya sastra Indonesia maupun luar sejak duduk di bangku SMA.


Kijang, 31 Agustus 2019

MUHAMAD RIZKI AZHAR

anak Kijang lahir di tanah melayu. Wa: 085215583668 Email: rizkiazhar321@ gmail


MUHAMMAD DAFFA,

lahir di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 25 Februari 1999. Puisi- puisinya telah banyak dipublikasikan oleh sejumlah surat kabar, baik lokal maupun nasional, seperti: Banjarmasin Post, Media Kalimantan, Radar Banjarmasin, Koran Banjar, Buletin Jejak, Majalah Santarang, Radar Selatan, Tribun Bali, Koran Merapi, Sumatra Ekspress, dan sejumlah antologi bersama. Buku puisi tunggalnya TALKIN(2017) dan Suara Tanah Asal(2018). Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Airlangga, Surabaya.


2019

MUHAMMAD DE PUTRA

,Peraih Anugerah Kebudayaan Kategori Anak dan Remaja dari Kemdikbud RI. Pelajar di SMA Negeri 1 Pekanbaru. Bergiat di Community Pena Terbang (COMPETER), Komunitas Seni Rumah Sunting. Pendiri Forum Literasi Remaja Riau dan “Mari Berdiskusi Untuk Esok Hari”


hidupku kuhimpunkan untuknya.

MUHAMMAD HAJI SALLEH,

lahir 1942, ialah seorang penyair dan sarjana, yang memasuki dunia sastera sejak 55 tahun yang lalu. Beliau juga seorang Sasterawan Negara Malaysia dan Profesor Emeritus, yang sudah menertbitkan 14 buah buku puisi dan 45 buah buku akademik/umum. Bliau juga pernah menterjemahkan Hikayat Hang Tuah ke dalam Bahasa Ingeris (The Epic of Hang Tuah), dan kini sedang menyusun sebuah buku eseinya, Seeking Hang Tuah.

Lahir di Taiping, Perak beliau pernah mengajar di 6 buah universiti di dalam dan luar negara. Kini beliau sedang menyelesaikan alihaksara mss Hikayat Hang Tuah yang tertua (Cod. Or 1762 Leiden), bertarikh 1738 dan sudah pun menyiapkan 40 buah sajak berdasarkannya.


MUHAMMAD IBRAHIM ILYAS.

Menulis puisi dan naskah drama, sejak 1977. Karyanya dimuat dalam puluhan antologi puisi dan drama. Aktor, sutradara dan penata artistik di beberapa grup teater di Padang dan Yogyakarta. Buku puisinya Ziarah Kemerdekaan (2015) dan Syair Dalam Sekam (2016) Buku dramanya Dalam Tubuh Waktu, menerima penghargaan Sastra Indonesia, Badan Bahasa tahun 2017. HP : 081266610668


MUHAMMAD NATSIR TAHAR

menuduh dirinya sebagai Writerpreneur. Terlibat dalam penulisan puluhan buku bersama Batam Link Publisher dan Focus Publishing Intermedia. Juga menjadi editor beberapa buku biografi, sejarah, wisata, dan buku motivasi (success story).

Pernah aktif sebagai Kolumnis di Harian Batam Pos, masih di Tanjungpinang Pos, sejumlah tabloid dan siber. Bersama Focus Publishing Intermedia, ia berperan sebagai Publishing Director serta copywriter dan copy-editing sejumlah produk: buku, majalah, company profiles, project proposal, Annual Report, website contents, dll. Kini juga menjadi Pemimpin Redaksi Trinanda Media Group, pemegang Kartu Wartawan Utama Dewan Pers dan tercatat sebagai anggota PWI Kepri. Putra Riau kelahiran Bengkalis, 18 Juli 1975 ini pernah kuliah di Akademi Keuangan dan Perbankan Riau, STIE Perbanas Jakarta dan Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta. Tertarik pada sejarah dunia dan mencoba mengetuk pintu-pintu filsafat. Tulisan-tulisan filosofisnya dapat ditemui di Kompasiana dan laman www.mntahar. my.id. ***


MUHAMMAD SARJULI

bertempat tinggal di Lampung Barat, Kec. AirHitam, Desa SinarJaya, Dusun SimpangTiga. Karya–karyanya telah dipublikasikan di berbagai media online dan dibukukan bersama sastrawan dalam buku; BULAN SEMBILAN (2016)(Jawa Timur), KUMPULAN PUISI KOPI 1550 MDPL (Tha Gayo Insitue, Ruang Sastra (RS) dan Aceh Culture Center (ACC)(2016), (Aceh)), EMBUN DI LERENG PESAGI (2017) (Lampung), Majalah Simalaba (SIMALABA AWARD 2017)(2017), MAZHAB RINDU (2017)(Banten), NEGERI PARA PENYAIR (DEWAN KESENIAN LAMPUNG) (2018), (Lampung),

Festival KRAKATAU AWARD 2019. (2019), (Lampung) Dapat dihubungi melalui email; sarjuli46@gmail.com WA: 0819 9615 2796 HP : 085840445710


MUHAMMAD SUBHAN.

Penulis dan Pegiat Literasi Sumatra Barat. Puisinya terpilih tiga besar Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2019. Tahun ini ia lolos seleksi Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Kemendikbud RI untuk Provinsi Sumatra Barat.


MUHSI SIRADJ

lahir di Kudus, 6 Juni 1963. Menulis puisi dan cerpen. Karya-karyanya dimuat di Bahari, Wawasan, Sabili, Suara Pembaharuan, Duta Masyarakat, Derap, Krida Wiyata dll. Juga dimuat di antologi bersama, antara lain Sesapa Mesra Selinting Cinta, Zamrud Katuistiwa, Pasar Puisi, Menara, Ladang Sastra. Tinggal di Beji Banjaran RT 1 RW 3 Tanjungrejo, Jekulo, Kudus. Email: muhsi0606@gmail.com.


MUKHTAR MUSTAFA

– Lahir 10 Disember 1955, di Kampung Bakat, Gual Periok, Pasir Mas, Kelantan, Malaysia. Menulis Puisi, Cerpen dan Drama Radio. Cerpen dan sajak pernah tersiar di akhbar dan majalah Dewan Sastera, Dewan Pelajar, Warta Johor, Mingguan Malaysia, Utusan zaman, Berita Minggu. Mankala Drama Radio tersiar di radio Malaysia Kuala lumpur, Kota Bharu, Kuala Terengganu. Terkini, Antologi Puisi MUARA AZALI (2019) dan Antologi SONIAN, kelolaan 

Soni Farid Maulana “jantung kata” Jakarta KKK (2019)


MUKTI SUTARMAN ESPE,

lahir di Semarang. Puisi-puisinya tersiar di Kompas, Suara Pembaruan, Suara Karya, Republika, Suara Merdeka, Solo Pos, Bernas, Kedaulatan Rakyat, Koran Merapi, Koran Amanah, Radar Banyuwangi, dll. Belasan buku antologi puisi bersama juga memuat puisi-puisinya. Antara lain, Negeri Bahari (2018), Senyuman Lembah Ijen (2018), Epitaf Kota Hujan (2018), Jejak Cinta di Bumi Raflesia (2018), Antologi Puisi Kembang Wangi (2018), Jazirah, Jejak Hang Tuah dalam Puisi (2018), Cincin Api (2019), Negeri Pesisir (2019). Buku puisi tunggalnya, Bersiap Menjadi Dongeng (2013) dan Menjadi Dongeng (2019). 

Tinggal di Kudus, Jawa Tengah.


MUNADI

Alamat: Kampung Rawa Jati 003/011, Desa Rawa Rengas, Kosambi, Tangerang, Banten. Munadi seorang karyawan swasta dan tercatat sebagai anggota aktif Komsas Simalaba. Puisi-puisinya pernah dimuat di media Simalaba.


MUSA ISMAIL

lahir di Pulau Buru Karimun, 14 Maret 1971. Pernah berprofesi sebagai wartawan. Kini berprofesi sebagai pendidik dan ASN di Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis. Karyanya yang sudah terbit dalam bentuk buku antara lain empat kumpulan cerpen, satu esai sastra-budaya, satu kumpulan puisi, dan tiga novel. Peraih Anugerah Sagang (2010) dan Anugerah Pemangku Prestasi Seni dari Disbudpar Riau (2012)


MUSLIM AZOUMY

lahir di Tg. Balai Karimun pada hari senin tanggal 26 Februari 1962, setelah menamatkan Sekolah Dasar melanjutkan di Madrasah Tsanauyah Tanjung Balai Karimun dan Madrasah Aliyah Negeri Pekanbaru, pernah tercacat sebagai Mahasiswa IAIN Susqa selama satu tahun dan menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Hukum Universitas Islam Riau Pekanbaru.

Bersama penyair A. Aris Abeba pernah menyelenggarakan acara Siaran Sastra RRI Pekanbaru, menulis dan membacakan puisi diberbagai tempat serta bergabung dengan Klup Puaka Alam Riau dan Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Riau. Saat ini bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun.


MUSRIADI AMJO,

kelahiran desa Pulau Kalimanting Kuansing-Riau, Mei 1973. Alumni Sendratasik FKIP Universitas Islam Riau. Guru Seni Budaya pada SMAN 1 Kuantan Hilir Seberang, menekuni hidup sebagai petani karet. Puisi-puisinya pernah dimuat dalam Antologi Bersama, “999 sehipun puisi penyair riau”, dan “HARIPUISI. INFO”. Sekarang bermastutin di Kota Pekanbaru-Riau. Nomor Telpon/WA 

:081378957745, Email: musriadi73@gmail.com


MUSTIAR AR,

Penyair kelahiran Meulaboh 15 April 1967.penerima Anugerah Budaya tahun 2016 ini,menamatkan sekolah di Madrasah Aliyah Neg 1 Meulaboh.karya pertamanya termuat di media SKM Taruna Baru,Medan.dengan judul ‘Kutambat Kapal Di Dermagamu’ tahun 1987 dan berturut pula puisi Mustiar Ar dimuat pada Buletin Geunta Yogyakarta Buletin Meulaboh


MUTHIA ARAHMAH,

tempat tanggal lahir di Bengkulu 29 mey 1999. Saya asli orang minang (padang) tepatnya Batu sangkar-tanah datar-kumango, dimana saya anak perantau dari kecil, sehingga saya sekarang menetap diKota Sungai Penuh (Kerinci) Provinsi Jambi.


NELLI GUSMITA, demikian nama perempuan yang lahir pada tanggal 24 Agustus 1967 di Bukittinggi ini. Ada beberapa tulisan yang telah dia buat, baik berupa puisi, pantun, cerpen dan novel.

Karya yang sudah di bukukan diantaranya novel yang berjudul “Tuhan Kutitip Ibu Pada-Mu”, Nyanyian Warna (antologi puisi bersama), Tentang Sebuah Buku dan Rahasia Ilmu (Antologi puisi Bersama Guru se ASEAN).

Saat ini menetap di perumahan mutiara sakinah Biaro, ampek angkek Agam Sumbar dan masih aktif mengajar sebagai guru Bahasa Inggris di SMPN I 

Banuhampu Kab. Agam Sumbar. HP/WA 081374146633


NI WAYAN IDAYATI

Menulis puisi, esai dan berita jurnalistik. Puisi-puisinya terhimpun dalam Antologi Puisi Bersama “Dendang Denpasar, Nyiur Sanur” (2012), Antologi Pertemuan Penyair Nusantara VI “Sauk Seloko” (2012), Antologi Puisi Lomba Cipta Puisi Komunitas Kopi Andalas (2013), Antologi Puisi Dari Negeri Poci 6: Negeri Laut (2015), Buku Antologi “Dari Gentar Menjadi Tegar” Komunitas Bergerak Seni Indonesia Berkabung (2015), Buku Antologi Puisi “Klungkung” (2016), Antologi Hari Puisi Indonesia 2016 ‘Matahari Cinta Samudera Kata’, Buku Antologi Puisi-Puisi Spriritual dan Sosial “Kavaleri Malam Hari”, diterbitkan Abdurrahman Wahid Centre UI (2017), “Dari Negeri Poci 8: Negeri Bahari” (2018), “Senyum Lembah Ijen “(2018), antologi puisi “Epitaf Kota Hujan” (Pertemuan Penyair Asia Tenggara di Padangpanjang, 2018) dll. Antologi puisi tunggal pertamanya berjudul “Doa Ikan Kecil” terbit tahun 2019. Kini sebagai pengelola program di Bentara Budaya Bali (ruang kebudayaan Kompas Gramedia). Email: kumbangsepatu@ gmail.com. Telp/WA: 085238252751. Facebook: Ni Wayan 

Idayati.


NIA ERMAWATI.

Lahir di Pasuruan, 13 Januari 2002. Cita-cita ingin menjadi wanita yang sukses dunia dan akhirat ^_^. Alamat emailnya niae80547@gmail.com. Akun facebooknya “Nia” no.hp 08991303148, instagram “niaerlak”


NIA ROHANIA, S.H, SPD, MPD, lahir di Bandung 13 Juni 1972. Biasa dipanggil Nia atau Hania. Tinggal di Kp. Warung Manggah Rt. 01 Rw.03 Jl. Arwinda No. 211 Cianjur. Saat ini Nia menjadi tenaga pengajar Bahasa Inggris di SMK Fauzan Sengkong Cibiuk Cianjur. Selain mengajar Nia juga seorang Advokat, Presenter TV lokal Cianjur, Ketua Yayasan Rohania dan juga Ketua Yayasan Bantuan Hukum Srikandi Nayantara. Hobinya adalah modelling, menulis dan travelling.


NIA SAMSIHONO

Dad Murniah atau juga dikenal dengan nama Nia Samsihono, lahir di Pontianak 16 September. Menyelesaikan SMA di SMA N I Purbalingga. Kuliah di Fakultas Sastra Universitas Diponegoro Semarang dan melanjutkan pascasarjana di Universitas Indonesia, Jakarta. Bekerja di Badan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sekarang sudah purnabakti, menekuni lagi hobi menulis sastra dan bahasa. Sambil bersastra juga menjadi ahli bahasa dalam berbagai kasus pencemaran nama baik, pemfitnahan, dan lainnya.


NILA HAPSARI

Alumnus Fakultas Biologi UGM Yogyakarta yang juga penikmat sastra dan film. Sejumlah karyanya telah dimuat di berbagai media cetak dan buku antologi puisi bersama, di antaranya: Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia (Jilid II, 2014), Sajak Puncak (TareSi Publisher, 2015), 1000 Haiku Indonesia (Kosa Kata Kita, 2015), Antologi Tifa Nusantara 2 (DKKT, 2015), Antologi Dari Negeri Poci 8: Negeri Awan (Kosa Kata Kita, 2017), dan Epitaf Kota Hujan (Temu Penyair Asia Tenggara, 2018).


NOOR IZWANY BINTI AHMAD

dilahirkan dan dibesarkan di Tangkak, Johor. Beliau menamatkan persekolahan di Sekolah Menengah Sains Johor pada tahun 2002. Beliau memiliki Ijazah Sarjana Muda BSc. Pengurusan Teknologi dan Sarjana MBA (Pengurusan Operasi Lanjutan) serta Diploma Pendidikan dalam Bahasa Inggeris. Beliau kini bertugas sebagai guru Bahasa Inggeris dan Guru Data di SK Seri Jaya, Johor, Malaysia. Beliau mendapat gelaran Pengkarya Guru, setelah menamatkan Program Pembangunan Pengkarya Guru KPM anjuran Kementerian Pendidikan Malaysia pada tahun 2016.

Karya puisi beliau boleh dibaca dalam 2 buah antologi puisi iaitu Antologi Puisi Merdeka 60 - Bianglala Melukis Syurga dan Meracik Purnama. Manakala, karya yang bakal terbit pada tahun 2019 ini ialah Antologi Cerpen dan Anekdot Dambaan Kasih Tulus Setia, Antologi anekdot Rimba Kehidupan, Murabbi Dalam Hatiku edisi ke 3 dan Antologi Cerpen Kanak-kanak: Misi Penyiasatan Bermula.


NOR ANIDA,

lahir di Tabalong, Kalimantan Selatan. Ia menyelesaikan sekolah menengah atasnya di Man 3 Balangan. Hobi membaca dan memulai belajar menulis saat tergabung di komunitas online Rumah Membaca Indonesia (RMI).


NOR HIDAYAH BINTI MOHD BOHARI

, diahirkan di Johor Bahru, Johor, Malaysia.Pemilik Ijazah Sarjana Muda Sains (Komputer), UTM Skudai dan Diploma Pendidikan Pengajian Inggeris, IPGK Ilmu Khas. Berpengalaman 13 tahun dalam pendidikan. Karya telah diterbitkan dalam buku antologi puisi guru, Meracik Purnama (MBKM dan PENA, 2019) buku antologi anekdot Murabbi Dalam Hatiku (WMBM, 2019), buku antologi anekdot Dambaan Kasih Tulus Setia (WMBM, 2019) dan buku antologi catatan Corat Coret Pesta Buku Antarabangsa Kuala Lumpur 2019 (ITBM dan NCR, 2019).


NORHAM ABDUL WAHAB

Alumni Fakultas Sastra (Sekarang FIB) UGM Yogyakarta ini lahir di Bengkalis, Riau, pada hari Kamis, 15 September. Karya cerpen, puisi, esai dan tulisan kolomnya dimuat di beberapa media massa dan buku antologi bersama. Buku kumpulan cerpennya “Ulat Perempuan Musa Rupat” diterbitkan Yayasan Sagang Intermedia, Pekanbaru (Februari, 2018). Buku puisi tunggalnya “Preman Simpang” (Taresi Publisher, Jakarta, Juni 2018) alhamdulillah terpilih sebagai “Buku Puisi Terpuji Anugerah HPI 2018”. Buku puisi tunggalnya yang terbaru adalah “Tuah Uzlah” (TareBooks, Jakarta, Juni 2019). Selain itu, ia juga menulis kisah- kisah Nabi Muhammad Rasulullah saw dan sahabatnya, yang terkumpul dalam kitab “Seri Kisah Wak (1), Ketika Nabi Tak Berbagi” (TareBooks, Jakarta, November 2018). Sekarang bermastautin di Desa TeMBoro, Kec. Karas, Kab. 

Magetan, Jawa Timur.


NUR AMIR MH

atau Amiruddin bin Md.Ali Hanafiah dilahirkan di Kampung Awat, Batu Anam, Segamat pada 12 November 1965. Beliau berkelulusan dari Universiti Malaya. Beliau telah menghasilkan lebih 150 buah puisi dan tersiar dalam pelbagai media termasuk Dewan Sastera, Dewan Budaya, Mingguan Malaysia, Berita Minggu dan lain-lain. Puisinya turut termuat dalam lebih 60 buah antologi bersama termasuk antologi puisi bersama-sama penulis Thailand dan India. Pernah memenangi Anugerah Sastera Darul Ta’zim kategori puisi eceran (1996 dan 2003). Turut menerima Anugerah Pewaris Seni Budaya Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) pada tahun 2007. Pernah mewakili Malaysia untuk program penulisan Majlis Sastera Asia Tenggara (MASTERA), Bogor tahun 2000 dalam bidang drama. Antara kumpulan puisinya ialah Jalan Warisan, Sebuah Bukit Sebuah Pulau dan Anak Warisan.

Beliau kini merupakan Ketua Satu Persatuan Penulis Johor (PPJ) dan Ketua Dua Gabungan Persatuan Penulis Nasional Malaysia (GAPENA) dan Pengerusi Biro Dokumentasi Majlis Kebudayaan Negeri Johor (MKNJ).


NUR HALIMAH.

Lahir di Sulit Air, Solok, Sumatera Barat, 10 Juni 1997. Aktif bergiat di Forum Pegiat Literasi (FPL) Padang Panjang. Aktif juga disalah satu Taman Bacaan Masyarakat “ Ruang Baca Rimba Bulan”. Sekarang sedang menyelesaikan kuliahnya di STAI Imam Bonjol Padang Panjang, Prodi BKI (Bimbingan Konseling Islam), Semester VI. Ia berdomisili di Jl. El Yunusiyah, Pasar Usang, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat. Pernah mendapatkan juara 1 Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional 2018 untuk guru. Memiliki Kumpulan Puisi “Catatan Tentang Rasa”. Karya yang dimuat diantaranya kumpulan Antologi puisi: Tuna Asmara (2018), Suara Hati Untuk Guru (2018), Rainy Day Festifal (2018), Doa Bagi Ibu Pertiwi (2018), Antologi untuk Lombok (2018) dan mengikuti lomba Cipta Puisi lainnya. HP/WA 081276483740. Email :halimahnur953@ gmail.com, instragram:Halimahnur_97, FB : Nur Halimah.


OKA,

putera kelahiran Tanjungpinang, sehari-hari aktif dan bergelut dalam dunia pendidikan.


OUI BIN SAL

Berkelulusan Sarjana MudaTeknologi Maklumat dengan kepujian dari Unitem dan DiplomaPerguruan dari Maktab Perguruan Kota Bharu,kelantan .kini sedang berkhidmatSebagai Guru Penolong Kanan Kokurikulum di Salah sebuah sekolah rendah di daerah Tanah Merah,kelantan.Mula menulis seawal tahun 1978 di ruangan utusan pelajar,mingguan perdana,bacaria dan banyak akhbar tabloid.

Banyak penulisan genre sastera pantun,sajak ,gurindam,anekdot dan cerpen serta mutiara kata. Hasil penulisan tersiar di Utusan Malaysia,Mingguan Malaysia, Sinarharian ,Majalah Pendidik, Dewan Sastera ,Pelita Bahasa,New Sabah Times dan beberapa media sosial E-sajak yang lain serta banyak antologi puisi dan pantun.


P. NURAENI

dilahirkan di Sumedang, pada tanggal 29 Mei 1969. Penulis telah menghasilkan karya sastra berupa buku Novel perdana dengan judul Aku, Kamu, dan Puisiku, Kemudian menyusul Novel Tatkala Cinta Membelah Langit Saudi penulis juga mengarang buku kumpulan puisi denganjudul, Derap Langkahku, Akan Kupetik Bintang, Bulan Jatuh di Pangkuan


PILO POLY

adalah nama pena dari Saifullah S. Ia lahir di Bandar Baru, Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Buku Puisinya adalah Yusin dan Tenggelamnya Keadilan (2014), Sehelai Daun yang Merindukan Ranting (2016), dan ARAKUNDOE 92018). Kini, penerima Beasiswa Tempo Institute Angkatan V 2017 itu bergiat di Komunitas Sastra Indonesia (KSI).


PRINGADI ABDI SURYA.

Buku terbarunya berjudul Sejumlah Pertanyaan tentang Cinta (Elexmedia, 2009). Catatan pribadinya bisa dibaca di catatanpringadi


PUAN SABARIAH BINTI MOHD YUNUS

Tarikh lahir 17 Mac 1950.Pekerjaan,Pesara Guru,tarikh pencen 17 Mac 2006 dilanjutkan hingga 17 Mac 2010.Sekolah terakhir mengajar Sekolah Menengah Seksyen 24 Shah Alam,Selangor.Mengajar mata pelajaran Bahasa Melayu dan Pendidikan Moral.Guru cemerlang Pendidikan moral dan sebagai fasilatator peringkat negeri Selangor untuk guru-guru moral.


R DANIANS

Panggil saja Rey, dengan nama akun facebook R Danians. Penulis asal Tasikmalaya yang pernah menerbitkan 3 buku Antologi Puisi, yakni 2 buku tunggal dan 1 buku kolaborasi dengan judul “Eufoni Jiwa” (tunggal) terbitan bulan Desember 2015, “Black White Love” (tunggal) terbitan bulan Februari 2017, dan “Nada-nada Cinta” (kolaborasi) terbitan bulan Maret 2016.


RAHEM

Kelahiran Sumenep, 20 April 1999. Alumni Miftahul Ulum Bancamara Giliyang dan Nasy’atul Muta’allimin Gapura Timur Gapura Sumenep semasa di sekolah aktif di Komunitas ASAP (Anak Sastra Pesantren) dan SANGGAR RELAXA. Dan saat ini bergabung di Kelas Puisi Bekasi, puisinya di muat di antologi “Gus 

Punk dan Surat Berdarah di Antara Gelas Retak” bisa di hubungi melalui WA : 

085335940065


RAIHAN RIZQI MUHTADIIN

, lahir di Bontang, Kalimantan Timur. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Bontang dan kini tengah menempuh pendidikan lanjut di Universitas Indonesia, Depok. Program studi yang ia ambil adalah Sistem Informasi. Hobinya membaca, menonton anime, mendengar dan membuat musik, dan mengolah data menjadi informasi. Ia berharap, dengan tergabungnya ia sebagai anggota Komunitas Rumah Membaca Indonesia (RMI), ia dapat belajar menulis meskipun disela-sela kesibukan kuliah. Sekaligus untuk membantu mewujudkan keinginannya, menyelamatkan kualitas literasi bangsa yang masih dalam tahap kurang memuaskan.


RAMLI MARPAUNG,

lahir di Kisaran 10 September 1958 pada tanggal 10 September 1958. Mulai menulis sekitar pertengahan 1979. Puisi-puisinya pernah terbit di Harian Waspada, Mimbar Umum, Analisa, Sinar Pembangunan dan Mingguan Dobrak dengan berbagai nama pena yang berbeda. Ikut serta dalam antologi bersama antara lain Simpang Jalan (Asahan

1985), Sendja Djiwa Pak Budi (Medan 2018), A Skyful Of Rain (Banjarbaru 2018), 100 Penyair Indonesia Dalam Antologi Puisi Binjai (Binjai 2019), Bulu Waktu (Jakarta 2019), Sajadah (Medan 2019) dan Swara Masnuna (Lampung 2019). Beberapa kali memenangkan Lomba Cipta Puisi. Pendidikan terakhir Strata 1 Pendidikan PPKn Universitas Muslim Nusantara Alwasliyah Medan. Saat ini kesehariannya sebagai pensiunan ASN dan menetap di kota kelahirannya Kisaran.


RATNA AYU BUDHIARTI

lahir di Cianjur, 9 Februari 1981. Alumni Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi dan Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Siliwangi. Menyukai perjalanan dan kuliner, serta sedang menekuni yoga. Ia menulis puisi, cerpen, dan artikel. Karyanya telah dimuat di berbagai media cetak lokal dan nasional serta diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Perancis, Rusia, dan Korea. Telah menerbitkan 7 buku tunggal dan 44 antologi bersama. Buku Magma, buku ke6, masuk nominasi 10 besar Hari Puisi Indonesia 2017. Meraih penghargaan “Wanita dan Budaya Award” dari majalah Good Housekeeping Indonesia (2013). Pernah menjadi peserta beberapa acara sastra, di antaranya: Festival Puisi Internasional Indonesia 2012 dan Ubud Writers and Readers Festival 2012, serta Festival Sastra Internasional Gunung Bintan 2018. Mengisi workshop dan menjadi juri pada beberapa lomba tingkat nasional.

Pernah berkegiatan di Sanggar Sastra Tasik, Majelis Sastra Bandung, Komunitas Perempuan Penulis Indonesia, dan Asean Women Writers Association. Saat ini bergiat di Komunitas Posstheatron Garut, di Himpunan Sastrawan dan Dramawan Garut, serta di Penyair Perempuan Indonesia. Buku puisi terbarunya, 

Sebelas Hari Istimewa terbit April 2019 lalu. Email: ratna_g_ayu@yahoo.com


REFDINAL MUZAN,

lahir di Padang 15 Mei, Penyair yang keseharian berprofesi sebagai guru bahasa Inggris di SMP N 1 Sungai Pua, kabupaten Agam

Telah menyertakan beberapa karyanya dalam beberapa Antologi Kumpulan puisi tunggalnya yang telah terbit adalah MOZAIK MATAHARI (Penerbit FAM Publishing, 2012), SALJU DI SINGGALANG (Alif Gemilang Pressindo, 2013) , DANDELION (Pena House, 2016) dan TITIAN KABUT (Mediaguru, 2018).

Pernah meraih beberapa penghargaan baik dalam ajang Lomba Baca Puisi dan Lomba Menulis Puisi. Beberapa karyanya juga telah dimuat di koran Lokal dan nasional

Sosok penyair ini menetap di perumahan Mutiara Sakinah Biaro, kabupaten Agam Sumbar, Nomor HP/WA 081374359199, Email: refdinalmuzan@ rocketmail.com.


RIDA K LIAMSI , lahir di Dabosingkep, kabupaten Lingga, propinsi Kepulsuan Riau. 17 Juli 1943. Sudah menerbitkan 4 kumpulan puisi tunggal , terakhir 2017, Secangkir Kopi Sekanak. Puisi puisinya juga ada yang diikutkan dalam antologi puisi bersama antara lain Matahari Cinta, Samudera Kata (2016), dan beberapa lainnya. Dan buku puisinya rose memenangkan penghargaan badan bahasa 2018. Sekarang menetap di Tanjungpinang, kepulauan Riau. Dapat dihubungi via wa 08117001943 atau emai : rliamsipku@gmail.com


RIKI UTOMI lahir Pekanbaru 19 Mei 1984. Menamatkan studi di FKIP Universitas Islam Riau (UIR) Prodi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Sejumlah puisinya pernah dimuat KOMPAS, Koran Tempo, Media Indonesia, Pikiran Rakyat, Lampung Post, Banjarmasin Post, Serambi Indonesia, Padang Ekspres, Rakyat Sumbar, Inilah Koran, Kendari Pos, Riau Pos, Sumut Pos, Batam Pos, Haluan Riau, Haluan Kepri, Harian Vokal, Nusantaranews.co, Majalah Sabili, Tabloid Tanjak, Buletin Jejak, Majalah Sagang, Koran Riau. Mendapatkan Penghargaan Acarya Sastra dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Jakarta 2015 dan Penghargaan Pemangku Prestasi Seni Sastra dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Riau 2016. Bukunya yang telah terbit Mata Empat (cerpen, 2013), Sebuah Wajah di Roti Panggang (cerpen, 2015), Mata Kaca (cerpen, 2017), Menuju ke Arus Sastra (esai, 2017), Belajar Sastra Itu Asyik (buku pelajaran, 2019). Tengah menyiapkan buku puisi Amuk Selat dan buku cerpen keempat Anak-Anak yang Berjalan Miring. Tinggal di Selatpanjang, Riau.


RINI INTAMA,

pendidik, penulis lahir tanggal 21 Februari di Garut, Jawa Barat. Anggota Komite Sastra “Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang”, Aktif di Komunitas Saung Sastra Tangerang, Komunitas penulis Nyi Mas Melati Tangerang, Komunitas Penyair Perempuan Indonesia. Buku karya tunggal: HIKAYAT TANAH JAWARA, Babad Banten dalam sekumpulan puisi 2018. KIDUNG CISADANE, Sejarah dan Budaya Tangerang dalam Puisi 2016. PANGGILAKU LAYUNG. Sebuah Novel 2015, A YIN, kumpulan cerpen, 2014. TANAH ILALANG DI KAKI

LANGIT, Kumpulan puisi 2014, GEMULAI TARIAN NAZ, Jejak sajak Rini Intama (Q Publisher), 2011. Dan puluhan buku antologi bersama puisi dan cerpen, dimut juga dalam beberapa harian lokal. Penghargaan

: Anugerah 5 buku puisi terbaik Tingkat Nasional Yayasan Hari Puisi Indonesia 2016. Anugerah Acarya Sastra bagi Pendidik dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud 2017 dan Penghargaan 14 Buku terpuji Yayasan Hari Puisi Indonesia 2018.


RISKI NURLIANA LUBIS, orang batak yang sekarang tinggal di daerah melayu yaitu di daerah Kepulauan Riau tepatnya di PERUM Puri Indah Km.12 Tanjungpinang Timur,Tanjungpinang. 

Alumni Universitas Medan Area (UMA) Jurusan Psikologi.


UMMI RISSA

adalah nama pena dari Rissa Churria, tinggal dan menetap di Bekasi. Kegiatan sehari hari adalah sebagai tenaga pengajar di beberapa sekolah Bekasi dan Bogor, juga sebagai dosen di salah satu kampus di Jakarta. Aktif sebagai penggiat sastra, diantaranya yaitu: Forum Sastra Bekasi, Dapur Sastra Jakarta, Ziarah Karyawan Indonesia – Malaysia dan dibeberapa komunitas sastra Nusantara.Karya yang telah diterbitkan dalam Antologi Tunggal; Harum Haramain, Kumpulan Puisi Perempuan wetan , Sajak Bumi Osing, Liku Luka Perang Saudara. Dan lebih dari 50 antologi bersama. Juga menulis diBuletin Jejak - Forum Sastra Bekasi, Lumbung Sajak Forum Sastra Bekasi, harian lokal Radar Bekasi dan Radar Banyuwangi.


ROFQIL JUNIOR

adalah nama penadari Moh. Rofqil Bazikh. Lahir di pulau Gili yang kec.Dungke kkab.Sumenep Madura pada 19 Mei 2002. Berdimisili di Gapura Timur Gapura Sumenep. Aktif di Kelas Puisi Bekasi dan Komunitas ASAP Merupakan alumnus MA.Nasy’atul Muta’allimin Gapura Timur Gapura Sumenep tempatnya memulai berproses menulis. Puisinya mendapat juara 1 dalam lomba yang diadakan oleh PT. Mandiri Jaya Surabaya sekaligus terangkum dalam antologi Surat Berdarah di Antara Gelas Retak(2019). Puisinya juga tremaktub dalam antologi Dari Negeri Poci 9; Pesisiran (KKK;2019) serta Bulu Waktu (Sastra Reboan;2018) dan Puisinya masuk antologi Banjar baru Festival Literary (2019). Saat ini sudah menulis puisi di berbagai median cetak dan online antara lain Suara Merdeka, Banjarmasin Post, Malang Post,Radar Malang, Bangka Post, Radar Banyuwangi, Radar Cirebon, Radar Madura, Rakyat Sumbar,RadarPagi, Kabar Madura, Takanta.id, Riau Pos, NusantaraNews, dll.


ROMO PASCHAL

atau Chrisanctus Paschalis Saturnus Esong, biasa dipanggil, asal kelahiran Dabo Singkep dan kini berdomisili di Batam. 

(087710482268 / 081373242926)


ROSLAN MADUN

merupakan Maestro Syair Balai Pelestarian Nilai Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang Indonesia. Juga merupakan Munsyi Sastera Dewan Bahasa Dan Pustaka Malaysia. Pelopor dendangan syair pelbagai irama dan telah menerbitkan 18 buah album. Beliau pernah mengadakan persembahan lagu rakyat di Jepun, Korea Selatan, Kemboja, Brunei, Singapura dan beberapa kota di Indonesia. Menghasikan lebih 20 antologi puisi bersama penyair Malaysia dan Indonesia. Beliau mengadakan siri Kembara Syair ke Brunei, Sumatera dan Kepulauan Riau. Berjaya mengadakan 4 kali Konsert Syair Asean di Kuala Lumpur 2016 dan 2017, di Kota Medan 2017, di Kota Tanjungpinang 2018. Terkenal sebagai Raja Syair Nusantara anugerahdari Grup Yong Dollah di Bengkalis, Riau 2018. Selain sastera, beliau bergiat di bidang teater, drama tv dan filem sebagai penulis skrip, pelakon dan sutradara.


ROSO TITI SARKORO,

pendiri dan aktivis Keluarga Studi Sastra 3 Gunung (KSS3G) Temanggungg. Ia masih terus aktif menulis puisi. Buku kumpulan puisinya “Jagat Gugat” (2014) dan “Jagat Punakawan” (2018), juga tersebar di berbagai antologi bersama dan media cetak. Alamat Jalan Raya Kedu KM 3, RT 02/RW 04, Nglarangan 

Candimulyo Kedu Temanggung Jawa Tengah


NAMA : ROUZIL ARMIZA BINTI HAJI SHAMSIR

Tarikh lahir : 11 September 1972 Pekerjaan : Pensyarah Jabatan Bahasa

Alamat tempat bekerja : Institut Pendidikan Guru Kampus Pendidikan Teknik 

71760 Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia

Telefon: +60182244525

Alamat emel: rouzilarmiza@gmail.com Pengalaman mengajar: 26 tahun (1993 – 2019)


ROYMON LEMOSOL,

kelahiran Lumoli, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, 24 Agustus 1971. Puisi-puisinya pernah menghiasi halaman sejumlah media lokal maupun nasional, antara lain Majalah Fuly, Asau, Lombok Post, Suara NTB, Banjarmasin Post, Riau Post, Koran Seputar Indonesia, Media Indonesia dll. Sebagian lagi termaktub dalam 40 buku antologi bersama. Puisinya yang berjudul “Pulang” meraih anugerah puisi pilihan Gerakan 1000 Asean mMenulis Puisi yang diselenggarakan Perkumpulan Rumah Seni Asnur di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta 2018. Buku kumpulan puisinya, Sebilah Luka Dari Negeri Malam (Akar Hujan, 2015), Jejak Cinta Di Negeri Raja- raja (Teras Budaya, 2019). Roymon dapat dihubungi melali HP/WA: 085243130770 email pazaluei@yahoo.co.id


ROZELIN VITALIS

Lahir pada 26hb januari 1975 di kampung BingkOR,Keningau,sabah. Mula menulis pada tahun 1994.Setakat ini telah menghasilkan 30 buah antologi puisi dan cerpen.pencapaian terbesar beliau dalam kepernyairan setakat ini beliau telah menang dalam sayembara penulisan puisi dan cerpen ajuran Lembaga kebudayaan Sabah,mendapat tempat ke-3 dalam sayembara penulisan puisi 30 tahun PERWILA dan hadiah sagu hati sayembara menulis puisi Hari Malaysia.Beliau mendapat pendidikan di Sekolah Menengah Kebangsaan BIngkor,Keningau dan kini beliau hanya berkerja sendiri

.Rozeline Vitalis juga ahli Persatuan Ikatan Penulis Sabah. Dan persatuan penulis Momogunsia.


RUHAN WAHYUDI.

Lahir di Gapura Tengah Gapura Sumenep Madura pada 06 Mei 2000. Aktif di Kelas Puisi Bekasi dan Komunitas ASAP Merupakan alumnus MA. Nasy’atul Muta’allimin Gapura Timur Gapura Sumenep dan MTs. Al-Huda Gapura Timur, memulai berproses menulis Puisi di bangku MA Nasy’atul Muta’allimin, dan puisinya pernah mendapat juara 3 di tingkat nasional, juga sebagai 11 nominasi pemenang lomba cipta puisi 2019 Hari Puisi Nasional Disparbud DKI Jakarta, Puisinya juga termaktub dalam antologi bersama, Banjarbaru Festival Literary (2019), Sua Raya (Malam Puisi Ponorogo; 2019), Dongeng Nusantara Dalam Puisi (2019) Menenun Rinai Hujan dan lainnya, Puisinya juga tersebar di berbagai media cetak dan online antara lain Radar Banyuwangi, Radar Cirebon, Radar Madura, ,Radar Pagi, Tembi id. Magelang Ekspres, dan lainnya ,Facebook Ruhan Wahyudi Alamat: Jl. Gapura Dusun Sema RT/ RW 02/05 Gapura Tengah Gapura Sumenep Madura, 69472


SAHAYA SANTAYANA

nama pena dari Muhammad Rizky Arbianto. Lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, 12 Desember 1995. Aktif di Sanggar Sastra Tasik (SST) sejak Tahun 2014.


SAIFUL BAHRI, kelahiran Sumenep-Madura, O5 Februari 1995. Ia mengabdi di Madrasah AlHuda. Selain menulis, ia juga seorang aktivis di kajian sastra dan teater “Kosong” 

Bungduwak.


SALMAN YOGA S.

Lahir dan besar di Takengon Aceh Tengah, aktif disejumlah organisasi sosial, profesi, seni dan gerakan kebudayaan juga mengeditori sejumlah buku. Menggeluti dunia peran dan sastra dari interaksinya dengan seni tradisi Didong Gayo. Bergiat di Lembaga The Gayo Institute (TGI), Komunitas Teater Reje Linge (KomtreL), Komunitas Sastra Bukit Barisan (KSBB), Pendiri Perpustakaan Umah Buku Empu Numak (UBEN) Takengon. Sebahagian karyanya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Rusia, Arab, Jerman serta 40 bahasa nusantara. Mengajar di UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Selain itu juga sebagai petani kopi di tanah Gayo. Tinggal dan menetap di Kampung Asir-Asir Atas No. 70 Takengon-Aceh Tengah (24513). Hp/WA. 0813 6272 6789.

Email: salmanyoga@yahoo.co.id.


SAMSON RAMBAH PASIR, lahir di Pasirpengaraian, Rokan Hulu, Riau, pada 19 Agustus 1968. Menyelesaikan pendidikan SD, SMP, dan SMA di kampung halaman tempat dilahirkan. Kemudian kuliah di Program Diploma II FKIP Universitas Riau. Memperoleh gelar Sarjana Sastra dari Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru. Sempat menjadi wartawan pada Mingguan Demi Masa Medan (1989) dan Mingguan Genta Pekanbaru (1990). Menjadi guru (1991-2003). Berhidmat di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (2003-2017) dan Dinas Pendidikan Kota Batam (2017-sekarang). Menerajui Dewan Kesenian Batam sebagai Skretaris Umum (2001-2003) dan Ketua Umum (2003-2007).


SAMSUDIN BIN AHMAD

dilahirkan pada 3 Oktober 1955 di Kampung Batu Menunggul, Pendang, Kedah, di Malaysia Barat. Mendapat pendidikan awal di Pendang dan di Alor Setar, Kedah sehingga memperolehi Sijil Tinggi Pelajaran (STP). Kemudian mengikuti Pengajian Asas Perguruan di Maktab Perguruan Bahasa Lembah Pantai, Kuala Lumpur pada tahun 1978 hingga 1979. Pada tahun 1988 beliau melanjutkan pengajian peringkat Ijazah Asas di Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam bidang Pendidikan Bahasa dan Kesusasteraan Melayu hingga tahun 1991. Pada tahun 1999 hingga tahun 2000 beliau menyambung pengajian peringkat Sarjana dan memperolrhi Ijazah Sarjana Sastera dari UPM dalam bidang Kesusasteraan Melayu Moden.

Beliau memulakan perkhidmatan sebagai guru di SMK Penanti, Bukit Mertajam pada tahun 1980. Pada 1985 beliau ditukarkan ke negeri Kedah dan bertugas di beberapa buah sekolah menengah di daerah Sungai Petani sehinggalah beliau bersara pada tabun 2011.


SHAFWAN HADI UMRY

, lahir 27 Januari 1951 di Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Sumatra Utara.).Karya puisinya dikumpulkan dalam “Menyimak Ayat Ombak (1996) dan “Telaga” (2018).Sementara itu, puisi-puisinya juga terdapat dalam berbagai antoloji yaitu: Puisi Temu Sastrawan Sumatera Utara (1977),Tiga Muka (1979), Rantau (1984), Titian Laut (1985 dan 1990) Ilham (1991), Muara (1988) dan Jejak (2004).Buku- buku yang dihasilkan antara lain , Apresiasi Sastra (Wina,Bandung, 1997),Mitos Sastra Melayu (USU Press,2010), Sastra Relegius (Mitra, 2012),Psikologi Sastra (Mitra,2012),Sastra Mandiri Telaah Puisi, (Format Publishing,2011), Gelombang Sastra, Kajian Kontekstual (PMS,2016) , Serumpun Sajak Melayu (PMS, 2014), Berkelana dalam Dunia Sastra (Mitra, 2017).Kini masih aktif selaku Dosen Pendidikan bahasa Indonesia Pascasarjana S-2 UMN Al Washliyah Medan.


SHAIRAZI BIN HAJI MOHAMMAD

, seorang pendidik yang giat menulis puisi, berkelulusan bidang Bahasa dan Kesusasteraan Arab dari Universiti Hasan II Casablanca Morocco. Dilahirkan pada 5 Mac 1967 di Tanah Merah Kelantan Malaysia. Beberapa buah puisinya termuat dalam antologi puisi guru. Beliau percaya bahawa seni adalah cerminan masyarakat dan seni untuk khalayak


SIAMIR MARULAFAU

lahir di Nias,17 Mei 1958.Menamatkan studi S1 dalam ilmu sastra Inggris USU pada tahun 1984,dan diangkat menjadi salah seorang staf pengajar bahasa dan sastra Inggris pada jurusan sastra Inggris FIB USU,Medan tahun 1985.Pada tahun 2004,menamatkan studi dalam bidang ilmu linguistik (S2) pada Sekolah Pasca Sarjana USU.Medan. Disamping mengajar di FIB USU Medan,juga mengajar di beberapa perguruan tinggi seperti Fak.sastra UISU,Medan dan UMSU. Melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dalam beberapa prospek dan aspek ilmu bahasa dan sastra disamping aktif menulis puisi dan cerpen di berbagai media seperti face book dan lain sebagainya. Topik-topik karya sastra Utama yang pernah ditulis dan dipublikasikan seperti: “Penyair Dalam Lingkaran Cinta” (Antologi Puisi,2013);”Cintaku Di Danau Singkarak”(Kumpulan Cerpen,2013); “Kado Untuk Presiden”(Antologi Puisi,2014);” Humanity”(Antologi Puisi Bahasa Inggris,15);”Bahtera Dalam Ayat”(Antologi puisi,2016); “Lighting”(Antologi Puisi Bahasa Inggris,2016), “Taqwa kepada Allah”(Antologi Puisi, 2018)


SISWANTO,

Sapaan Akrabnya Lahir Di Kobar 1 April 1988 Silam. Saat Ini Ia Bekerja Sebagai Asn Di Sma Negeri 2 Kurun Menjadi Seorang Pendidik.


SITI ROUDLOTUL JANAH biasa dipanggil Jannah. Lahir di Demak, 2 Juni 1999. Alamat Cangkring Karanganyar Demak RT/RW 03/04. Sedang menempuh kuliah di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.


SITI SAIRA. H nama lengkapku, biasa disapa dengan Ira, nama pena Sair, lahir di Kuala Enok, 09 Februari 1999. Sekarang sedang menempuh pendidikan di Universitas Jambi PRODI Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester 5.


SITI SALMAH

, lahir di T. Kaluang 26 Oktober 1983. Menjadi Penulis bukanlah cita-cita awalnya, kecintaannya pada dunia seni peran ( Teater) mengantarkannya menjadi Pegiat Literasi Puisi Konservasi dan mencintai dunia sastra, beberapa karyanya pernah di muat di Media Masa dan antalogi puisi bersama.


SITI ZAINON ISMAIL

(Dewan Sastera Mei 2014 * Hadiah Sastera Malaysia Perdana 2014/2015)


SMBAGASKARA

lahir di Pasir Pengaraian, 31 Mei 1997. Aktif menggeluti bidang sastra seperti membacakan puisi dipelbagai kota dan negara seperti Surabaya, Tanjungpinang, Bintan, DKI Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, serta Johor, Malaysia. Selain itu, saat ini juga menggeluti organisasi kampus. Mahasiswa perantauan asal Batam dan saat ini menempuh pendidikan di Yogyakarta. Dapat dikontak melalui surel smbagaskara@gmail.com. ‘Lakukan sebagai ibadah’. Salam budaya!


SOFYAN RH. ZAID

Lahir di Sumenep, 08 Januari 1986 dengan nama asli Supyan. Tercatat sebagai founder kawaca.com. Karya-karyanya berupa puisi dan esai terbit di sejumlah media, seperti Jawa Pos, Media Indonesia, Bali Post, Indopos, Padang Ekspres, Pikiran Rakyat, Riau Pos, Horison, Seputar Indonesia, Solopos, dan sebagainya.Puisi-puisinya juga banyak dimuat dalam antologi bersama. Buku puisi tunggalnya Pagar Kenabian (2015) masuk 15 nominasi Anugerah HPI 2015. Kini dia aktif sebagai editor dan konsultan sambil menyelesaikan program master Manajemen Bisnis Syariah di Tazkia Institute. Buku puisi tunggal keduanya yang akan terbit: Pagar Cahaya (2020). Kontak: sofyanrhzaid@gmail.com/ +62878 7751 3761.


SRI WAHYUNI UTAMI, lahir di Mojokerto yang sehari-hari sebagai pendidik di SMPN 1 Ngoro Mojokerto. Alumnus IKIP Negeri Surabaya. Tahun 1988. Jurusan Ekonomi. Hobi membaca dan menulis. Ini adalah sebuah seni yang harus di pelajari setiap hari agar bermanfaat bagi orang lain. Travellingliterasi memang mengasikkan. Wisata Sejarah Mojokerto adalah buku perdananya. Banyak karyanya berupa Antologi Cerpen, Pantun, Puisi, dan Esai yang dia tulis bareng komunitas di Mojokerto, Jawa Timur bahkan se-Indonesia hingga ASEAN.


SRIWATI BT LABOT

Untuk makluman pihak tuan,di sini saya sertakan maklumat penglibatan saya dalam bidang penulisan:

1 Hadiah Karyawan Harapan Negeri Sarawak 1997

2. Hadiah Penghargaan Penulis Sarawak Kategori Puisi Satu tafsiran – Tahun 1997

Kekasih ii - Tahun 1999

Menganyam kesempurnaan - Tahun 2000

3 Hadiah Penghargaan Penulis Sarawak kategori Cerpen Halimunan – Tahun 1999

Garis-garis yang hilang – 2002(peraduan menulis sastera kreatif)

Pernah terpilih oleh GAPENA mewakili Negeri Sarawak mengikuti Pertemuan Sasterawan Nusantara ke 9 di Kayu Tanam Indonesia (6-12 Dis.1997)

Selalu mengikuti Seminar,Simposium dan perkampungan Penulis yang dianjurkan oleh DBPCS dan GAPENA

Sebanyak 97 buah puisi dan 30 cerpen telah tersiar di Mingguan Sarawak,Berita Minggu, Dewan Sastera,Tunas Cipta,BAHANA,BTDM dan People Mirror. Memiliki beberapa buah antologi Bersama puisi dan cerpen.

Lot 1302, Lorong B3 Kampun g Muhibbah,95000 Sri Aman,Sarawak.

E-mail : Sriwatilabot@gmail.com



SUKMA PUTRA PERMANA

lahir di Jakarta, 3 Februari 1971. Berproses kreatif di Komunitas Belajar Menulis (KBM) Yogyakarta. Beberapa buku antologi terbaru yang memuat karyanya, antara lain: Negeri Bahari (2018), Satrio Piningit (2018), Pesisiran (2019), Mblekethek (2019), Berbagi Kebahagiaan (2019), dan Anak Cucu Pujangga (2019). Alamat tempat tinggal: RingRoad Timur Mutihan No.362 RT.5, Wirokerten, Kotagede, D.I. Yogyakarta 55194.


SULAIMAN

lahir di Teluk Pinang salah satu kampung di kecamatan Gaung Anak Serka, Indragiri Hilir Riau. Ia adalah salah satu pegiat literasi yang mendirikan Rumah Baca Jendela Aksara. Tergabung dibeberapa antologi puisi seperti Festival Banjarbaru Rainy Day 2019, artikel dan cerita fiksi mini. Novel Bulan Dikekang Malam adalah buku tunggalnya yang terbit di tahun 2017.


SULTAN MUSA,

lahir di MuaraBadak - Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Lulusan Cumlaude Pasca Sarjana STMIK Benarif Jakarta 2011, dengan konsentrasi Software Engineering - Rekayasa Perangkat Lunak, saat iniberaktifitas di salah satu perusahaan swasta. Traveling dan Menulis adalah kegemarannya. Sebagian karya tulisnya di himpun dalam beberapa antologi puisi maupun cerpen baik secara tunggal maupun bersama bertaraf Nasional maupun Internasional, seperti “Balikpapan Kota Tercinta Kumpulan Cerita Pendek”Jaringan Seniman Independen Indonesia2008, “Hantu Sungai WainKumpulan Puisi dan Cerpen” Jaringan Seniman Independen Indonesia 2009, “Kalimantan Timur dalam Sastra Indonesia“ Panitia Dialog Borneo-Kalimantan XI bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur Juli 2011,“Ketika Senja Mulai Redup Kumpulan Puisi” Kaifa Publisihing Bandung 2016, “Candramawa” Sunrise Yogyakarta 2017, Antologi Puisi Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2017“The First Drop The Rain”Wahana Resolusi Jogyakarta, 2017.Tercatat pula di buku“Apa & Siapa Penyair Indonesia – Yayasan HariPuisi Indonesia” Jakarta 2017. Pada Juli 2018puisinya lolos kurasi Antologi Puisi Penyair Dunia “Wangian Kembang : Antologi Puisi Sempena Konvesyen Penyair Dunia – KONPEN 2018” yang di gagas Persatuan Penyair Malaysia dan di ikuti sebanyak 11 Negara. Antologi Puisi “Dari Balik Batu –Batu Candi” Kelompok Pemerhati Budaya & Museum Indonesia (KPBMI) Jakarta 2019.Untuk berkomunikasi dapatmelalui email : seesultan@ yahoo.com


SUNARYO.

Nama samaran Abi Jundi.

Dilahirkan di Kecamatan Seputih Raman pada 10 Februari 1969, Wilayah agraris dimana penduduknya memiliki corak budaya yang majemuk. Merupakan pertemuan adat masyarakat Jawa, Sunda dan Bali. Menamatkan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Pertama di Seputih Raman. Lalu melanjutkan pendidikan di SPG Negeri Metro sebagai alumni 1988. Kemudian penulis melanjutkan pendidikannya di Universitas Lampung , FKIP Program Studi Pendidikan S-1 Sejarah angkatan1988. Penulis mulai senang pada dunia tulis menulis sejak mendapat dukungan penuhdari Bapak Sekretaris Dinas Pendidikan DanKabupaten Mesuji yaitu Bapak Abu Rosid Istomi,S.Si, M.Si. Aktivitas keseharian adalah sebagai Guru di Kabupaten Mesuji.


SUYADI SAN

lahir di Medan 29 September 1970. Dunia tulis-menulis digeluti sejak mengasuh majalah dinding sekolah, lalu mengirim tulisan berupa berita, reportase, cerita pendek, esai, dan sajak ke SKM Demi Masa, Harian Mimbar Umum, Analisa, Waspada, Bukit Barisan, Garuda, Medan Pos, Portibi, Andalas, Sumatera, Lampung Post, Republika, Seputar Indonesia, SKM Taruna Baru, SKM Bintang Sport dan Film, SKM Swadesi, serta Majalah Sastra Horison dan Majalah Gong.


SYAFARUDDIN MARPAUNG

atau biasa dipanggil Syafar oleh orang-orang disekitarnya memiliki hobi menulis, mendengarkan musik dan jalan – jalan. Anak ke 7 dari 8 bersaudara dari pasangan Harun Marpaung dan Zam-zam.Lahir pada tanggal 09 Januari 1977, di kota Tanjungbalai Asahan, tanah melayu. Lulusan S2 ilmu Linguistik Universitas Negeri Medan ini mendarmabaktikan dirinya sebagai guru dibeberapa sekolah di kota kelahirannya. Saat ini ia bertugas di SMA Negeri 2 Kota Tanjungbalai. Tidak pernah merasa puas dengan pengetahuan yang dimiliki sehingga ia selalu belajar, belajar, dan belajar dari berbagai sumber dan kegiatan. Sebagai seorang pendidik ia selalu mencoba menuangkan ide dan pemikirannya dalam bentuk artikel, jurnal, makalah, puisi, meski masih mentah dalam hal menulis. Jejak dan kicauannya kadang terselip di akun facebook Syafaruddin Marpaung dan IG Syafar_Marpaung.


SYAFARUDDIN

lahir di Sedanau, Natuna, 24 Juni 1965. Pendidikan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama ditempuhnya di Sedanau. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Pendidikan Guru, Tanjungpinang dan tamat pada tahun 1985. Setahun kemudian, ia mengajar di salah satu SD di Tanjungpinang. Pekerjaan sebagai Guru kemudian ditinggalkannya pada tahun 1997 saat ia mendapat kesempatan tugas belajar dari Propinsi Riau untuk melanjutkan pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta (1997

– 2002). Tahun 2002 - 2004 ia menyelesaikan pendidikan S2 nya dan lulus sebagai Magister Manajemen dari IMNI Jakarta. Saat ini ia menjabat sebagai Ketua Komisi Tari Dewan Kesenian Provinsi Kepulauan Riau. Sehari-harinya ia menjabat sebagai Kepala Bidang Adat Tradisi, Nilai Budaya dan Kesenian di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang.


SYAIFUL ANUAR, lahir di Pantaicermin, Riau pada tanggal 6 April 1985 dari pasangan Mhd. Nur dan Nurdiah. Alumni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unri dan Pascasarjana UNP. Selain menulis kajian kebudayaan, juga menulis puisi dan esai. Puisi-puisinya terhimpun dalam beberapa media cetak dan antologi. Esainya dimuat Riau Pos, Riau Mandiri, Tabloid Kampus, dan beberapa media daring.


SYAIFUL IRBA TANPAKA

Lahir di Telukbetung, Bandarlampung, 9 Desember 1961. Menekuni dunia sastra sejak tahun 1981. Diawali menulis puisi. Dan kemudian menulis cerpen, esei, naskah drama, skenario film dan artikel lainnya. Karya-karyanya pernah diterbitkan media daerah dan nasional.

Diundang Dewan Kesenian Jakarta pada Forum Puisi Indonesia ’87. Juga pada pertemuan-pertemuan sastrawan di tanah air dan regional, diantaranya: Refleksi Setengah Abad Indonesia di Solo (1995), Pertemuan Sastrawan Indonesia dan Pertemuan Sastrawan Nusantara di INS Kayu Tanam Sumatera Barat (1997).


SYARIFAH LAILA HAYATI terlahir di kota Dumai pade bulan November, sekarang menetap di kota Pekanbaru. Anak melayu dari pasangan H. Sujarno dan Hj. Umi Kalsum. Alamat. Jl. Tuah karya, Gg.Bilal 36 Rt/Rw 02/19.Simp.Panam. kel. Tuah karya, kec. Tampan Pekanbaru Riau


SYARIFUDDIN ARIFIN

lahir pada 01 Juni di Jakarta. Beberapa puisi dan cerpennya dimuat dalam lebih seratus antologi dari beberapa penerbitan di Indonesia, Malaysia dan Singapura. Kumpulan cerpennya Gamang (1989), buku puisi tunggalnya Ngarai (1980), Catatan Angin di Ujung Ilalang (1998), Maling Kondang (2012) dan GALODO Antara Dua Sungai, (2015), dan novelette Menguak Atmosfir (2016). Beberapa sajak-sajaknya telah diterjemahkan ke Bahasa Ingris, Bahasa Perancis, dan Bahasa Rusia. Presiden Ziarah Kesenian (ZK) Indonesia ini, sering ke beberapa kota di Semenanjung, Singapura, Sumatera, Jawa dan Kalimantan, baik sebagai pembicara/pemateri mau pun roadshow baca puisi. Menerima Anugerah Utama Puisi Dunia dari Numera Malaysia 2014, dari PWI Pusat sebagai wartawan 30 tahun terus menerus (2008).


T.M. SUM

(Tengku Muhammad Sum) Lahir di Kuala Mandah 25 November 1963. Inderagiri Hilir, Riau. Telah menerbitkan 22 buku antologi puisi bersama.1 DVD baca puisi. dan 1 antologi puisi tunggal Indragiri, Diantaranya adalah DVD, Baca puisi tunggal Lantaklah. Tahun, 2013. Antologi puisi sastra melayu Riau. Bukan Batang Terendam tahun. 2016. Puisi Penyair Nusantara Gempa Aceh 5.03 6,4 SR tahun, 2017. Antologi Matahari Sastra Riau. puisi, cerpen, dan esai,tahun 2017. Metamorfosis Rimba tahun 2017. Antologi puisi Tujuh Penyair Inderagiri Hilir. Sayap Waktu Samudra Hikmah tahun 2017. Antologi puisi Banjarbaru’s Rainy Day Festival 2017, The First Drop Of Rain. Antologi puisi Ajaib , Tasikmalaya tahun, 2017. Antologi puisi, Mengunyah Geram. 100 puisi menolak korupsi. Bali. tahun, 2017. Epitaf Kota Hujan.Padang Panjang dan puisi puisi penyair Asia Tenggara, tahun 2018. Sehimpun Penyair Riau. 999 , tahun 2018. Jazirah Jejak Hang Tuah Dalam Puisi 2018.


TARMIZI putera ke enam dari sembilan bersaudara. ayahnya mandaeling, Saidul Bin Lilllah Nasution (Alm) dan ibu melayu, Nur’aini Binti Husein (Almh). lahir di rumbai 21 ramadhan 1394 Hijiriah, 1973 Miladiah. bergelar penyair rumahitam, presiden republik rbb (rumahitam batam berpusi). Suami dari Efmilia dan ayah dari Sapa Saya Sultan serta Sapa Saya Raja ini menetap di komunitas seni rumahitam, batam. Email:rumahitam@gmail.com


TAUFIK HIDAYAT alias Atan Lasak lahir di Telukbelitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, 28 Mei 1972. Mengawali karir menulisnya di Batam, menjadi wartawan Batam Pos (dulu Sijori Pos) pada tahun 1998. Selanjutnya pada tahun 2001, bersama teman-temannya mendirikan Harian Lantang dan Koran Batam (sebagai pemimpin redaksi). Di pengujung 2006 pindah ke Pekanbaru dan bergabung bersama Pekanbaru Pos (Riau Pos Group), dan pada tahun 2012 dipindahkan menjadi Pemimpin Redaksi Koran Riau hingga 2014. Tahun 2015 dipercaya menjabat sebagai pemimpin rekdaksi Meranti Ekspres (Riau Pos Group) hingga 2017. Selain aktif dalam dunia jurnalistik, Taufik Hidayat juga aktif dalam dunia seni dan budaya dan sudah berulang kali membacakan puisi serta musikalisasi puisi di dalam dan luar negeri (Malaysia dan Singapura). Karya puisi dan Cerpennya juga dimuat di berbagai media lokal. Tahun 2010, Film Televisi (FTv) berjudul “Mengejar Cahaya” yang diproduksinya meraih Anugerah Sagang dan pada tahun yang sama lagu-lagunya dialbumkan dengan tajuk “Orkes Melayu Kontenporer dengan judul Atan Lasak Dimabuk Chatting.” Setelah banyak melahirkan karya puisi, Cerpen, FTv, buku, dan album lagu, kini Taufik Hidayat yang bertempat tinggal di Pekanbaru fokus mengelola media online RiauKepri


TAUFIK IKRAM JAMIL, lahir di Telukbelitung, Kab. Kepulauan Meranti, Riau, 19 September 1963. Bukunya yang sudah terbit berupa kumpulan cerpen bertajuk Sandiwara Hang Tuah (1996), Membaca Hang Jebat (1998), dan Hikayat Batu-batu (2005). Novelnya adalah Hempasan Gelombang (1998) dan Gelombang Sunyi (2001). Buku puisinya adalah tersebab haku melayu (1995), tersebab aku melayu (2010), tersebab daku melayu (2015), dan Syair-syair Harian 2016 (2018). Buku sajak dalam tiga bahasa Taufik, diberi judul What’s Left and Other Poems (2015). Karyanya juga terdapat dalam antologi bersama yang terbit di Pekanbaru, Kuala Lumpur, Jakarta, dan Yogyakarta. Ia juga menulis buku sejarah Dari Percikan Kisah Membentuk Provinsi Riau (2003) dan Tikam Jejak Pulau Bengkalis (2004). Selain itu, ia menulis buku budaya Melayu Riau untuk siswa SMP dan SMA, 2013. Sejumlah karyanya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggeris, Belanda, Portugal, dan Jerman.


THONTHOWI HERIJUM EKA PERMANA, SH., M.M. 

Lahir di Manna (Bengkulu Selatan), 14 Desember 1962. Pangkat Terakhir :Pembina Tk.i (Iv/B) Tmt 01 – 10 – 2009. Pendidikan Terakhir 2008 :S-2 Manajemen Sdm Universitas Bina Darma Tahun. Jabatan Sekarang :kepala Uptd Taman Budaya Sriwijya, Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Prov. Sumsel


TITIN ULPIANTI

Selain menulis puisi juga menulis karya-karya jurnalistik dengan menjadi jurnalis media sebuah online Simalaba. Sejumlah puisi pernah di publikasian di media online juga dimuat dalam buku-buku antologi bersama Antara lain EMBUN PAGI LERENG PESAGI (Perahu Litera 2017), SEPASANG CAMAR (Perahu Litera 2018) dan KU NANTI DI KAMPAR KIRI RIAU (antologi penyair asean 2018).


TRI ASTOTO KODARIE,

lahir di Jakarta, 29 Maret. Buku puisinya yang telah terbit: Nyanyian Ibunda (Artist, 1992) Sukma Yang Berlayar (KSA, 1995), Hujan Meminang Badai (Akar Indonesia Yogyakarta, 2007), dan Merajut Waktu Menuai Harapan (Frame Publishing Yogyakarta, 2008), Sekumpulan Pantun,: Aku, Kau dan Rembulan (De La Macca, Makassar 2015), Merangkai Kata Menjadi Api (Akar Indonesia Yogyakarta, 2017), Kitab Laut (YBUM Publishing Parepare, 2108). Juga puluhan antologi puisi bersama. Sampai sekarang masih aktif sebagai guru dan bermukim di Parepare, Sulawesi Selatan.


UJANG SAEPUDIN,

Lahir di Cianjur 05 Juni 1996. Sekarang tinggal di Cipanas, Kp. Rarahan RT. 04/RW 08 Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Suryakancana Cianjur. Pernah dimuat di koran lCakra Budaya Indramayu, Koran Harian Waktu, Pikiran Rakyat, antologi bersama HPI Riau 2018, Kunanti di Kampar Kiri, Antologi Puisi Pestival Seni Multatuli Lebak Banten 2018. Antologi bersama Festival Sastra Internasional Gunung Bintan. Aktif di RuangSastraCianjur (RSC).


Medan, 28 Agustus 2019

UMAR ZEIN,

lahir di Medan 14 Oktober 1956, adalah kolumnis, pemerhati dan praktisi kesehatan Sumatera Utara, pengagum dan penikmat sastra dan seni. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, Medan. HP/WA: 082362496978, email: umar.zein@fk.uisu.ac.id

Alamat: Jl. Jermal 3 No.12 Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Medan - 20226


VIDDY AD DAERY

lahir di Lamongan, Jawa Timur, 28 Desember 1961, menulis laporan berita, puisi, cerpen, novel, artikel/kolom dan naskah drama serta naskah sinetron. Juga menyutradarai dan memproduksi film.

Viddy juga sering diundang untuk menjadi pemakalah pada seminar- seminar Internasional di kawasan Asia Tenggara, antara lain : Malaysia, Brunei, Thailand dan Singapura, disamping di berbagai daerah di Indonesia. Hp: 085648150681


WANNOFRI SAMRY

lahir di nagari Pauh Sangit di Kapubapeten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat 1967.

Sejak tahun 1987 ia mulai rajin menulis puisi, esei dan sedikit cerpen. Puisi dan eseinya dipublikasikan di berbagai media massa lokal dan nasional sementara cerpen hanya dipublikasikan di media massa lokal. Puisi-puisi penulis dipublikasikan dalam berbagai media massa dan antologi puisi antara lain Media Indonesia, Mutiara, Harian Kompas, Singgalang, Haluan, Semangat,Mingguan Limbago, Majalah Amal Bakti, Padang Ekspres, Riau Pos, Menyimak, Lampung Pos, Jurnal Puisi, Jurnal Nasional, Republika, Cybersastra. net dan lain-lain. Beberapa buku antologi yang memuat puisi-puisi penulis antara lain Rantak 8: Antologi Puisi Penyair dari Sumatera Barat (1991), Rumpun: Antologi Penyair Muda Sumatera Barat (1992), Antologi Penyair Sumatera Barat (1993), Puisi Indonesia 1997 (KSI, 1997), Mahaduka Aceh (2006), Patah Tumbuh Hilang Berganti (2015), Antologi Puisi Indonesia-Malaysia (2015), Yogya dalam Nafasku: Antologi Puisi Indonesia Malaysia (2016), (2016), Matahari Cinta Samudra Kata (HPI, 2016) dan lain lain. Kumpulan puisi penulis yang telah terbit yaitu Menunggu Matahari (Pena Pustaka Press,


WAYAN JENGKI SUNARTA,

lahir di Denpasar, Bali, 22 Juni 1975. Lulusan Antropologi Budaya, Fakultas Sastra, Universitas Udayana. Pernah kuliah Seni Lukis di ISI Denpasar. Mulai menulis puisi sejak awal 1990-an. Kemudian merambah ke penulisan prosa liris, cerpen, feature, esai/artikel seni budaya, kritik/ulasan seni rupa, dan novel.


WIRJA TAUFAN

Anak ketiga dari tujuh bersaudara dari kedua orangtua sastrawan Sumatera Utara, Dhalika Tadaus (almarhum) dan Nurlely AM (almarhum), mulai menulis puisi sejak tahun 1980 dan dimuat di berbagai surat kabar lokal dan nasional, juga di majalah sastra Horison Jakarta.

Puisi-puisinya juga dimuat di berbagai antologi puisi bersama. Tahun 1984 menerima Hadiah Kreatifitas Sastra Bidang Puisi dari Dewan Kesenian Medan (DKM). Dan tahun 1986 membacakan kumpulan puisinya EPISODE MIMPI di Taman Budaya Medan (TBM).

Tahun 1986 diterima bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Radio Republik Indonesia (RRI) Stasiun Nusantara I Medan. Dari April 2015 sampai dengan sekarang bertugas sebagai Kepala Bidang Teknologi dan Media Baru (TMB) di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Padang.


YANA RISDIANA

, lulusan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (1999), Magister Hukum Universitas Airlangga (2015) dan memiliki lisensi advokat. Selain di beberapa media massa, puisinya termuat, antara lain, dalam Hikayat Secangkir Robusta: Antologi Puisi Krakatau Award 2017; The First Drop of Rain: Antologi Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2017; Antologi Mengunyah Geram: Seratus Puisi Melawan Korupsi (2017); Epitaf Kota Hujan (2018), Anggrainim, Tugu dan Rindu: Kumpulan Puisi Pematangsiantar Penyair Nusantara 2018; dan Jazirah, Antologi Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (2018). LarikLarik dari Jurus Dasar Silat Cimande (2018) merupakan kumpulan puisi tunggal pertamanya dan masuk nominasi 20 Buku Puisi terbaik Sayembara Buku Puisi HPI 2018. Buku puisi terbarunya Perjanjian Tak Bernama (2019). Sehari-hari bekerja sebagai inhouse legal sebuah korporasi di Jakarta dan kini berdomisili di Bandung. Email: yrisdiana@yahoo.com.


YENNY MARSELLA,

lahir di Karimun, Kepulauan Riau. Ia menyelesaikan bidang studi Pendidikan Agama Islam (di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru. Hobi menari dan bernyanyi, dan memulai belajar menulis saat tergabung di komunitas Online Rumah Membaca Indonesia (RMI). Sekarang, menjadi staff di salah satu perusahaan swasta expedisi pengiriman barang di Kabupaten Karimun, sebagai staff Sales Counter Officer (SCO) Kab.Karimun.

Email : yennymarsella22


YUANDA ISHA,

lahir di Tanjungpinang (Kepulauan Riau). Menyukai puisi semenjak dari SMP melalui bacaan-bacaan di sekolah, kemudian mulai menulis sejak menginjak SMU dengan menulis cerpen dan puisi. Beberapa cerpennya pernah mengisi majalah Gadis sewaktu ia masih SMU. Sempat vakum beberapa tahun dan berhenti menulis, lalu aktif lagi pada tahun 2000. Dari beberapa tulisannya baik itu puisi, cerpen, tajuk, ataupun opini bisa ditemukan di koran-koran lokal dan nasional. Dalam masa produktifitasnya sebagai penulis sekaligus pengasuh sebuah komunitas sastra, buku-buku yang sudah ia gagas ialah: Tembang Jiwa Kelana (2015). Aku dan Sebuah Cerita (2015). Serunai Bambu (2016). Nyanyian Roemah Kita ((2016). Rumah Doa (20117). (Menggerus Luka Tanah Air (2018). Adapun buku-buku tunggalnya ialah: Seribu Satu Puisi (2015). Perempuan Menulis (2017). Sejak Kau Ajari Aku Membaca (adalah buku cetakan kedua dari Seribu Satu Puisi ‘2017’). Kemudian dari Buku Seribu Satu Puisi yang juga telah diesaikan, dicetak pada tahun 2017. Dan Gaharu 2019.


YUSMARNI, S.PD, M.M

Nama Pena : Puti Salimbado Fb : Yus Marni Hp/Wa : 085356993236

Penulis, Pemakalah, guru dan dosen di Kepri dengan karya sastra dan penelitian: Antologi puisi mbeling suara yang terpinggirkan 2012 Antologi puisi kumpulan sahabat hati 2012 (ISBN) Antologi puisi regium buat gaza 2013(INDI), Antologi puisi mendekap langit 2013(INDI) Antologi puisi kata kata yang menggoda 2013 Antologi Penyair Perempuan 2013 (ISBN) Cinta selaksa makna 2013 (ISBN), Membangkitkan batang terendam puisi, lama 2016 Penelitian Ilmiah Lokal dan Internasional. Alamat : Mutiara Indah B.9 no 16 . Kelurahan Buliang .Batu Aji. Batam 


ZAIN MUNFASHIL

adalah nama pena dari A. Zainol Hasan. Alumni MA Nasy’atul Muta’allimin Gapura, saat ini tercatat sebagai mahasiswa STKIP PGRI Sumenep-Madura. Bergabung dalam Komunitas BIRU LAUT dan Komunitas Sanggar RELAKSA. Juara 1 lomba cipta puisi nasional (GF Organizer Bandung),


ZAINAL TAKDIR

adalah penyair muda kelahiran Indragiri Hilir-Pulau Kijang, 21 maret 1992. Bermastautin di Kampung Bugis ini mulai merajut kata merangkai kalimat menjerumatkan makna sejak berada di Negeri Pantun Kota Gurindam negerinya para penyair. Kini Tergabung dalam Asosiasi Tradisi Lisan provinsi Kepulauan Riau dan duduk di Dewan kesenian Kota Tanjungpinang pada komite Sastra Baru-baru ini berhasil mencatat Rekor Muri Berbalas Pantun Terlama diringi Musik dan Tarian Melayu Selama 10 Jam 10 Menit 10 Detik.


ZETIRA REGI TILAFA

01 Januari 1997 lahir di Tasikmalaya. Lulusan Strata satu di perguruan tinggi di Universitas Suryakancana Cianjur mengambil jurusan pendidikan bahasa dan sastra indonesia di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, bergiat di Komunitas Warung Apresiasi Sastra Cianjur dan Ruang Sastra Cianjur. Bekerja sebagai guru SMK Bunga Persada Cianjur.


ZULKARNAIN AL IDRUS,

Lahir di Siak pada 09 September 1984. bertugas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Siak.

Beberapa karya penulis termasuk dalam buku kumpulan pantun melayu “KEMILAU PANTUN MELAYU” diterbitkan oleh PW BKMT Propinsi Riau 2008. Kemudian Syair ”Ghatib Beghanyut” termasuk dalam buku “Bukan Batang Terendam” (Antologi Sastra Melayu Riau) yang diterbitkan oleh UPT Museum dan Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau 2016. Sedangkan buku Antologi Puisi “Kau Tiup, Aku Hembus” diterbitkan oleh Tarebooks (Taretan Sadaya International) Cengkareng-Jakarta Barat 2018, dan buku Antologi Puisi “Dongeng Nusantara Dalam Puisi” yang diterbitkan oleh Temalitera, Jawa Timur 2019.


ZULKIFLI BIN ABU.

Dilahirkan di Muar, Johor. Beliau adalah lulusan daripada Universiti Putra Malaysia dalam jurusan Bacelor Pendidikan (Pengajaran Bahasa Malaysia sebagai Bahasa Pertama) pada tahun 2000. Hasil karya beliau seperti sajak, cerpen, cerita kanak-kanak, kumpulan cerita kanak-kanak, drama radiodan novel remaja telah tersiar atau diterbitkan di media massa dan penerbitan tempatan. Beliau sekarang menetap di Batu Pahat, Johor. Kini bertugas sebagai pendidik di SK Penghulu Salleh, Batu Pahat, Johor, Malaysia.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »