Di Sudut Bulan Juli - Alex R. Nainggolan

KONTRIBUTOR 4/17/2022

Alex R. Nainggolan

Di Sudut Bulan Juli



di sudut bulan juli, puisi mengeras. duduk sendiri dan menunduk. begitu gentar dan gemetar dirinya membuka hari esok. esok? mungkin tak ada lagi kata-kata yang bisa ditulis. selain kabar buruk mengiris dan kerumunan sunyi yang tandas dibawa pergi oleh gerombolan orang.

di sudut bulan juli, dengan hujan yang sedikit manja. puisi terasa lesu mengurung diri. tak bisa dibukakan lagi lembar-lembar kalender di bulan yang lalu. seharusnya ia memaksa untuk pergi, mengapung dalam rendezvous kota. melayat cuaca yang juga murung. atau ia singgah ke sebuah rumah, mengetuki pintu dengan sejumlah nama yang masih diingat dalam sebuah alamat. 

tapi segalanya terasa makin sia-sia. ia hanya berdiri melawan kata yang kemalaman. kata yang terjaga karena insomnia, sebelum fajar lungkrah menenggak dirinya yang tengah gemetar.

2020

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »