Gilang Perdana
SosokRetna Ariastuti
SosokTjak S. Parlan
SosokTjak S. Parlan, lahir di Banyuwangi, Jawa Timur. Sejumlah bukunya telah
terbit, antara lain Kota yang Berumur
Panjang (Basa-basi, 2017—Kumpulan Cerita Pendek), Berlabuh di Bumi Sikerei (Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan,
2019—Feature Perjalanan), Sebuah Rumah di Bawah Menara (Rua Aksara,
2020—Kumpulan Cerita Pendek), Cinta Tak Pernah
Fanatik (Rua Aksara, 2021—Kumpulan Puisi). Selain menulis, ia menekuni perwajahan (desain) buku dan media
cetak (koran, majalah, bulletin, jurnal, zine). Saat ini mukim di Ampenan, Kota
Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Imam Budiman
SosokIlham Rabbani
SosokAmir Yahyapati ABY
SosokIin Farliani
SosokIin Farliani, telah menerbitkan dua buku yaitu kumpulan cerita
pendek Taman Itu Menghadap ke Laut (2019)
serta kumpulan puisi Usap Matamu dan Ciumlah Dingin Pagi
(2022). Sejak 2013 aktif berkegiatan sastra di Komunitas Akarpohon. Tahun 2022
ia mengikuti dua festival sebagai emerging
writer dalam Makassar International Writers Festival (MIWF) dan Ubud
Writers & Readers Festival (UWRF). Dalam waktu dekat akan terbit buku
kumpulan cerita pendek keduanya.
Agus Manaji
SosokAgus Manaji. Guru SMKN 3 Yogyakarta. Selalu merasa menjadi warga dua kota karena tinggal di Muntilan Magelang, tapi bekerja di Kota Yogyakarta. lahir pada 16 Maret 1979. kumpulan puisi tunggalnya Seperti Malam-malam Februari, penerbit Interlude, th 2018. Tulisannya puisi dan esai dimuat di majalah Horison, www.basabasi.co, www.beritabaru.co, www.sastramedia.com, majalah BASIS, www.langgar.co, www.SKSP-literary.com, www.sastramedia.com, www.nongkrong.co, Jurnal Puisi, Koran Kedaulatan Rakyat, koran Suara Merdeka, Koran BERNAS, Koran Jurnal Nasional, Koran Seputar Indonesia, Tabloid Manajemen Qolbu (MQ), Majalah Annida, Tabloid SPICE, Majalah Sabili, Majalah Karima, Jurnal Pawon, Majalah Muslimah, Jurnal BENI. Era awal 2000-an puisinya dimuat www.cybersastra.net, www.bumimanusia.or.id, www.puisi.net
Puisi-puisinya termuat dalam buku antologi komunal: Jejak waktu (2022), Nurel, Sastrawan Kembara (2022), Plengkung (2021), Taman di Seberang Ingatan (komunitas Sastra Magelang, 2020), Sang Acarya (komunitas KKK, th 2021) GREGAH, antologi puisi dan geguritan Festival JOGLITFEST tahun 2019 (Festival Sastra Yogyakarta tahun 2019), Cermin Waktu, serial Pendapa #25 (taman Budaya Jawa Tengah, tahun 2019), Pesisiran, serial Dari Negeri Poci jilid 9 (Komunitas Dari Negeri Poci & Komunitas Raja Kecil, tahun 2019), Kota Terbayang, Retrospeksi 50 Tahun Kepenyairan Jogja (Tahun 2017, Taman Budaya Yogyakarta), Lintang Panjer Wengi Di Langit Jogja (tahun 2014), Dialog, Setahun Diskusi Puisi Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasumantri (PKKH) UGM (Tahun 2013), Antologi Apresiasi Sastra Indonesia Modern (penyunting Korie Layun Rampan, penerbit Galang, 2013), Kilometer Nol (2013), Negeri Awan, Dari Negeri Poci jilid 7 (Komunitas Dari Negeri Poci & Komunitas Raja Kecil th 2017), Yogya Halaman Indonesia jilid II (Studio Pertunjukan sastra, th 2018), Lirik Lereng Merapi (FKY Kabupaten Sleman, th 2001), Filantropi ( Festival Kesenian Yogyakarta, 2001), Dian Sastro For Presiden #2 Reloaded (2003), Herbarium (2007), Yogya, 5,9 SR (penerbit Bentang Pustaka dan Komunitas sastra Indonesia, 2006), 142 Penyair Menuju Bulan (Komunitas Studi Sastra Banjar Baru).
Esainya termuat dalam buku Kata Terpilih Kita Menjadi, Jagad Puisi, Cerpen dan Esai Pilihan Sastramedia 2021-2022, buku Merenda Kata Mendulang Makna (balai Bahasa Jawa Tengah, th 2019), Nunggak Semi, Dunia Iman Budhi Santosa (2021), 7 Jejak Guru (2020).
Mengikuti Festival Sastra Yogyakarta, Joglitfest, tahun 2019. Puisinya Sajak Gelisah Buat Kekasih meraih juara pertama Lomba Cipta Puisi dalam rangka Milad ke XX Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, tahun 2001. Puisinya Prolog Badai Kering meraih juara Harapan dalam sayembara Penulisan Puisi Remaja tahun 1997, penyelenggara Majalah Sastra Horison dan Kemdikbud. Puisinya Diwan Batu-Batu terpilih sebagai salah satu finalis dalam Lomba Cipta Puisi Indosat tahun 2010, dan Esainya “Menyelusuri Aspek-aspek Sufistik Puisi Abdul Hadi WM dalam Madura, Luang Prabhang” meraih juara kedua dalam Lomba Mengulas Karya Sastra (LMKS) yang diadakan oleh pusat perbukuan kemdikbud dan Majalah Horison, tahun 2010. Sebiji Esainya Tuhan, Cinta dan Puisi menjadi salah satu nominasi esai pilihan www.sastramedia.com tahun 2022 ini.
Romzul Falah
SosokSunlie Thomas Alexander
SosokKiki Sulistyo
SosokS. Prasetyo Utomo
SosokNaning Scheid
SosokNaning Scheid, lahir
di Semarang, 5 Juni 1980. Penulis, Penerjemah, dan Aktris Teater berkebangsaan
Indonesia yang menetap di Belgia. Pengajar di Fakultas Bahasa Inggris UPGRIS
sebelum meninggalkan Indonesia. Aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan dan
budaya di Belgia, serta beberapa kegiatan sastra di Indonesia. Naning sedang
melanjutkan studi teater di Académie des Arts de la Parole Auderghem Bruxelles.
Sejumlah penghargaan yang diterima; Cakar Dubuk Tutul nomine Cerpen Terbaik Kompas 2021, Cerpen Bulan Biru di Laut Flores juara favorit Sastra Pariwisata 2021 diselenggarakan oleh Yayasan Pustaka Obor dan Rayakultura, Esai Madame Bovary: Kematian Romantisisme di Tangan Flaubert menjadi nomine Esai Terbaik Anugerah SastraMedia 2022, dan Aktris Terbaik 1996, 1997 pada Festival Teater Pelajar Semarang.
Buku-buku Naning yang telah beredar; Melankolia – Puisi dalam Lima Bahasa (2020), Novela Miss Gawky (2020), Puisi Fabel Jean de La Fontaine: Edisi Dua Bahasa Prancis – Indonesia (2021), Bunga-Bunga Iblis (2023), dan Mengurai Les Fleurs du Mal – Charles Baudelaire (2023) dalam proses terbit.
Matroni Muserang
SosokMatroni
Muserang, penyair,
esais, dan dosen di STKIP PGRI Sumenep. Dia tercatat sebagai alumnus akidah
filsafat, pasca-sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang lahir di Banjar
Barat, Gapura, Sumenep. Karya-karyanya terbit di sejumlah media massa, baik
lokal maupun nasional. Buku puisi tunggalnya yang terbit Aku dan Pintu
(2020).
Andreas Mazland
SosokAndreas Mazland, lahir 21 Juni 1997. Alumnus
Universitas Andalas Padang. Puisi-puisinya dapat ditemukan di berbagai media
seperti Tempo, Bacapetra, Padang Ekspress, Riau Pos, Media Indonesia, Haluan,
Suara Merdeka dan media digital lainnya. Bergiat di Sarang Tampuo, sebuah
komunitas sastra kecil-kecilan di Kota Padang.
Dadang Suprayogi
SosokDadang Suprayogi, Lahir di Parigi-Ciamis, 17 Mei 1980. Alumni UPI
Bandung 2003. Sejumlah puisinya pernah dimuat di. Galamedia, Galura, Jendela
Seni Bandung, Mangle, Sunda Midang, dan dibukukan dalam Antologi Puisi Simfoni
Nusantara bersama para penyair Bandung yang diterbitkan oleh Yayasan Jendela
Seni Bandung. Menulis puisi dan cerpen dalam Bahasa Sunda dan Indonesia, namun
lebih banyak ‘diendapkan’ secara pribadi.
Tjahjono Widarmanto
SosokTjahjono Widarmanto, lahir di Ngawi, 18 April 1969. Tulisannya berupa puisi, esai, artikel dan cerpen dipublikan berbagai media di antaranya Koran Tempo, Jawa Pos, Pikiran Rakyat, Horison, BASIS, Kedaulatan Rakyat, Minggu Pagi, Jurnal Faktual, SastraMedia, Lensasastra, Telembuk.com, Asyikasyik.com, Lampung Pos, cendana News, Sabana, dll..
Buku puisi terbarunya SULUK PANGRACUTAN dari KAMPUNG PARA ARWAH (2023), QASIDAH LANGIT, QASIDAH BUMI (2023). Bukunya yang lain di antaranya KITAB IBU dan KISAH HUJAN (2019), PERCAKAPAN TAN dan RIWAYAT KULDI PARA PEMUJA SAJAK (2016) menerima anugerah buku hari puisi Indonesia tahun 2016; PENGANTAR JURNALISTIK;Panduan Penulis dan Jurnalis (2016), MARXISME DAN SUMBANGANNYA TERHADAP TEORI SASTRA: Menuju Pengantar Sosiologi Sastra (2014), SEJARAH YANG MERAMBAT DI TEMBOK-TEMBOK SEKOLAH (2014), MATA AIR DI KARANG RINDU (buku puisi, 2013) dan MASA DEPAN SASTRA: Mozaik Telaah dan Pengajaran Sastra (2013), DI PUSAT PUSARAN ANGIN (buku puisi, 1997), KUBUR PENYAIR (buku puisi:2002), KITAB KELAHIRAN (buku puisI, 2003), NASIONALISME SASTRA (bunga rampai esai, 2011),dan DRAMA: Pengantar & Penyutradaraannya (2012), UMAYI (buku puisi, 2012).






.jpeg)











_11zon%20(1).png)
