Batu-batu yang Dilemparkan - Iyut Fitra

KONTRIBUTOR 5/01/2022
Iyut Fitra
batu-batu yang dilemparkan




siapa gerangan yang telah melemparkan batu itu? tanya bingkai jendela
yang kacanya telah pecah bertaburan
dalam derai ia baca bau perselisihan, kemarahan, mungkin juga perbedaan
udara membungkus panas. siang seolah pemandangan burung gagak berterbangan
mengitari kota yang dibangun dari jantung yang gelisah
selain bingkai jendela, kaca yang pecah bertaburan
terdengar pula desing yang bising. serupa suara mengumbar dendam

siang tadi batu-batu kembali dilemparkan
meski tidak ada lagi yang pecah tetapi hatinya berdarah
bingkai jendela itu memungut kesedihan serupa memungut hari-hari yang sepi
serupa kota mati
mengapa ia yang selalu menjadi sasaran kemarahan
apa yang berbeda?
bukankah ia juga sama dengan pagar tembok yang tinggi, mobil lalu-lalang, tiang rambu,
bangku taman kota, spanduk-spanduk selamatan, lapak-lapak kaki lima,
dan ribuan benda-benda yang tak bersuara
bukankah ia bagian dari keberagaman…?

selalu, berulangkali, batu-batu terus dilemparkan
bingkai jendela itu berulang-ulang membalut hatinya yang berdarah

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »