Emi Suy

@kontributor 11/17/2021


EMI SUY lahir di Magetan, Jawa Timur, 2 Februari 1979 dengan nama Emi Suyanti adalah salah seorang pendiri dan pengurus komunitas Jagat Sastra Milenia serta sekeretaris sekaligus anggota dewan redaksi Sastramedia.com, serta sebagai editor buku puisi. Selain itu, Emi adalah seorang aktivis sosial dan salah seorang pendiri komunitas Jejak Langkah yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan.

Buku Ibu Menanak Nasi hingga Matang Usia Kami ini adalah buku kumpulan puisi tunggalnya yang kelima, di mana sebelumnya Emi telah menerbitkan lima buku kumpulan puisi tunggal, yaitu Tirakat Padam Api (2011), serta trilogi sunyi yang terdiri dari Alarm Sunyi (2017), Ayat Sunyi (2018), Api Sunyi (2020), serta Ibu Menanak Nasi hingga Matang Usia Kami (2022).

Buku puisi Ayat Sunyi terpilih menjadi Juara Harapan III Buku Terbaik Perpustakaan Nasional RI Kategori Buku Puisi tahun 2019, sedangkan buku Api Sunyi masuk nominasi 25 besar Sayembara Buku Puisi yang diselenggarakan Yayasan Hari Puisi Indonesia tahun 2020. Emi juga penerima Basa-Basi Award pada tahun 2019 dari penerbit Basa-Basi atas puisinya yang dimuat basabasi.co.

Puisi Emi berjudul Malam dan Kukusan dibuat menjadi aransemen musik klasik untuk piano oleh pianis dan komposer Ananda Sukarlan dan dimuat pada buku Ananda Sukarlan berjudul Tembang Puitika Vol. V (2020), dan puisi Emi berjudul Malam dinyanyikan penyanyi tenor Nikodemus Lukas diiringi piano oleh Ananda Sukarlan, pada December in Sriwijaya Concert pada tahun 2020.

Puisi Emi sudah dimuat di lebih dari 120 buku kumpulan puisi bersama, serta di berbagai media nasional, antara lain Banjarmasin Post, Suara Merdeka, Media Indonesia, serta Kompas. Nama Emi Suy juga terdapat dalam buku Apa dan Siapa Penyair Indonesia yang diterbitkan oleh Yayasan Hari Puisi Indonesia (2018).

Emi diundang sebagai narasumber dalam berbagai forum diskusi puisi, baik yang diselenggarakan oleh komunitas seperti Perempuan Menulis Bogor, MULA Indonesia dan Light Hub Integration, lalu oleh instansi atau organisasi seperti Museum AK Gani Palembang, serta yang diselenggarakan oleh kalangan akademik seperti di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muria Kudus (UMK).

Selain penyair dan aktivis sosial, Emi juga seorang fotografer dan karyanya pernah dipamerkan pada Pamaren Fotografi Nasional - The Power of Women - di Bandung tahun 2016.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »